Kekecewaan Costa

Kekecewaan Costa

Diego Costa mengakui bahwa dia kecewa dengan caranya meninggalkan Chelsea, setelah menyelesaikan transfernya kembali ke Atletico Madrid.

Pemain berusia 28 tahun itu pergi ke Spanyol hari ini untuk menyelesaikan kepulangannya ke mantan klubnya. Sementara itu, Chelsea sendiri telah mengumumkan kemarin bahwa mereka dan Atletico telah mencapai kesepakatan mengenai kepindahan Costa.

Setelah dikerumuni oleh fans saat tiba di kota Madrid, Costa berterima kasih kepada Atletico karena telah membawa dia kembali, tapi selain itu dia mengakui bahwa dia menyesalkan caranya meninggalkan Chelsea.

“Saya sangat senang berada di rumah. Semua orang tahu bahwa saya ingin kembali ke Atletico Madrid,” kata Costa via Metro. “(Namun) Bukan seperti itu cara saya ingin pergi. Saya bukan orang yang akan meninggalkan hal buruk.”

Selain itu, dia juga sempat menambahkan bahwa, dia tidak menyisakan dendam dan kemarahan dengan siapapun yang berada di Chelsea.

“Tidak ada yang seperti itu di sana, saya tidak marah dengan siapa pun,” katanya. “Saya tidak memiliki kepahitan terhadap siapa pun. Semuanya keren. Semua orang tahu betapa saya mencintai para penggemarnya,” tutupnya.

Kekecewaan Costa

Kepergian Costa Tidak Akan Mempengaruhi Chelsea

Kepergian Costa Tidak Akan Mempengaruhi Chelsea

Mantan pemain Chelsea, Pat Nevin, menganggap bahwa kepergian Diego Costa ke Atletico Madrid tidak akan memberikan pengaruh besar kepada Chelsea. Pasalnya, mereka telah memiliki seorang pemain pengganti yang lebih baik, yakni Alvaro Morata.

Meski langkah tersebut tidak akan selesai secara formal sampai Januari, karena Atletico sendiri sedang berada di bawah larangan embargo transfer hingga Januari, namun kedua klub telah mencapai kata sepakat.

Morata yang telah melakukan peralihannya dari Real Madrid ke Stamford Bridge dengan biaya sebesar 58 juta Pound, telah mencetak tiga gol di Liga Premier Inggris musim ini untuk tim London barat. Dan Nevin menganggap bahwa keberadaan pemain yang berusia 24 tahun itu di Stamford Bridge tidak akan meninggalkan lubang yang ditinggalkan oleh Costa.

“Saya telah melihat cukup banyak penampilan Morata, dia adalah pemain berkualitas terbaik,” kata Nevin.

“Secara teknis dia mungkin pemain yang lebih baik. Apakah dia akan melakukan agresi Costa? Mungkin tidak. Pergerakannya berada di atas 10 striker teratas di dunia sepak bola.”

“Jika Anda memiliki pemain seperti Fabregas, Hazard and Pedro menciptakan peluang bagi Anda, Morata adalah yang terbaik. Mungkin terdengar seperti buah anggur asam, karena Costa sudah pergi.”

“Dia melakukan pekerjaan yang bagus, tapi Morata secara teknis adalah pemain yang lebih baik dan lebih muda. Saya pikir fans Chelsea mungkin kurang kecewa dari yang dipikirkan banyak orang,” tutupnya.

Kepergian Costa Tidak Akan Mempengaruhi Chelsea

Prediksi Neville Siapa Juara Liga Inggris Musim Ini

Prediksi Neville Siapa Juara Liga Inggris Musim Ini

Legenda Manchester United, Gary Neville memberikan prediksinya mengenai juara Liga Premier Inggris musim ini, setelah prediksinya tahun lalu meleset.

Untuk saat ini, Gary Neville yakin bahwa gelar Liga Premier Inggris akan datang ke kota Manchester, setelah kedua tim yang berasal dari kota tersebut, Manchester City dan Manchester United tampil mengesankan di awal musim.

