Ferguson mengaku sempat berupaya untuk Datangkan Maldini

Ferguson mengaku sempat berupaya untuk Datangkan Maldini

Ferguson mengaku sempat berupaya untuk Datangkan Maldini, Pelatih legendaris Manchester United, Sir Alex Ferguson mengakui bahwa ia sempat berupaya untuk bisa memboyong Paolo Maldini dari AC Milan. Namun, upaya Ferguson menemui kegagalan lantaran sang pemain memilih untuk setia di Milan.

Maldini merupakan contoh pemain langka pada era sepakbola modern seperti saat ini. Sepanjang karir profesionalnya, Maldini hanya pernah membela satu klub yakni Milan. Keputusannya ini sekaligus meneruskan jejak sang ayah, Cesare Maldini.

Maldini hanya bertahan di Milan bukan karena tidak laku. Ferguson sempat berupaya untuk bisa memboyongnya ke MU.

“Saya mencoba [mendatangkan Maldini] tapi saat berjumpa dengan ayahnya, dia sangat tangguh, saya hanya mendapatkan gelengan kepala,” terang Ferguson.

“Dia kemudian berkata, “Kakek saya di Milan, ayah saya di Milan dan saya juga Milan. Anak-anak saya adalah Milan. Jadi, lupakan saja”,” sambung Ferguson.

Ferguson sendiri saat ini sudah memutuskan untuk pensiun sebagai sepakbola. Musim terakhirnya bersama dengan MU adalah musim 2012-13. Saat itu, MU mampu meraih gelar juara Premier League. Prestasi yang belum kunjung terulang hingga musim ini.

Sosok asal Skotlandia ini pun merasa kangen dengan atmosfer pertandingan. Ia ingin merasakan tekanan pertandingan besar. Namun, Ferguson memastikan tidak akan mencabut keputusannya untuk pensiun sebagai pelatih.

“Saya harus mengakui bahwa saya rindu suasana pertandingan besar. Sebuah pertandingan final. Itu adalah hal yang fantastis,” tutup Ferguson.

Inilah Jawaban Wenger Ketika ditanya Soal Masa Depannya di Arsenal

Inilah Jawaban Wenger Ketika ditanya Soal Masa Depannya di Arsenal

Inilah Jawaban Wenger Ketika ditanya Soal Masa Depannya di Arsenal, Keputusan Arsene Wenger di Arsenal terkait masa depannya masih menjadi pertanyaan hingga saat ini. Namun pelatih 67 tahun tersebut masih menolak untuk mengungkapkan pada publik dan justru menegaskan komitmennya agar bisa melewati masa sulit yang tengah dialami.

Inilah Jawaban Wenger Ketika ditanya Soal Masa Depannya di Arsenal

Kontrak Wenger di Arsenal akan berakhir pada akhir musim ini. Tekanan pada Wenger semakin berat setelah mendapat hasil yang mengecewakan akhir-akhir ini.

Sejak akhir bulan Januari, Arsenal hanya tiga kali menang, yaitu ketika mengalahkan Hull City, Sutton United dan Lincoln City. Sementara itu jumlah kekalahannya lebih banyak. Arsenal mengalami kekalahan ketika bertemu dengan Watford, Chelsea, Bayern Munchen dan terakhir kalah 3-1 dari West Brom.

Setelah menjalani pertandingan menghadapi West Brom, Wenger mengaku sudah membuat keputusan terkait masa depannya ketika para fans terus mendesaknya agar segera mundur. Namun demikian, ia masih enggan untuk menyatakan pada publik.

Ketika ditanya soal keputusannya tersebut, Wenger masih enggan membeberkan. Ia justru mengatakan sepenuhnya fokus dan ingin membawa timnya kembali ke jalur kemenangan.

“Kabar dari saya adalah tidak ada kabar untuk Anda dan tidak masalah berapa lama saya akan bertahan, saya komitmen dan fokus sepenuhnya,” ujar Wenger pada BeIN Sport.

“Berapa lama saya bertahan tak menjadi masalah karena selama saya di sana [Arsenal] saya sepenuhnya fokus pada apa yang harus dicapai bersama klub. Kami akan melewati masa sulit ini dengan hasil, dan saya rasa lebih penting fokus dan kembali bangkit,” jelasnya.

