Hasil Pertandingan: Burnley 2-1 Tottenham Hotspur

Gol Harry Kane dalam laga comeback-nya gagal menyelamatkan Tottenham Hotspur dari kekalahan mengejutkan di Turf Moor.

 

Harry Kane langsung menandai momen kembalinya dari cedera dengan gol, namun itu tidak cukup untuk mencegah Tottenham Hotspur mengecap kekalahan mengejutkan di Turf Moor.

Setelah merangkai empat kemenangan berturut-turut di semua ajang, yang terbaru lewat skor telak 3-0 atas Borussia Dortmund di babak 16 besar Liga Champions, laju Tottenham dihentikan Burnley dalam lanjutan Liga Primer Inggris pada Sabtu (23/2) ini.

Hasil negatif ini membuat laskar Mauricio Pochettino gagal mendekati Manchester City dan Liverpool di dua posisi teratas klasemen. Tottenham masih tertinggal lima angka di belakang kedua tim

Bagi skuat Sean Dyche, tambahan tiga poin amat krusial dalam persaingan menghindari jerat degradasi. Burnley naik ke peringkat ke-13 dengan 30 poin, unggul enam atas Southampton di zona merah.

Kane, yang harus diparkir enam minggu akibat cedera engkel, turun sejak menit pertama dalam laga ini. Kembalinya Kane menjadi satu dari dua perubahan yang dilakukan Pochettino dari tim inti saat melibas Dortmund.

Sang kapten timnas Inggris menaklukkan kiper Tom Heaton di menit ke-57 dengan sepakan akurat menggunakan sisi luar kakinya usai menerima umpan throw in jauh Danny Rose. Gol Kane membawa Tottenham menyamakan angka 1-1.

Delapan menit sebelumnya Burnley memecahkan kebuntuan melalui tandukan keras Chris Wood dari situasi tendangan penjuru. Sepak pojok ini terbilang kontroversial karena tayangan ulang memperlihatkan bola terakhir mengenai Jeff Hendrick, bukan Jan Vertonghen, sebelum keluar lapangan.

Namun, torehan penyeimbang Kane pada akhirnya sia-sia belaka. Saat sedang asyik mencari gol kemenangan, Tottenham malah kebobolan lagi tujuh menit sebelum bubaran.

Umpan silang rendah berbau tembakan dari pemain pengganti Johann Gudmundsson di sisi kiri disambar Ashley Barnes di tiang jauh untuk mengamankan tiga angka bagi The Clarets.

Jay-Jay Okocha: Rekan Terbaik Saya? Ronaldinho!

Jay-Jay Okocha tanpa ragu menyebut Ronaldinho sebagai rekan terbaik yang pernah dimilikinya di atas lapangan.

Jay-Jay Okocha tidak bisa dibantah merupakan salah satu pesepakbola terbaik yang pernah dimiliki Afrika. Salah satu momen terbaik legenda Nigeria itu terjadi kala dirinya membela Paris Saint-Germain, yang dibela pada 1998 hingga 2002. Kendati jadi pujaan dalam periodenya di Parc des Princes lewat dan raih sepasang trofi, Okocha mengaku iri dengan perubahan besar yang terjadi pada PSG sekarang. Meski begitu, sosok berusia 45 tahun ini tetap merasa terhormat pernah jadi bagian Les Parisiens.

“Saya merasa terhormat pernah bermain untuk PSG. Ini adalah klub besar, dukungan yang saya dapat kala itu luar biasa. Sayangnya saya berada di sana ketika klub melakukan begitu banyak perubahan,” buka Okocha secara eksklusif pada Goal Indonesia.

“Saya membela PSG selama empat tahun dan bermain untuk empat atau lima pelatih berbeda. Saya jelas merasa iri, karena sekarang PSG sudah melangkah ke level yang lebih tinggi. Namun tanpa penuh keraguan, saya menikmati waktu saya di sana.

“Kisah unik? Saya pikir apa yang terjadi di ruang ganti biarlah tetap di ruang ganti. Ada banyak hal yang terjadi di sana dan saya merindukan momen itu. Kami membangun pertemanan di klub dan jadi keluarga,” kenangnya..