Manchester United dan Manchester City berada di posisi yang sama, yang berarti hanya susunan alfabet yang memisahkan rival bersejarah itu, setelah keduanya menjalani lima pertandingan pertama Liga Premier Inggris.

Jose Mourinho dan Pep Guardiola tampil kurang sempurna pada tahun pertama mereka di United dan City. Meskipun begitu, Neville yakin kedua belah pihak telah berkembang sejak akhir musim lalu dan mereka memiliki kesempatan terbesar untuk menjadi juara liga musim ini.

Manchester United terakhir kali menjadi juara Liga Premier Inggris pada tahun 2013, saat Alex Ferguson masih menjabat di kursi kepelatihan. Sementara Manchester City terakhir menjuarainya pada tahun 2014, setelah Liverpool terpeleset dan harus puas di posisi kedua.

“Saya yakin juara Liga Inggris adalah tim dari Manchester. Saya juga mengatakan ini musim lalu, dan saya salah. Pep atau Jose pasti akan memenangkannya musim ini,” katanya.

“Tahun ini, saya pikir mereka akan melakukannya dengan baik. Salah satu dari mereka akan memenangkan Liga Premier dan itu akan menjadi mimpi buruk bagi tim lain,” ujarnya penuh percaya diri.

Prediksi Neville Siapa Juara Liga Inggris Musim Ini

Lukaku Bisa Lebih Baik Lagi

Lukaku Bisa Lebih Baik Lagi

Dwight Yorke memuji dampak Romelu Lukaku terhadap Manchester United di musim ini. Ia percaya bahwa sang pemain akan membantu The Red Devils meraih gelar juara Liga Premier Inggris musim ini.

Lukaku hanya membutuhkan waktu yang singkat untuk memberikan dampak yang besar bagi United. Ia sudah mencetak 7 gol dari 7 penampilan di musim ini.

Menurut Yorke, performa mantan pemain Everton tersebut bisa memberikan ancaman persaingan yang sulit di lini serang United, terutama kepada Zlatan Ibrahimovic.

“Dia adalah satu-satunya [penandatanganan] yang selalu saya minta. Dia telah sangat konsisten dalam tiga tahun terakhir, dia telah kelaparan dan selalu ingin untuk bermain sepak bola, dan dia selalu menjadi ancaman setiap kali dia bermain,” kata Yorke kepada Alan Brazil Sports Breakfast.

“Dia telah memberikan kontribusi fantastis kepada tim dan apa yang telah dia bawa adalah ancaman pencetak gol yang telah kami rindukan. Zlatan [Ibrahimovic] melakukannya musim lalu bagi kami dalam banyak hal, tapi Lukaku lebih merupakan ancaman, karena dia mampu melewati para pemain bek lawan,” tutupnya.

Dengan performa Lukaku, United memang jauh lebih berbahaya pada kompetisi musim ini dan telah mencatatkan 16 gol hanya dalam lima pertandingan liga saja.

Lukaku Bisa Lebih Baik Lagi

 

Klub Liga Super Cina Menyerah Dalam Perburuan Aubameyang

Klub Liga Super Cina Menyerah Dalam Perburuan Aubameyang

Klub Liga Super Tiongkok (CSL), Tianjin Quanjian, telah membantah pernyataan yang mengatakan bahwa mereka akan kembali melakukan pengejaran terhadap bintang Borussia Dortmund, Pierre-Emerick Aubameyang.

Aubameyang memang sempat dikabarkan akan meninggalkan Dortmund pada bursa transfer lalu, setelah sang pemain memikirkan tawaran yang di terima dari klub asal Tiongkok tersebut. Pemain asal Gabon tersebut juga sempat dikaitkan dengan mantan klubnya, AC Milan, namun pada akhirnya memutuskan untuk tetap bertahan di Bundesliga.

