Leicester Harus Bangkit Usai Kalah Telak dari Liverpool

Leicester Harus Bangkit Usai Kalah Telak dari Liverpool

Leicester Harus Bangkit Usai Kalah Telak dari Liverpool

Leicester Harus Bangkit Usai Kalah Telak dari Liverpool

Leicester Harus Bangkit Usai Kalah Telak dari Liverpool, Juara bertahan Premier League, Leicester City, menelan kekalahan telak dari Liverpool akhir pekan lalu. Satu-satunya cara untuk melupakannya adalah dengan meraih kemenangan di Liga Champions tengah pekan ini.

Leicester Harus Bangkit Usai Kalah Telak dari Liverpool

Leicester benar-benar tak berdaya ketika menghadapi Liverpool di Anfield hari Sabtu (10/9/2016) lalu. Tak mampu membendung aliran serangan The Reds, The Foxes akhirnya takluk 1-4.

“Kami tidak bermain dengan standar yang seharusnya dan mereka menghukum kami,” ujar kiper Leicester, Kasper Schmeichel, di situs resmi klub.

“Mereka tim yang bagus. Amat cair. Dan kami kesulitan untuk mengikuti para pelari mereka sepanjang pertandingan. Liverpool layak dapat pujian.”

Kini, Leicester, yang secara mengejutkan menjuarai Premier League musim lalu, akan menjalani laga perdana mereka di fase grup Liga Champions. Kamis (15/9/2016) dini hari pukul 01.45 WIB, Leicester akan berlaga melawan tuan rumah Club Brugge.

[Baca Juga: Malam Bersejarah Leicester di Bruges]

Start bagus jelas jadi target para penggawa Leicester. Terlebih, Club Brugge juga sedang menjalani musim yang kurang menyenangkan di Liga Belgia; dari enam pertandingan sejauh ini, Club Brugge baru menang dua kali.

Tugas Leicester kini satu: jangan tampil seperti Sabtu lalu.

“Sabtu lalu adalah malam yang berat. Tapi, mungkin terdengar klise, kami harus bangkit. Kami harus menegakkan kepala untuk pertandingan hari Rabu ini,” kata Schmeichel.

Wenger Sebut Melawan PSG Adalah Ujian yang Bagus Untuk Arsenal

Wenger Sebut Melawan PSG Adalah Ujian yang Bagus Untuk Arsenal

Wenger Sebut Melawan PSG Adalah Ujian yang Bagus Untuk Arsenal

Wenger Sebut Melawan PSG Adalah Ujian yang Bagus Untuk Arsenal

Wenger Sebut Melawan PSG Adalah Ujian yang Bagus Untuk Arsenal, Arsenal akan bertandang ke markas Paris St. Germain di laga grup pertamanya. Arsene Wenger menilai PSG jadi ujian bagus untuk mengukur daya saing Arsenal.

Wenger Sebut Melawan PSG Adalah Ujian yang Bagus Untuk Arsenal

Pertandingan itu akan dipanggungkan di Parc des Princes, Rabu (14/9/2016) dinihari WIB. Terakhir kali kedua klub bertemu di semifnal Piala Winners 1993-94 yang berkesudahan kemenangan The Gunners dengan agregat 2-1, termasuk hasil seri 1-1 di Paris.

Arsenal selalu tersingkir di babak 16 besar dalam enam musim terakhir, yang mana lima di antaranya setelah finis runner-up grup. Salah satu penyebabnya ialah perjumpaan lebih awal dengan tim-tim favorit seperti Barcelona dan Bayern Munich.

Berada di Grup A bersama PSG, Ludogoretz dan Basel tidak dipungkiri bisa menjadi peluang besar bagi Mesut Oezil dkk. untuk tampil sebagai juara grup, yang tentunya akan memudahkan mereka di fase knockout.

“Musim lalu kami finis kedua karena ada Bayern di depan kami,” ujar manajer Arsenal itu di ESPN FC. “Kami mampu mengalahkan Bayern di kandang sendiri, tapi mereka lebih konsisten.”

“Kami menjalani sebuah start buruk karena kami kalah di pertandingan pertama melawan Dinamo Zagreb [kalah 1-2], dan setelahnya kami ‘tersedak’ di kandang sendiri saat melawan Olympiakos [kalah 2-3].”

“Apa yang kami perlukan untuk memenangi grup ini adalah merebut hasil bagus di sini pada pertandingan besok,” cetus Wenger.