Jalan Arsenal menjadi juara Premier League musim ini masih sangat jauh. Berada di peringkat enam, Arsenal sudah berjarak 19 poin dari peringkat pertama di 11 laga tersisa. Harapan satu-satunya bagi Arsenal musim ini untuk menjadi juara adalah memenangkan piala FA Cup. Namun di semi final nanti, mereka akan bertemu lawang berat; menghadapi Manchester City.

“Kami mengalami banyak kesulitan saat ini tapi jika Anda mengambil perspektif lebih jauh; kami masih punya dua pertandingan di genggaman, kami berada di semi final FA Cup, sehingga musim ini akan ditentukan bagaimana kami bisa merespon pada periode sulit ini,” papar pelatih yang sudah 20 tahun menangani The Gunners tersebut.

Joachim Loew dipastikan tidak bisa menurunkan skuat terbaiknya

Joachim Loew dipastikan tidak bisa menurunkan skuat terbaiknya

Joachim Loew dipastikan tidak bisa menurunkan skuat terbaiknya, Pelatih timnas Jerman, Joachim Loew dipastikan tidak akan bisa menurunkan skuat terbaiknya pada laga melawan Inggris. Salah satu pemain pilar Jerman yang akan absen pada pertandingan uji coba internasional tersebut yakni Mesut Ozil.

Joachim Loew dipastikan tidak bisa menurunkan skuat terbaiknya

Ozil akan absen lantaran mengalami masalah otot. Pemain Arsenal ini bukan satu-satunya pilar Jerman yang akan tampil melawan Inggris. Penyerang Mario Gomes dan winger Julian Draxler juga sudah dipastikan absen karena mengalami cedera.

Sebelum tiga pemain ini cedera, Der Panzer lebih dulu sudah kehilangan Manuel Neuer.

“Neuer mengalami cedera, Ozil memiliki masalah pada ototnya, Draxler juga mengalami sedikit masalah pada ototnya. Mereka tidak akan bermain,” terang Loew.

Dari empat pemain yang cedera tersebut, Neuer bahkan sudah di pulangkan ke Bayern Munchen untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Namun, Ozil, Gomez dan Draxler masih bertahan karena cedera mereka dinilai tidak terlalu parah.

Jerman akan melawan Inggris pada laga uji coba internasional. Pertandingan ini akan digelar pada Kamis (23/3) di Signal Induna Park. Laga ini sekaligus akan dijadikan Jerman sebagai perpisahan dengan Lukas Podolski yang telah memutuskan untuk pensiun dari timnas.

Terkait laga ini, Loew menilai bahwa Inggris akan menjadi lawan yang berat bagi Jerman. Loew melihat Inggris pada saat ini sudah tampil dengan gaya bermain yang berbeda jika dibandingkan dengan tim Inggris beberapa tahun yang lalu.

“Inggris bermain dengan cair. Mereka sekarang mencoba untuk memiliki penguasaan bola dengan lebih baik. Mereka memiliki pemain yang bagus dan bisa melakukan serangan balik cepat,” tutup Loew.

Inilah Alasan Kenapa Nainggolan Enggan Premier League

Inilah Alasan Kenapa Nainggolan Enggan Premier League

Inilah Alasan Kenapa Nainggolan Enggan Premier League

Inilah Alasan Kenapa Nainggolan Enggan Premier League, Radja Nainggolan harus berpikir panjang sebelum bermain di Premier League. Ia bisa saja gabung dengan Chelsea pada musim yang akan datang namun ia mengaku harus membangun reputasi sejak awal.

Inilah Alasan Kenapa Nainggolan Enggan Premier League

Gelandang asal Belgia tersebut sudah bermain di Italia sejak ia gabung dengan akademi Piacenza pada tahun 2005. Ia pernah bermain di Cagliari selama empat tahun kemudian pindah ke AS Roma. Bersama tim ibukota Italia, Nainggolan selalu menjadi pemain penting dalam empat musim terakhir.

Ketika Chelsea dilatih Antonio Conte, klub berbasis di kota London tersebut santer disebut sangat tertarik dengan Nainggolan. Pasalnya, Conte sudah tahu kualitas Nainggolan ketika ia melatih Juventus.

Nainggolan sendiri menyatakan bahagia bertahan di Roma. Namun demikian, ia tak menutup kemungkinan pindah ke Chelsea atau bahkan bermain di Tiongkok.

“Saya bahagia di Roma, cuacanya enak dan keluarga saya juga bahagia di sini,” ujar Nainggolan seperti dikutip dari Goal Internasional.