Pelatih Quanjian, Fabio Cannavaro, memang memiliki ketertarikan terhadap Aubameyang dan dikabarkan telah menyelesaikan kesepakatan pribadi dengan pemain berusia 28 tahun itu pada bursa transfer musim lalu.

Namun, pihak dari Quanjian telah menegaskan bahwa mereka tidak akan melakukan pengejaran lagi di bursa transfer bulan Januari yang akan datang.

“Itu jelas tidak mungkin. Kami sudah hampir mendapatkan Aubameyang, tapi itu gagal terwujud. Sangat memalukan memang. Kasus ditutup!” kata sang pemilik klub, Shu Yuhui.

“Merupakan hal yang tidak bermoral jika kita terus mendekati pemain andalan Dortmund itu ketika musim baru Bundesliga sudah berlangsung beberapa pekan lalu. Saya tentu tidak akan melakukan hal itu.”

“Selain itu, asosiasi sepakbola Tiongkok juga telah memberikan penekanan untuk melakukan investasi yang rasional (dalam hal merekrut pemain asing). Tentunya, kami akan menghormati saran yang telah mereka berikan,” tandasnya.

Klub Liga Super Cina Menyerah Dalam Perburuan Aubameyang

Liverpool Belum Bertambah Baik

Liverpool Belum Bertambah Baik

Alan Shearer telah bersikeras bahwa Liverpool hampir tidak membaik sama sekali sejak Jurgen Klopp menggantikan Brendan Rodgers sebagai manajer pada bulan Oktober 2015.

Rodgers dipecat meskipun ia pernah mengantarkan Liverpool menjadi salah satu kandidat terbesar juara Liga Premier Inggris musim 2013-2014.

Pada musim itu, Liverpool kalah bersaing dengan Manchester City untuk memperebutkan gelar juara Liga Premier Inggris, setelah mereka kehilangan poin di laga melawan Crystal Palace dan Chelsea. Shearer pun percaya Klopp telah melakukan tindakan minimalis di Liverpool dalam 2 tahun terakhir.

Sejak berkuasa di Liverpool, Klopp telah kebobolan 91 gol dalam 73 pertandingan, empat gol lebih banyak daripada skuat racikan Rodgers dalam jumlah pertandingan yang sama.

“Sebenarnya Liverpool di bawah Klopp tidak jauh berbeda daripada di bawah Brendan Rodgers,” ungkap Shearer.

Liverpool ditahan imbang 1-1 oleh Burnley, meski mereka mencatatkan 35 tembakan ke gawang tim tamu, sebuah hasil yang membuat mereka berada di urutan kedelapan klasemen sementara dengan hanya meraih 2 kemenangan sejauh ini.

“Apa yang saya saksikan pada hari Sabtu dalam pertandingan mereka di kandang melawan Burnley adalah hal yang menggelikan,” tambah Shearer.

Liverpool Belum Bertambah Baik

Masa Depan Van Dijk

Masa Depan Van Dijk

Masa depan Virgil Van Dijk , mulai dibahas Mauricio Pellegrino.

Mauricio Pellegrino mengakui bahwa dia senang akhirnya bisa melihat Van Dijk kembali bermain. Namun dia juga mengakui bahwa dia tidak dapat menjamin apa yang akan terjadi ketika jendela transfer dibuka kembali pada bulan Januari.

Van Dijk mulai bermain saat pertandingan memasuki menit-menit akhir pada laga Southampton melawan Crystal Palace di Selhurst Park, ia mendapatkan sambutan hangat dari para penggemar Southampton.

Bek Belanda itu sendiri tidak bermain untuk The Saints sejak Januari kemarin karena cedera parah yang ia derita.

Van Dijk pernah menyerahkan permintaan transfer, namun klubnya menolak menjual pemain tersebut dan fokus untuk memasukkannya ke dalam skuat racikan Pellegrino.

Dan kini, pelatih Southampton itu cukup jujur untuk mengakui bahwa ia tidak bisa menentukan nasib pemain tersebut.