Wenger optimistis bisa memainkan Laurent Koscielny meski sempat mengalami cedera di wajahnya dalam laga melawan Southampton di liga, akhir pekan lalu. “Koscielny baik-baik saja,” sambung dia.

“Dia memang mendapatkan cedera ringan di wajahnya, tapi dia menjalani pemulihan dengan baik. Bagi saya, dia adalah salah satu bek terbaik di dunia, dan saya harap dia bisa membuktikan hal itu pada besok.”

Pemain Manchester City Kehilangan Gigi Saat Laga Derby

Liga108Aleksandar Kolarov harus kehilangan hal berharga setelah membela klubnya melawan Manchester United. Pertandingan Derby Manchester menjadi laga paling banyak ditonton penggemar sepakbola di seluruh dunia. Dari laga tersebut United harus menunduk malu karena dibekuk oleh rivalnya. Namun, sesuatu yang berharga telah hilang dari salah satu pemain Manchester City, Minggu (11/09/16). Pemain Manchester City Kehilangan Gigi Saat Laga Derby

Video

Manchester City berhasil mencuri poin dari rival sekotanya Manchester United saat bertamu ke Old Trafford.

Namun, ada satu kehilangan yang harus dilanda salah satu pemain City. Aleksandar Kolarov menerima kemalangan setelah berbenturan dengan pemain United, Maruoane Fellaini.
Fellaini melayangkan sikutnya ke wajah Kolarov. Meski begitu, tidak jelas awal mula insiden tersebut dapat terjadi. Tak bisa menghindari celaka, Kolarov harus kehilangan satu gigi depan akibat benturan tersebut.

Dalam sebuah unggahan di akun Instagram, kiper Willy Caballero mengunggah foto bersama Kolarov yang sedang memamerkan gigi ompongnya.

aleksandar-kolarov-dan-willy-caballero

“Kemenangan 2-1 yang luar biasa melawan United di Old Trafford. Hanya satu hal yang hilang dari tim kami,” tulis Caballero sambil bercanda lewat akun @willycaba.

Akun resmi The Citizen juga mengunggah foto Kolarov tersebut. “Hari Senin harus ke dokter gigi ya, Aleks?,” tulis akun @ManCity.

Posted By Agen Bola

Rooney Dinilai Tidak Harus Selalu Menjadi Starter di MU

Rooney Dinilai Tidak Harus Selalu Menjadi Starter di MU

Rooney Dinilai Tidak Harus Selalu Menjadi Starter di MU

Rooney Dinilai Tidak Harus Selalu Menjadi Starter di MU

Rooney Dinilai Tidak Harus Selalu Menjadi Starter di MU, Wayne Rooney dinilai tak seharusnya terus menjadi starter di Manchester United. Penampilan bagus pemain-pemain lain menjadi alasan utama penilaian itu.

Rooney Dinilai Tidak Harus Selalu Menjadi Starter di MU

Dalam lima pertandingan yang sudah dilakoni MU, posisi Rooney di belakang striker tunggal tak tergantikan. Dia mampu memberikan kontribusi sebanyak satu gol dan tiga assist.

Kendati sudah memberikan kontribusi yang cukup oke, penampilan Rooney dinilai masih kurang. Hal itu disebutkan oleh eks pemain Arsenal yang sudah menjadi pundit, Ray Parlour.

Penampilan oke yang ditunjukkan oleh Marcus Rashford menjadi dasarnya. Penyerang MU berusia 18 tahun itu memang sedang dalam penampilan oke. Dia menjadi penentu kemenangan MU atas Hull City, lalu mencetak hat-trick saat tim Inggris U-21 menang 6-1 atas Norwegia di kualifikasi Piala Eropa.

Saat diturunkan di derby Manchester menggantikan Jesse Lingard, Rashford mampu memberi warna baru pada serangan ‘Setan Merah’. Dia juga mampu menjebol gawang City, tapi tak disahkan wasit karena bolanya membentur Zlatan Ibrahimovic yang berdiri offside.

“Sekarang Rooney bermain dengan para pemain-pemain bagus. Dia tak mendapat garansi untuk bermain,” kata Parlour di Sky Sports.

“Jose akan melihat situasinya –saya pikir Rashford seharusnya menjadi starter,” imbuhnya.