“Terkadang Anda membuat keputusan karena uang, terkadang karena kualitas hidup, yang sangat penting bagi saya. Jika saya ke Inggris saya harus memulai dari awal laga dan saya sangat bahagia di Roma.”

“Cina? Sekarang tidak, namun saya tak menutup kemungkinan. Saya harus melihat apa yang ada sekarang,” sambungnya.

Musim ini Nainggolan bermain sebanyak 43 kali di semua kompetisi, menyumbangkan 12 gol dan memberikan empat assist. Sementara itu, AS Roma berada di peringkat dua klasemen Serie A dengan mengumpulkan 65 poin.

MU Telah Umumkan Rencana Mereka di Musim Panas Mendatang

MU Telah Umumkan Rencana Mereka di Musim Panas Mendatang

MU Telah Umumkan Rencana Mereka di Musim Panas Mendatang, Manchester United telah mengumumkan rencana mereka di musim panas mendatang. The Red Devils akan melakukan tur ke Amerika Serikat dan menjalani sejumlah laga ujicoba.

MU akan berada di AS selama dua pekan pada bulan Juli mendatang. Tim besutan Jose Mourinho itu dijadwalkan menjalani lima pertandingan di lima kota berbeda. Empat kota di antaranya adalah Los Angeles, Salt Lake City, Santa Clara, dan Washington DC, sedangkan kota kelima akan diumumkan kemudian.

Penjelasan lebih detail mengenai tim lawan, venue pertandingan, dan tiket akan diumumkan oleh MU dalam beberapa hari ke depan.

“Mengunjungi Amerika Utara akan memberi tim persiapan terbaik untuk menyambut musim baru, memanfaatkan fasilitas latihan terbaik dan bermain di beberapa stadion bagus,” ujar executive vice chairman MU, Ed Woodward, di Sky Sports.

“Kami sudah menyaksikan secara langsung gairah dan dukungan untuk klub di Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir, jadi ini adalah sesuatu yang akan sangat ditunggu-tunggu oleh semua orang pada musim panas ini,” kata Woodward.

Terakhir kali MU mengunjungi AS adalah pada 2015 lalu, saat mereka masih ditangani oleh Louis van Gaal. Pada musim panas tahun lalu, MU melakukan tur ke China.

Ramos Sebut Tidak Ada Kebencian diantara Pique dan dirinya

Ramos Sebut Tidak Ada Kebencian diantara Pique dan dirinya

Ramos Sebut Tidak Ada Kebencian diantara Pique dan dirinya

Ramos Sebut Tidak Ada Kebencian diantara Pique dan dirinya

Ramos Sebut Tidak Ada Kebencian diantara Pique dan dirinya, Sergio Ramos dan Gerard Pique kerap terlibat perang komentar secara terbuka. Meski demikian, Ramos menegaskan bahwa tak ada kebencian di antara mereka.

Ramos dan Pique tak jarang jadi simbol rivalitas antara Real Madrid dan Barcelona. Tensi di antara keduanya kerap naik seiring dengan berjalannya musim.

Terakhir, Ramos menanggapi sindiran Pique soal keputusan wasit serta penalti yang didapat Madrid di laga melawan Villarreal. Pique melontarkan sindirannya lewat akun Twitter-nya dan dibalas secara terbuka oleh Ramos lewat media.

Meski berseberangan di level klub, bagaimanapun Ramos dan Pique harus bekerja sama di level timnas. Yang terdekat, keduanya akan menjalani dua laga internasional bersama timnas Spanyol melawan Israel (24/3) dan Prancis (28/3).

Ramos tak menampik kalau dia dan Pique sering berselisih. Tapi saat di timnas, bek berusia 30 tahun itu menegaskan bahwa tidak ada permusuhan antara dirinya dengan Pique.

“Pertandingan selesai dan Anda berjabat tangan. Begitulah caranya antara Real Madrid dan Barcelona dan itu tidak akan berubah. Sekarang, saya akan memeluknya,” ujar Ramos seperti dikutip AS.

“Kami sudah terbiasa perang komentar, tapi tanpa kebencian dan selalu sehat…dan itu jadi sesuatu untuk Anda jual. Kuncinya adalah persatuan tim dan itu tidak boleh hilang,” imbuhnya.