Okocha bahkan menyebut rekan setimnya di PSG dahulu, Ronaldinho, adalah partner terbaiknya di atas lapangan. Hal itu terjadi karena gaya bermain legenda asal Brasil tersebut mirip dengannya.

“Rekan setim terbaik sepanjang karier saya adalah Ronaldinho. Ketika Anda bermain dengan pemain yang [karakteristiknya] mirip seperti Anda, Anda tak perlu berkomunikasi [verbal] untuk memahami satu sama lain. Anda hanya harus saling tatap,” ungkapnya.

Okocha kemudian memberikan jawaban inspiratif dengan menyebut bahwa lawan terberat sepanjang kariernya adalah dirinya sendiri. Pola pikir itu membuatnya terus menekan dirinya untuk jadi selalu lebih baik.

“Lawan terbesar dalam karier saya? Diri saya sendiri, karena saya selalu menempatkan diri saya dalam tekanan untuk jadi yang terbaik di mana pun saya berada. Saya selalu percaya, hanya saya yang bisa menghentikan diri saya sendiri,” ujarnya.

“Selain itu karena saya percaya, saya punya talenta yang spesial. Artinya ketika saya sedang membawa bola, saya [yang pertama] tahu apa yang akan terjadi. Karenanya, saya selalu mengatakan lawan terberat saya adalah diri saya sendiri,” pungkasnya bijak.

Ivan Rakitic, Kecewa Gagal Membawa Timnya untuk Mengalahkan Valencia

Ivan Rakitic, Kecewa Gagal Membawa Timnya untuk Mengalahkan Valencia

Agen Judi Bola Online – Agen Judi Bola Terpercaya Gelandang Barcelona Ivan Rakitic, kecewa gagal membawa timnya untuk mengalahkan Valencia dalam kelanjutan pertandingan Divisi Primera La Liga, di Stadion Camp Nou, Barcelona, Sabtu (2/2/2019) waktu setempat.

“Kami seharusnya bisa menang. Kami bermain lebih baik dari Valencia,” kata Rakitic.

“Mungkin, kami tidak bagus di babak pertama. Tapi di babak kedua, kami mendominasi dan suka bermain bola tangan di pertahanan Valencia.”

“Tetapi pada akhir pertandingan kami mengalami sedikit kesulitan. Tidak mudah untuk bermain melawan tim yang menampilkan serangan balik seperti Valencia. Selain itu, kami hanya menghadapi pertandingan yang sulit melawan Sevilla,” kata Rakitic.

Dalam pertandingan itu, Barcelona tertinggal dua gol di depan Valencia melalui Kevin Gameiro dan Dani Parejo. Beruntung, Barca memiliki Lionel Messi yang mencetak dua gol penyeimbang.

Meski bermain imbang 2-2, Barcelona masih memuncaki klasemen sementara La Liga dengan koleksi 50 poin dari 22 pertandingan. Sementara itu, Valencia berada di posisi ketujuh dengan 30 poin.

Unai Emery: Duduk Bertahan Lawan Manchester City Bukan Hal Tabu

Bos The Gunners ini berharap timnya bisa mengikuti jejak Newcastle dan Palace yang sukses mengalahkan City.

Manajer Arsenal Unai Emery tidak melarang anak asuhnya untuk bermain bertahan kontra Manchester City ketika kedua tim bertanding di Etihad Stadium, Minggu (3/2).

Taktik defensif melawan City sudah seperti sebuah keniscayaan bagi tim-tim lawan. Armada Pep Guardiola memang gemar memegang bola selama mungkin sehingga memaksa lawan duduk bertahan dan menunggu.

Jikalau harus bertahan total, Emery ingin agar timnya bisa mengadopsi taktik Crystal Palace dan Newcastle United, yang mampu mengatasi City lewat permainan efektif sembari mengeksploitasi kesalahan kendati hanya menguasai bola 21-23 persen.

“Biasanya, Manchester City selalu menerapkan gaya permainan ini di setiap laga,” kata Emery.