De Bruyne Nikmati Start Bagus City di Musim Ini

De Bruyne Nikmati Start Bagus City di Musim Ini

De Bruyne Nikmati Start Bagus City di Musim Ini

De Bruyne Nikmati Start Bagus City di Musim Ini

De Bruyne Nikmati Start Bagus City di Musim Ini, Kevin De Bruyne menikmati start Manchester City di awal musim ini. Dia meyakini Pep Guardiola telah menghadirkan perbedaan pada permainan City.

De Bruyne Nikmati Start Bagus City di Musim Ini

City masih melaju sempurna di Premier League musim ini. Empat pertandingan dilewati The Citizens dengan kemenangan, mencetak 11 gol, dan kebobolan empat gol.

City kini menjadi satu-satunya tim di Premier League yang masih melaju dengan sempurna. Dengan 12 poin, Sergio Aguero dkk. memimpin klasemen dan unggul dua angka dari Chelsea yang ada di urutan kedua.

De Bruyne sendiri juga menjalani awal musim yang mengesankan. Pemain asal Belgia itu sudah menyumbang satu gol dan dua assist untuk City.

Bersama Guardiola, City disebut De Bruyne tengah mencoba untuk menerapkan gaya bermain yang berbeda. Dia pun merasa enjoy dengan apa yang diterapkan oleh Guardiola.

“Saya pikir cara kami mencoba untuk bermain itu sangat menyenangkan, khususnya untuk pemain menyerang, karena kami mencoba untuk memainkan sepakbola yang bagus, cara bermain sepakbola yang kami inginkan,” ujar De Bruyne seperti dikutip dari Soccerway.

“Saya pikir mungkin untuk beberapa orang ini adalah awal yang baru. Kami harus sedikit menjauhi permainan fisik di Premier League, karena kami tidak sekuat tim yang lainnya.”

“Kami tahu itu, jadi kami mencoba untuk mendominasi mereka dengan cara yang ingin kami mainkan,” katanya.

Luis Enrique Mengaku Lini Pertahanan Barca Sangat Rapuh

Luis Enrique Mengaku Lini Pertahanan Barca Sangat Rapuh

Luis Enrique Mengaku Lini Pertahanan Barca Sangat Rapuh

Luis Enrique Mengaku Lini Pertahanan Barca Sangat Rapuh

Luis Enrique Mengaku Lini Pertahanan Barca Sangat Rapuh, Ada beberapa hal yang disoroti Luis Enrique dari kekalahan Barcelona dari Alaves. Salah satunya adalah soal lini pertahanannya yang dinilai rapuh.

Luis Enrique Mengaku Lini Pertahanan Barca Sangat Rapuh

Tidak ada Lionel Messi, Luis Suarez dan Andres Iniesta di daftar starter Barcelona saat menjamu Alaves di pekan ketiga La Liga Primera, Minggu (11/9/2016) dinihari WIB. Enrique memasang trio Neymar, Paco Alcacer, dan Arda Turan sebagai ujung tombak Barcelona dalam pertandingan itu.

Tertinggal satu gol di babak pertama, Barca berhasil menyamakan kedudukan di awal babak kedua. Namun di menit 64 gawang Barca kembali jebol. Ibai Gomez yang mencetak gol penentu kemenangan Alaves memenangi perebutan bola dengan Jeremy Mathieu dan Javier Maschareno untuk kemudian melepaskan tembakan yang tak mampu dihalau Jasper Cillessen.

“Kami tidak punya inspirasi permainan. Kami tidak menempatkan diri kami dengan baik dan tidak memanfaatkan ruang yang dipunya dengan baik pada babak pertama,” ucap Enrique usai pertandingan.

“Gol kedua Alaves memberi pukulan karena kami menunjukkan rapuhnya pertahanan kami. Itu tercipta karena kesalahan kami dalam bertahan,” lanjutnya dikutip dari Sport.

Demi mengejar kemenangan Enrique lantas memasukkan Messi, Suarez, dan Iniesta di babak kedua. Namun itu tidak banyak membantu Barcelona. Permainan Barca tidak mengalir seperti biasanya. Pergerakan pemain juga tidak cair sehingga sulit menembus pertahanan Alaves yang tampil solid dan penuh disiplin.

“Begitulah yang terjadi. Saya yang paling bertanggung jawab untuk hal itu dan saya menerima (kritik yang datang). Semua hal buruk yang terjadi adalah kesalahan saya, tapi mudah untuk melempar kritik jika tahu kondisinya. Musim ini kami maju ke depan bukan hanya dengan 11 pemain, kami melangkah ke depan dengan 22 pemain,” ucap Enrique soal rotasi yang dia lakukan dalam pertandingan itu.