Mourinho Mengaku Ingin Berada di MU untuk waktu yang Lama

Mourinho Mengaku Ingin Berada di MU untuk waktu yang Lama

Mourinho Mengaku Ingin Berada di MU untuk waktu yang Lama

Mourinho Mengaku Ingin Berada di MU untuk waktu yang Lama, Jose Mourinho menyatakan ingin bertahan di Manchester United paling tidak selama tiga tahun. Jika diperkenankan, ia ingin bertahan di Old Trafford lebih lama lagi untuk mencapai kesuksesan yang ia harapkan.

Mourinho Mengaku Ingin Berada di MU untuk waktu yang Lama

Pelatih asal Portugal tersebut ditunjuk sebagai pelatih MU sejak awal musim ini menggantikan Louis van Gaal. Terhitung mulai Mei 2016, ia terikat kontrak tiga tahun ke depan. Sementara itu, Mourinho tak pernah melatih klub dalam satu periode lebih dari tiga tahun.

Masa depan Mourinho di MU pastinya akan ditentukan performa tim. Sejauh ini, pelatih 54 tahun tersebut telah memberikan gelar Community Shield dan EFL Cup. Dua kompetisi lain yang masih diikuti The Red Devils yakni Premier League dan Liga Europa.

Di Premier League, peluang MU menjadi juara masih sangat jauh karena sudah berjarak 20 poin dari peringkat pertama. MU harus mengubur harapan menjadi FA Cup musim ini setelah tersingkir oleh Chelsea di babak perempat final.

Dengan gelar yang diraih, Mourinho ingin bertahan untuk tiga musim selanjutnya. Dan ia siap bertahan lebih lama lagi jika memang diberikan kesempatan.

“[Minimal] tiga tahun saya rasa akan tetap di sini. Saya kira klub juga mengerti mereka butuh kestabilan di semua level. Meskipun tanpa kesuksesan besar yang sulit dalam sepakbola, apalagi di Inggris, tapi dengan kesuksesan tertentu, saya rasa saya akan tetap bertahan di sini jika mereka mengharapkannya,” kata Mourinho pada SIC.

“Jika mereka ingin saya bertahan, saya akan menurutinya. Namun seperti yang saya katakan, kedua pihak harus sama-sama senang, saya bukan tipe orang yang melatih klub selama 10, 15 tahun, tanpa kesuksesan nyata. Saya harus mendapatkan kesuksesan, hidup saya seperti itu, saya butuh kebanggaan dan kebahagiaan. Saya harap semua berjalan baik dan tetap di sini selama bertahun-tahun,” jelasnya.

Pada hari MInggu (19/4), Manchester United akan bertemu dengan Middlesbrough. Kubu Mourinho membutuhkan kemenangan dalam pertemuan ini untuk menjaga asa bermain di Liga Champions musim depan.

David Luiz Mengaku Tidak Puas Meski Sudah Tampil Bagus

David Luiz Mengaku Tidak Puas Meski Sudah Tampil Bagus

David Luiz Mengaku Tidak Puas Meski Sudah Tampil Bagus

David Luiz Mengaku Tidak Puas Meski Sudah Tampil Bagus, Bek andalan Chelsea David Luiz mengaku dirinya akan terus berusaha meningkatkan performanya meski di musim ini penampilannya mendapat banyak pujian dari berbagai pihak.

David Luiz Mengaku Tidak Puas Meski Sudah Tampil Bagus

Luiz dibeli lagi oleh Chelsea dari PSG pada musim panas kemarin. Pembelian itu mendapat kecaman dari banyak pihak. Sebab bek asal Brasil itu dikenal sebagai bek yang kerap berbuat ceroboh dan tak disiplin.

Namun bek berusia 29 tahun tersebut berhasil membuktikan bahwa ia sudah berubah. Ia tampil solid di bawah asuhan Antonio Conte. Chelsea pun dibuatnya sangat sulit dibobol dan tim itu kini berpeluang besar jadi juara liga. Mereka yang dulu mengkritik kini terpaksa menjilat ludahnya sendiri dan berbalik memujinya.

Meski banyak yang memujinya, namun Luiz enggan berbesar kepala. Ia mengaku akan terus berusaha agar bisa tampil lebih baik lagi.

“Saya mencoba untuk meningkatkan kemampuan saya setiap hari. Ini adalah target saya,” ujar Luiz pada situs resmi klub.

“Semua orang bisa melihat permainan sepak bola saya, tim tampil dengan sangat baik. Hasilnya terlihat,” sambungnya.