“Sangat sulit untuk menyela gaya bermain City. Ketika banyak tim duduk bertahan menghadapi City, itu karena mereka harus bermain seperti itu. Tapi dalam situasi tersebut, lawan juga punya peluang untuk menang atas City.”

“Anda bisa bermain sepuluh kali melawan City dan kalah di sepuluh laga tersebut. Namun, Anda bisa juga kalah tujuh kali, dua kali, dan menang sekali. ”

“Newcastle dan Crystal Palace sudah menunjukkan bahwa mereka bisa menang melawan City dengan gaya seperti ini. Mungkin kami akan melakukan hal yang sama,” imbuhnya.

Luis Suarez, Masih Menikmati Kariernya Bersama Barcelona

Luis Suarez, Masih Menikmati Kariernya Bersama Barcelona

Agen Judi Bola Online – Agen Judi Bola Terpercaya Striker tim nasional Uruguay, Luis Suarez, masih menikmati kariernya bersama Barcelona. Ia juga berharap bisa lebih seragam di pasukan Catalan.

Kontrak Suarez dengan Barca hanya akan berakhir pada 30 Juni 2021. Mantan pemain Liverpool itu belum berpikir untuk meninggalkan Barcelona.

Luis Suarez sadar bahwa masa depannya ada di tangan Barcelona. Suarez berharap masih bisa mempertahankan Blaugrana untuk tahun-tahun mendatang.

“Apakah saya akan tinggal di Barcelona selama bertahun-tahun lagi? Untuk saat ini, saya masih memiliki beberapa tahun kontrak,” kata Suarez, seperti dilansir Tribal Football.

“Dan saya sangat senang di sini. Saya ingin terus bermain bagus di Barcelona,” tambahnya.

Juru Gedor

Barcelona mengaitkan Suarez dari Liverpool pada musim panas 2014. Sejak tiba di Camp Nou, Suarez bekerja bahu membahu dengan Lionel Messi untuk menjadi striker Barcelona.

“Tapi Anda tidak pernah tahu, mungkin klub membutuhkan pengganti atau pengganti. Tetapi jika itu tergantung pada saya, saya akan tinggal di sini selama bertahun-tahun karena saya suka di sini, sama seperti keluarga saya,” jelasnya.

Di La Liga Spanyol musim ini, Luis Suarez telah mencetak 15 gol untuk Barcelona. Dia hanya terpaut empat gol dari Messi, yang memimpin daftar topskor La Liga dari 21 pertandingan.

Pep Guardiola: Saya Tidak Bisa Kontrol Media Sosial Pemain

Bos Manchester City itu menilai Liverpool tidak akan mendapat motivasi tambahan hanya karena cuitan Kyle Walker.

Berita Bola Terupdate – Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, menegaskan dirinya tidak bisa mengontrol semua tingkah laku para pemainnya di media sosial, menyusul sorotan pada tulisan Kyle Walker di media sosial.

Bek sayap asal Inggris tersebut mengunggah cuitan yang menyindir Liverpool, yang gagal meraih kemenangan atas Leicester City, sehingga tidak bisa memaksimalkan kekalahan yang diderita Man City dari Newcastle United.

Ia mengunggah foto pencetak gol Leicester, Harry Maguire, yang condong ke arah penonton pada Piala Dunia 2018, dengan menyertai kalimat: “Jadi, pada dasarnya mereka berpikir akan unggul tujuh angka…” sebelum akhirnya menghapus cuitan tersebut.

“Saya tidak bisa mengontrolnya. Saya tidak khawatir dengan media sosial, pemain mengunggah di Twitter, media sosial, Instagram,” ujar Guardiola. “Saya tidak bisa mengontrol itu.

“Motivasi kami adalah memenangkan pertandingan, motivasi lawan tidak akan tentang satu atau beberapa cuitan. Lawan melakukan sesuatu dan tidak ada yang terjadi. Motivasi adalah tentang pertandingan kami, itulah yang harus kami lakukan.”

Cityzens saat ini tertinggal lima angka dari The Reds, dan berharap bisa memangkas jarak tersebut ketika menjamu Arsenal, Minggu (3/2) malam.