“Kami akan mengambil pelajaran dari pertandingan seperti ini, tapi hasil pertandingannya adalah sesuatu yang ingin Anda lupakan. Kami tidak menciptakan peluang seperti biasanya dan Alaves sangat efektif dengan peluang-peluang yang mereka punya,” tuntas dia.

Pochettino Berikan Komentar Positif Kepada Son Heung Min

Pochettino Berikan Komentar Positif Kepada Son Heung Min

Pochettino Berikan Komentar Positif Kepada Son Heung Min

Pochettino Berikan Komentar Positif Kepada Son Heung Min

Pochettino Berikan Komentar Positif Kepada Son Heung Min, Son Heung Min bisa saja kembali ke Jerman pada hari-hari terakhir bursa transfer musim panas kemarin. Namun dia tak perlu karena masa depannya di Tottenham Hotspur masih cerah.

Pochettino Berikan Komentar Positif Kepada Son Heung Min

Adalah VfL Wolfsburg yang sempat mencoba mengeluarkan Son dari White Hart Lane, dengan menyodorkan proposal pembelian pemain Korea Selatan itu senilai 24 juta poundsterling. Angka itu bahkan lebih tinggi ketimbang ongkos Spurs saat menggaet Son dari Bayer Leverkusen pada musim lalu, yakni 21,9 juta pounds, yang menjadikannya pemain termahal dalam sejarah transfer The Liliywhites.

Namun Tottenham memutuskan tidak melepas Son secepat itu. Manajer Mauricio Pochettino tahu betul, masih banyak yang bisa dia dapatkan dari gelandang serang berusia 24 tahun itu.

Dan Son membuktikan itu. Pada lanjutan Premier League Sabtu (10/9) malam WIB, ia merintis kemenangan Tottenham di kandang Stoke City dengan menctak gol pertama dan kedua untuk timnya, yang di akhir laga unggul telak 4-0.

Son tidak mendapatkan musim debutnya di Inggris dengan mulus, karena tidak secara reguler menjadi pemain inti. Ia memang tampil dalam 42 pertandingan di semua kompetisi, dan mencetak delapan gol, namun hanya menjadi starter 13 kali di Premier League. Selain itu ia juga kerap dibekap cedera.

Pochettino baru memainkan Son tadi malam karena memberinya liburan lebih panjang setelah yang bersangkutan memperkuat timnas negaranya di Olimpiade 2016.

Sekembalinya ke London, demi memikat pelatihnya, Son meminta izin untuk absen dari pertandingan internasional tengah pekan kemarin, kala Korea menghadapi Suriah.

Dan dia mendapatkan komentar positif dari Pochettino.

“Saya sangat senang. Dia membutuhkan gol. Dia sangat penting untuk tim ini karena dia bisa membantu kami. Kami punya banyak pertandingan ke depan dan kami butuh Son dan dia bisa penting buat tim ini. Kedua golnya sangat bagus, luar biasa untuk dia dan tim, dan kami sangat senang dengan penampilannya,” ujar sang pelatih, seperti dikutip dari situs resmi klub.

Mourinho Ingin Semua Pemain MU Berjuang Sampai Detik Terakhir

Mourinho Ingin Semua Pemain MU Berjuang Sampai Detik Terakhir

Mourinho Ingin Semua Pemain MU Berjuang Sampai Detik Terakhir

Mourinho Ingin Semua Pemain MU Berjuang Sampai Detik Terakhir

Mourinho Ingin Semua Pemain MU Berjuang Sampai Detik Terakhir, Manajer Manchester United, Jose Mourinho, menginstruksikan agar para pemainnya menunjukkan identitas tim yang sebenarnya dalam derby Manchester. Wayne Rooney dkk. harus tampil habis-habisan.

Mourinho Ingin Semua Pemain MU Berjuang Sampai Detik Terakhir

Derby Manchester itu akan digeber Sabtu (10/9/2016) pukul 18.30 WIB di Old Trafford. MU punya keuntungan dengan menjadi tuan rumah dalam laga tersebut.

Bekal positif lainnya dimiliki MU dengan tiga kemenangan dari laga di pekan-pekan awal Premier League. Selain itu, sejarah juga menunjukkan United lebih dominan dalam pertemuan-pertemuan dengan City.

Menilik pertemuan-pertemuan terakhir, tengoklah dalam satu tahun terakhir, United tak pernah kalah dari tetangga yang berisik itu. Dalam tiga kali duel, dua kali di antaranya dimenangkan MU.