“Kami tidak pernah tahu bagaimana bursa transfer di bulan Januari, karena kami bisa mendatangkan pemain baru dan setiap sektor dari skuat kami bisa bertambah kuat,” katanya.

“Kami punya orang-orang yang bekerja untuk memperbaiki skuat kami sepanjang waktu, dan untuk tim lain, itu sama. Mereka akan mendorong untuk membawa pemain terbaik.”

“Virgil adalah satu contoh, karena dia adalah salah satu pemain terbaik di Liga Premier dan normal saja jika tim terbesar di Liga Premier ingin menandatanganinya,” tegas Pellegrino.

Masa Depan Van Dijk

Liverpool Jadi Korban Berikutnya Tim Penjegal Raksasa?

Liverpool Jadi Korban Berikutnya Tim Penjegal Raksasa?

Liverpool akan menjamu lawan tangguh, Burnley di Anfield dalam lanjutan Premier League, Sabtu 16 September 2017. Kekuatan Burnley patut diwaspadai Liverpool, musim ini.

Burnley dan Liverpool sejauh ini sama-sama mengkoleksi tujuh poin dari empat laga. Tapi dengan jumlah gol lebih baik, Burnley ada di posisi tujuh klasemen, satu strip di atas Liverpool.

Menariknya, empat dari total tujuh poin Burnley musim ini dipetik dari dua lawan berat. Mereka sukses menaklukkan Chelsea dan menahan imbang Tottenham Hotspur.

Seperti dilansir Soccerway, Burnley secara mengejutkan menaklukkan juara bertahan, Chelsea, 3-2, 12 Agustus 2017 silam. Burnley bahkan sempat unggul 3-0 lebih dulu.

Tiga gol Burnley dicetak Samuel Vokes (24, 43) dan Stephen Ward (39). Chelsea hanya bisa memperkecil ketertinggalan melalui gol Alvaro Morata (69) dan David Luiz (88).

Selanjutnya, Burnley sukses menahan imbang Spurs, 27 Agustus lalu. Sempat tertinggal di menit 49, Burnley memaksakan hasil imbang di masa injury time lewat gol Chris Wood.

Layak disimak apakah tren positif Burnley menjadi penjegal tim-tim raksasa Premier League berlanjut saat mereka bertandang ke Anfield, Sabtu malam nanti.

Liverpool Jadi Korban Berikutnya Tim Penjegal Raksasa?

Jese: Madrid Selalu Ada di Hati Saya

Jese: Madrid Selalu Ada di Hati Saya

Striker Stoke City, Jese Rodriguez, mengatakan bahwa mantan klubnya, Real Madrid dan Las Palmas, akan selalu mendapat tempat istimewa di hatinya.

Meski harus dipaksa meninggalkan kedua klub tersebut dengan catatan prestasi yang kurang mengesankan di beberapa tahun terakhir, pemain Spanyol mengakui bahwa ia masih memiliki kenangan istimewa dengan dua tim tersebut.

Jese pun mengharap baik Madrid maupun Las Palmas akan bisa terus mendapatkan hal-hal positif dalam perjalanan mereka sebagai klub dan tim.

“Saya menjalani tahun yang fantastis selama berada di Madrid, begitu pula dengan Gran Canaria, dan saya mengharap kedua klub akan selalu diberikan yang terbaik. Mereka adalah dua tim yang akan selalu mendapat tempat istimewa di hati saya,” tutur Jese menurut Sportsmole.

“Namun sekarang, saya memikirkan masa kini, dan juga pertandingan berikutnya melawan Newcastle, kesempatan baru untuk membuktikan kemampuan saya.”

“Saya harus terus bekerja keras dan terus berkembang di kompetisi ini. Di masa depan, saya tidak tahu. Saya tak ingin menutup pintu apapun.”

Jese sempat mencuri perhatian The Potters ketika gol tunggalnya memastikan tim menang atas Arsenal di laga pekan kedua Premier League 17/18.