Maurizio Sarri Mengakui Bahwa Gonzalo Higuain Belum Dalam Performa Terbaiknya

Maurizio Sarri Mengakui Bahwa Gonzalo Higuain Belum Dalam Performa Terbaiknya

Agen Judi Bola Online – Agen Judi Bola Terpercaya Manajer Chelsea Maurizio Sarri mengakui bahwa Gonzalo Higuain belum dalam performa terbaiknya. Sarri juga menyebut striker tim nasional Argentina itu perlu waktu untuk kembali ke kotak penalti lawan.

Higuain datang dengan status pinjaman dari Juventus pada 23 Januari 2019. The Blues memiliki opsi untuk meningkatkan masa pinjaman hingga Juni 2020 dengan membayar 18 juta euro, atau menebusnya secara permanen pada akhir musim 2018-2019 dengan membayar 36 juta euro.

Pemain berusia 31 tahun ini telah melalui dua pertandingan dengan skuad London Blue, yaitu saat bertemu Sheffield Rabu (27/1/2019) dan menghadapi Bournemouth (30/1/2019).

Tampil selama 147 menit, Gonzalo Higuain masih belum menunjukkan performa terbaiknya. Hanya melepaskan tiga tembakan, mantan pemain Real Madrid itu belum mampu mencetak gol di Inggris.

“Bisa dibilang Gonzalo Higuain belum di atas performa terbaiknya,” kata Sarri.

“Dalam sebulan terakhir, antara sakit punggung dan pasar transfer, dia tidak berlatih dengan baik. Dia hanya perlu kembali ke kondisi yang lebih baik,” lanjutnya.

Meski masih belum dalam penampilan terbaiknya, Gonzalo Higuain diyakini akan kembali ke posisinya di lini depan Chelsea melawan Huddersfield Town pada pertandingan Minggu 25 Liga Premier, Sabtu (2/2/2019).

Alvaro Morata Telah Resmi Menjadi Bagian Dari Atletico Madrid

Alvaro Morata Telah Resmi Menjadi Bagian Dari Atletico Madrid

Agen Judi Bola Online – Agen Judi Bola Terpercaya Alvaro Morata telah resmi menjadi bagian dari skuad Atletico Madrid di bursa transfer musim dingin ini. Ia dipinjam dari Chelsea dengan durasi 18 bulan.

Alvaro Morata dirilis oleh Chelsea setelah mereka berhasil mendapatkan layanan Gonzalo Higuain. Bomber Argentina ini dipinjam dari Juventus.

Morata sendiri sebenarnya tidak asing dengan Atletico Madrid. Karena dia pernah belajar di akademi klub.

Pada suatu kesempatan Morata sedikit menyindir Chelsea dengan menyebut Atletico Madrid klub yang tepat baginya untuk mengembangkan karirnya.

Saksikan siaran langsung pertandingan Liga Premier, La Liga, Ligue 1 dan Liga Eropa di sini.

Tempat yang tepat

Setelah pindah, Morata langsung mengaku optimis bahwa ia bisa meraih kesuksesan bersama tim Diego Simeone. Dia juga mengisyaratkan bahwa Atletico lebih cocok untuknya daripada Chelsea.

“Saya tahu apa yang harus saya lakukan di sini untuk berhasil dan saya pikir saya berada di tempat yang tepat untuk membuat langkah lain dalam hidup saya dalam langkah yang sangat penting dalam karier saya,” katanya di situs resmi Atletico.

“Saya tahu banyak rekan tim saya dan saya tahu klub ini dan saya siap bertarung dan bermain,” kata Morata.

Mimpi menjadi kenyataan

Morata juga mengklaim dia sekarang telah berhasil mencapai mimpinya, yaitu menjadi pemain Los Rojiblancos. Pemain berusia 26 tahun itu mengakui sejak kecil ia berharap bisa mengenakan jersey Atletico.

“Dalam karier saya, ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan,” serunya.

“Ketika saya masih muda saya melihat semua legenda Atletico dan pemain La Liga lainnya,” lanjut Morata.