“Sebagai bek mereka tidak berbicara tentang hal-hal baik yang Anda lakukan, mereka berbicara tentang kesalahan-kesalahan yang Anda buat. Jadi saya mencoba untuk menampilkan permainan terbaik yang saya bisa untuk membantu tim saya. Kadang-kadang Anda harus memberi mereka rasa lebih aman, bertahan untuk mendapatkan hasil positif,” tuturnya.

Arsenal dan Liverpool Diminta Siapkan 26 Juta Pounds Untuk Datangkan Keita

Arsenal dan Liverpool Diminta Siapkan 26 Juta Pounds Untuk Datangkan Keita

Arsenal dan Liverpool Diminta Siapkan 26 Juta Pounds Untuk Datangkan Keita

Arsenal dan Liverpool Diminta Siapkan 26 Juta Pounds Untuk Datangkan Keita, Keinginan dua raksasa Inggris, Arsenal dan Liverpool untuk mendatangkan gelandang RB Leipzig, Naby Keita mendapatkan angin segar baru-baru ini. Klub asal Bundesliga itu dikabarkan siap melepas Keita pada musim panas ini jika ada klub yang berani membayar 26 Juta Pounds.

Keita sendiri merupakan salah satu pemain muda yang paling bersinar di Bundesliga saat ini. Ia tampil apik di musim debutnya bersama Liepzig, sehingga klub asal Jerman itu menduduki peringkat kedua klasemen sementara Bundesliga.

Penampilan apik Keita di lini tengah Leipzig nampaknya tidak luput dari perhatian sejumlah klub-klub top Eropa. Beberapa klub seperti Arsenal dan Liverpool disebuit-sebut begitu menginginkan jasa gelandang 22 tahun tersebut di bursa transfer yang akan datang.

Menurut laporan media Jerman Bild, kubu Leipzig sejatinya tidak ingin melepaskan Keita ke klub lain. Namun belakangan ini manajemen Leipzig disebut sudah berubah pikiran dan akan mempertimbangkan tawaran yang masuk untuk Gelandang asal Guinea tersebut.

Menurut laporan yang sama, para peminat Keita harus merogoh kocek sebesar 26 Juta Pounds jika ingin gelandang muda tersebut hijrah dari Leipzig musim depan. Nominal tersebut berpotensi bertambah mahal jika performa Keita semakin menanjak hingga akhir musim nanti.

Toure Mengaku Masih Ingin Bertahan di Manchester City

Toure Mengaku Masih Ingin Bertahan di Manchester City

Toure Mengaku Masih Ingin Bertahan di Manchester City

Toure Mengaku Masih Ingin Bertahan di Manchester City, Gelandang Manchester City, Yaya Toure akhirnya buka suara mengenai spekulasi masa depannya. Toure menyebut bahwa ia masih ingin menjalani karirnya di Etihad Stadium untuk waktu yang lama.

Toure Mengaku Masih Ingin Bertahan di Manchester City

Toure sendiri sempat mengalami ketidakpastian di Etihad Stadium setelah ia dibekukan oleh Josep Guardiola di awal musim kemarin. Namun belakangan ini ia berhasil meyakinkan Guardiola sehingga ia kembali menjadi starter di lini tengah The Citizens.

Setelah menjalani “masa damai”, belakangan ini spekulasi mengenai masa depna Toure kembali bergejolak. Sang agen, Dimitri Seluk mengatakan bahwa kliennya tengah bernegosiasi dengan sejumlah klub untuk menjadi destinasi karirnya di musim panas nanti.

Namun Toure sendiri mengungkapkan bahwa ia masih ingin mengenakan seragam Manchester City di musim depan. “Tentu saja saya ingin bertahan di klub ini,” tutur Toure kepada Sky Sports.

“Saya sangat mencintai klub ini. Di jumpa pers pertama saya, saya bilang kepada media bahwa saya datang ke City untuk meraih kesuksesan, untuk membuat sejarah dan menjadi bagian besar dari klub ini.”

“Ketika saya menoleh ke belakang, tahun-tahun di klub ini benar-benar penting bagi saya. Para fans menjadi bagian yang besar karena saya sudah berkarir di sejumlah klub di dunia, namun para fans di City benar-benar luar biasa.”

“Guardiola telah berbicara jujur dengan saya. Ia adalah pria yang selalu mendorong saya, membuat saya kembali dan itulah mengapa saya menaruh rasa hormat yang besar kepadanya, dan saya ingin membuktikan bahwa ia sudah benar percaya kepada saya.” tutup mantan pemain Barcelona tersebut.