Prediksi Manchester United vs Everton 17 September 2017

Prediksi Manchester United vs Everton 17 September 2017

Prediksi Manchester United vs Everton 17 September 2017 – Laga lanjutan liga primer inggris pekan ke lima akan mempertemukan tuan rumah manchester united yang akan menghadapi everton di stadion old trafford pada minggu malam.

Manchester United baru saja menang atas basel di tengah pekan ini. Oleh sebab itu sampe pertandingan ke limanya di seluruh kompetisi resmi setan merah belum pernah kalah. Rekor kemenangan mereka hanya tercoreng saat ditahan imbang oleh stoke city 2-2 pada pekan ke empat premier league akhir pekan lalu.

Sejauh ini jose mourinho nampaknya cukup berhasil dengan para pemain barunya seperti nemanja matic dan romelu lukaku. Matic sangat membantu memperkokoh lini tengah setan merah dan lukaku semakin tajam di lini depan.

Dari kubu tim tamu yaitu everton sedang dalam performa yang sangat buruk. Setelah kalah 0-3 oleh tottenham di kandang sendiri akhir pekan lalu, pada tengah pekan ini di ajang liga europa everton kembali kalah 0-3 oleh tuan rumah atalanta di italia.

Kalah 0-3 oleh tottenham mungkin bisa dimaklumi namun kalah dengan skor 0-3 oleh tim medioker seperti atalanta yang memang tahun lalu memberikan kejutan di liga italia dengan berhasil finish di papan atas cukup membuat pelatih ronald koeman harus memutar otak dengan formasi tim yang sekarang.

 

Pertanidngan ini bisa menjadi momen spesial untuk wayne rooney. Legenda setan merah yang akhirnya akan kembali melawan tim yang membesarkan namanya. Pertandingan ini tentunya akan menjadi sangat emosional untuk sang pemain.

Rooney adalah topskor sepanjang masa liga primer inggris dan manchester united sejauh ini. Dibuang oleh mourinho di awal musim ini tentunya membuat sakit hati sang pemain. Dan rooney akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengalahkan mantan klubnya ini di old trafford.

 

Pertandingan : Manchester United vs Everton

Liga : Premier League

Hari/Tanggal : Minggu/17 September 2017

Pukul : 22.00 WIB

Stadion : Old Trafford

Siaran TV : beIN sports 1 Indonesia

 

Prediksi Susunan Pemain Manchester United vs Everton 17 September 2017

Manchester United (4-2-3-1) : De Gea; Valencia, Lindelof, Bailly, Blind; Fellaini, Matic; Herrera, Mkhitaryan, Rashford; Lukaku.

Everton (4-4-2) : Pickford; Baines, Jagielka, M.Keane, Martina; A.Lennon, Schneiderlin, Sigurdsson, Davies; Rooney, Mirallas.

 

Head to head Manchester United vs Everton

05/04/17 Manchester United 1 – 1 Everton

04/12/16 Everton 1 – 1 Manchester United

04/08/16 Manchester United 0 – 0 Everton

23/04/16 Everton 1 – 2 Manchester United

03/04/16 Manchester United 1 – 0 Everton

 

Lima pertandingan terakhir Manchester United

13/09/17 Manchester United 3 – 0 Basel

09/09/17 Stoke City 2 – 2 Manchester United

26/08/17 Manchester United 2 – 0 Leicester City

19/08/17 Swansea City 0 – 4 Manchester United

13/08/17 Manchester United 4 – 0 West Ham United

 

Lima pertandingan terakhir Everton

15/09/17 Atalanta 3 – 0 Everton

09/09/17 Everton 0 – 3 Tottenham Hotspur

27/08/17 Chelsea 2 – 0 Everton

25/08/17 Hajduk Split 1 – 1 Everton

22/08/17 Manchester City 1 – 1 Everton

 

Prediksi Manchester United vs Everton 17 September 2017
pasaran 0 : 1 1/2
Manchester United 2 – 2 Everton