“Ini sangat penting bagi saya dan itu sangat berarti karena saya selalu ingin bermain untuk Atletico Madrid. Ini adalah hari yang sangat istimewa bagi saya. Saya tahu Atletico: apa artinya, klub ini, nama ini. Saya sudah tahu klub di dalamnya, “tegasnya.

Hasil Pertandingan: Southampton 1-1 Crystal Palace

Ward-Prowse mencetak gol penyeimbang untuk Southampton di babak kedua setelah Zaha membawa Crystal Palace unggul di babak pertama.

Southampton dan Crystal Palace kini hanya terpaut empat poin dari zona degradasi setelah kedua tim hanya bermain imbang 1-1 dalam lanjutan Liga Primer Inggris pekan ke-24 di St. Mary’s Stadium, Kamis (31/1) dini hari WIB.

Dengan hasil ini, kedua tim mengumpulkan 23 poin dari 24 pertandingan, sama dengan Burnley, dengan hanya terpaut empat poin dari penghuni peringkat ke-18, Cardiff City setelah James Ward-Prowse mengagalkan keunggulan Wilfried Zaha.

Zaha membawa Palace unggul terlebih dahulu pada menit ke-41 dengan tendangan mendatar dari dalam kotak penalti, menaklukkan kiper Soton Alex McCarthy setelah kerja yang bagus dari Andros Townsend.

Ward-Prowse mengagalkan keunggulan itu dengan gol penyeimbang untuk Soton pada menit ke-77 dengan finishing first-time yang sangat bagus dari jarak sepuluh menit setelah Matt Targett mengirim umpan dari sisi kanan.

Zaha harus diusir wasit pada menit ke-87 setelah mendapat kartu kuning kedua alias kartu merah akibat benturannya dan berselisih dengan Ward-Prowse kemudian dengan sinis bertepuk tangan terhadap wasit Andre Marriner.

Gonzalo Higuain Memutuskan Masa Pinjaman Bersama AC Milan

Gonzalo Higuain Memutuskan Masa Pinjaman Bersama AC Milan

Agen Judi Bola Online – Agen Judi Bola Terpercaya  Gonzalo Higuain memilih untuk memutuskan masa pinjaman bersama AC Milan dan kembali ke Juventus. Setelah itu, ia memilih meninggalkan Chelsea sebagai pemain pinjaman hingga akhir musim plus satu tahun perpanjangan opsi.

Saat di AC Milan, Higuain gagal menemukan performa terbaiknya seperti ketika membela Juventus dan Napoli terlebih dahulu. Dia bahkan memiliki kemandulan dalam sembilan pertandingan di semua kompetisi.

Setelah sekian lama gagal menunjukkan permainan terbaiknya, akhirnya Higuain mencetak gol ketika AC Milan bertemu SPAL Desember lalu.

Berita kepindahan Higuain ke telinga Wakil Perdana Menteri Italia Matteo Salvini. Kepada Corriere della Sera, dia mengatakan bahwa dia tidak ingin melihat hidung mantan striker Real Madrid di Milan.

Salvini Menyerang Higuain




“Saya harap Higuain tidak lagi menunjukkan wajahnya di Milan,” kata Salvini.
“Dia berperilaku buruk dan saya tidak suka tentara bayaran, tetapi kita menjadi lebih kompetitif tanpa dia,” pungkasnya.

Ini bukan pertama kalinya Salvini mengungkapkan ketidaksukaannya terhadap Higuain. Beberapa hari setelah pengumuman kepergian striker, ia menyatakan kegembiraannya dan berpikir Milan menang dalam hal ini.

“Saya senang bahwa Higuain telah pergi. Komitmen untuk menghormati seragam ini sangat penting. Dia pergi dan kami menang, sehingga dia bisa pergi ke mana pun dia suka. Saya tidak suka tentara bayaran, baik dalam politik atau sepak bola,” kata Salvini seperti dikutip. oleh Football Italia.

Sebagai pengganti Higuain, AC Milan membawa Krzysztof Piatek dari Genoa dengan mahar 36 juta euro. Mengenai pemindahan, juga pada saat yang sama, Salvini mengungkapkan kegembiraannya.

“Aku sangat suka Piatek, plus dia juga punya paspor UE!” dia berkata.