Kalau ada yang bikin waswas kubu MU menjelang derby itu hanyalah rekor buruk Mourinho terhadap Pep Guardiola, manajer City. Mourinho sudah mencoba meredamnya dengan mengatakan rivalitas dengan Guardiola bukanlah fokusnya di liga Inggris.

Mourinho juga berpesan agar para pemainnya berfokus kepada tim sendiri, bukan lawan. Yang paling penting, skuat MU dimintanya untuk tampil mati-matian hingga wasit meniup peluit panjang.

“Pesan saya kepada para pemain agar mereka menunjukkan identitas kami. Pertandingan ini soal siapa kami. Kami harus menunjukkan diri kami sendiri dalam tiap pertandingan. Diri kami sendiri ini lebih penting ketimbang lawan-lawan kami. Cara para pemain tampil di atas lapangan lebih penting daripada cara lawan tampil. Kami harus memikirkan diri kami sendiri, fokus kepada tim ini sendiri,” kata Murinho seperti dikutip situs resmi klub.

“Pertandingan yang saya inginkan adalah pertandingan dengan para pemain tampil sampai batas akhir mereka seperti kala menghadapi Hull City. Itu adalah contoh yang bagus. Laga itu cukup sulit dan tim menunjukkan penampilan sampai batas akhir mereka hingga detik terakhir. Seperti itulah Manchester United yang saya inginkan,” tutur dia.

Guardiola Tetap Berikan Pujian Kepada Ibrahimovic Meski Hubungan Tidak Harmonis

Guardiola Tetap Berikan Pujian Kepada Ibrahimovic Meski Hubungan Tidak Harmonis

Guardiola Tetap Berikan Pujian Kepada Ibrahimovic Meski Hubungan Tidak Harmonis

Guardiola Tetap Berikan Pujian Kepada Ibrahimovic Meski Hubungan Tidak Harmonis

Guardiola Tetap Berikan Pujian Kepada Ibrahimovic Meski Hubungan Tidak Harmonis, Keduanya memang punya hubungan yang tak harmonis. Tapi itu tak menghalangi Pep Guardiola untuk memuji karier cemerlang seorang Zlatan Ibrahimovic.

Guardiola Tetap Berikan Pujian Kepada Ibrahimovic Meski Hubungan Tidak Harmonis

Bukan rahasia lagi jika Guardiola dan Ibrahimovic punya hubungan yang tak akur yang dimulai di Barcelona, tepatnya musim 2009/2010. Saat itu Ibrahimovic baru datang ke klub Catalan tersebut setelah dibeli dari Inter Milan.

Meski didatangkan dengan banderol mahal (30-40 juta euro plus Samuel Eto’o), Ibrahimovic rupanya tidak bisa tampil maksimal seperti yang dia perlihatkan di Inter.

Dia hanya bikin 22 gol dari 46 pertandingan di seluruh kompetisi sebelum akhirnya dipinjamkan ke AC Milan di musim berikutnya. Kepergian Ibrahimovic ke Milan kala itu disinyalir karena hubungannya dengan Guardiola memanas.

Sejak pertengahan musim sebelumnya, Ibrahimovic dan Guardiola disebut tak lagi tegur sapa. Itu semua dikarenakan Guardiola kesal karena Ibrahimovic tidak mau bermain melebar seperti instruksinya, karena posisi penyerang tengah sudah jadi milik Lionel Messi.

Sementara Ibrahimovic balik menyerang Guardiola yang disebutnya pengecut dan tidak berjiwa laki-laki.

Setelah lima tahun berpisah, Guardiola dan Ibrahimovic kembali dipertemukan di laga Derby Manchester, Sabtu (10/9) malam WIB nanti. Aroma balas dendam Ibrahmovic ke Guardiola jadi salah satu bumbu di laga tersebut.

“Saya sangat menghormati Zlatan atas pencapaiannya di sepakbola,” ujar Guardiola menanggapi pertanyaan soal hubungannya dengan Ibrahimovic.

“Dia adalah salah satu pemain terbaik dan tentu saja pemain terbaik selalu cepat memberikan dampak bagi klub barunya lewat talenta mereka,” sambungnya seperti dikutip Soccerway.

“Beberapa pemain memang harus beradaptasi dengan liga lebih dulu – para pemain terbaik melakukannya dengan cepat dan dia adalah salah satu yang terbaik,” tutupnya.

Schalke Tumbang di Kandang Sendiri

Liga108Schalke tumbang di tangan Bayern Munchen saat berlaga di kandang.Bayern Munchen berhasil menundukan tuan rumah Schalke 04 di Veltins Arena, dalam lanjutan pekan ke-2 Bundesliga Jerman. Gol Die Bavarians dicetak saat pertandingan hampir usai, Sabtu (10/09/16). Schalke Tumbang di Kandang Sendiri

Babak Pertama

Tampil di depan publik sendiri, Schalke justru mengawali laga di bawah tekanan lawan. Schalke menghadapi serangan gencar para pemain Bayern Munchen di awal pertandingan.

Peluang pertama datang dari kubu tamu, saat sebuah umpan Renato Sanches hampir saja dibelokan ke arah gawang oleh Naldo. Pertahanan Schalke kembali bermain gugup dan hampir membuat blunder satu menit kemudian.

Beruntung, Muller tidak mampu menyelesaikan peluang tersebut dengan sempurna. Tim tami terus menekan hingga 10 menit pertandingan berlangsung.
Goretzka membuat peluang pertama bagi Schalke pada menit ke-11. Akan tetapi aksinya mampu dimentahkan oleh Manuel Neuer.

Goretzka kembali mendapat peluang, delapan menit kemudian. Sayang tandukan kerasnya masih bisa dihalau oleh David Alaba.

Munchen yang sadar lawannya telah mengembangkan permainan, mulai mengambil alih serangan. Sebuah aksi dari Thiago Alcantara hampir saja membuat Lewandowski membuka gol keunggulan.

Kubu tuan rumah hampir bersorak menyambut gol pada menit ke -37. Sayang peluang Klaas-Jan Huntelaar masih mampu diselamatkan oleh Neuer dengan reflek yang luar biasa.

Hingga jeda babak pertama tak ada gol yang tercipta. Kedua tim harus kembali ke ruang ganti dengan skor kacamata.

Babak kedua

Saat memulai babak kedua, Munchen langsung melancarkan sejumlah serangan. Kubu tamu nampaknya tak mau lagi kehilangan dominasi pertandingan.

Namun, justru tuan rumah yang membuka peluang di babak kedua. Manuel Neuer kembali membuat penyelamatan brilian dari sebuah tendangan Huntelaar.

Munchen dibuat sedikit frustrasi dengan ketenangan lini belakang tuan rumah di babak kedua. Berkali-kali serangan Die Bavarians harus menemui jalan buntu di tembok pertahanan lawan.

Selain itu, para pemain Munchen masih terlihat tidak tenang dalam penyelesaian akhir. Terbukti dengan mentahnya peluang Lewandowski pada menit ke-75.

Berawal dari sebuah aksi Alaba dari sisi kiri, penyerang asal Polandia ini gagal mencocor bola di muka gawnag Schalke. Hal ini membuat para pemain Munchen semakin tertekan.

Saat pertandingan nampak akan berakhir imbang, gol yang ditunggu akhirnya datang. Namun, kubu tamu yang berhasil menembus jalan buntu.

Sebuah aksi dari Lewandowski tak mampu dikejar oleh dua bek tuan rumah. Penyerang andalan Munchen ini pun mampu memecah kebuntuan timnya sembilan menit jelang laga berakhir.

Usai gol ini, gempuran Munchen semakin gencar. Namun dua peluang emas gagal diterjemahkan menjadi gol.

Saat laga hampir usai, Munchen kembali menambah keunggulan. Kali ini melalui kaki pemain muda mereka, Joshua Kimmich.

Sebuah serangan balik cepat dari Munchen membuat pertahanan Schalke keteteran. Alhasil sebuah umpan dari Lewandowski mampu dengan mudah dieksekusi Kimmich menjadi gol saat pertandingan memasuki masa injury-time.

Hingga akhir laga, kedua tim tidak mampu lagi menciptakan gol. Schalke pun harus menahan malu atas kekalahan dari rivalnya di kandang sendiri.

Berikut susunan pemain kedua tim:

Schalke (4-2-3-1): Fahrmann; Howedes, Naldo, Nastasic, Baba; Stambouli, Bentaleb; Konoplyanka, Goretzka, Choupo-Moting; Huntelaar.

Munchen (4-3-3): Neuer; Lahm, Martinez, Hummels, Alaba; Thiago, Alonso, Sanches; Muller, Lewandowski, Ribery.