Batshuayi Dinilai Sudah Banyak Belajar dari Diego Costa

Batshuayi Dinilai Sudah Banyak Belajar dari Diego Costa

Batshuayi Dinilai Sudah Banyak Belajar dari Diego Costa

Batshuayi Dinilai Sudah Banyak Belajar dari Diego Costa

Batshuayi Dinilai Sudah Banyak Belajar dari Diego Costa, Waktu main Michy Batshuayi memang terbatas sejauh ini. Tapi ada hikmah di balik itu karena Batshuayi bisa belajar banyak dulu dari Diego Costa.

Batshuayi Dinilai Sudah Banyak Belajar dari Diego Costa

Dibeli dengan harga 30 juta poundsterling dari Marseille musim panas lalu, Batshuayi belum banyak terlibat dalam laga-laga Chelsea. Menurut Transfermarkt, Batshuayi baru bikin tiga gol dari delapan pertandingan musim ini.

Waktu mainnya pun hanya 234 menit dengan rataan main setengah jam. Wajar jika Batshuayi tak punya waktu banyak di lapangan mengingat Costa di lini depan tengah on fire.

Costa musim ini sudah bikin tujuh gol dari 10 pertandingan di seluruh kompetisi yang membuatnya memuncaki daftar topskorer Premier League saat ini.

Namun, kesempatan Batshuayi main tetap ada termasuk di laga Piala Liga Inggris saat menghadapi West Ham United di babak keempat, Kamis (27/10/2016) dinihari WIB besok.

Manajer Antonio Conte berharap Batshuayi bisa menerapkan pembelajaran yang didapatnya dari melihat penampilan Costa di atas lapangan.

“Kepercayaan diri Michy harusnya tinggi karena dia pemain muda,” ujar Conte seperti dikutip Soccerway.

“Menurut saya, dia sudah menunjukkan peningkatan yang luar biasa. Dia punya kemampuan luar biasa dan aspek teknik serta fisik. Dia masih bisa berkembang dan bekerja sangat baik,” sambungnya.

“Saya sangat yakin kepadanya dan saya yakin jika Michy bermain melawan West Ham, dia akan tampil oke.”

“Tentu saja dia bisa belajar banyak dari Costa karena ketika Anda berada di tim yang hebat serta kesempatan belajar setiap harinya dengan para pemain hebat, dan itu sangat positif untuknya.”

“Michy punya potensi sangat hebat secara fisik dan teknik, kami sangat percaya kepadanya. Dia harus melanjutkan kerja ini dan memanfaatkan setiap momen yang didapat ketika bermain,” tutupnya.

Wenger Meminta Perez untuk Tidak Buang-buang Peluang Lagi

Wenger Meminta Perez untuk Tidak Buang-buang Peluang Lagi

Wenger Meminta Perez untuk Tidak Buang-buang Peluang Lagi

Wenger Meminta Perez untuk Tidak Buang-buang Peluang Lagi

Wenger Meminta Perez untuk Tidak Buang-buang Peluang Lagi, Manajer Arsenal, Arsene Wenger, puas dengan performa Lucas Perez sejauh ini. Tapi, Wenger meminta agar Perez lebih bisa memanfaatkan peluang yang didapatnya.

Wenger Meminta Perez untuk Tidak Buang-buang Peluang Lagi

Perez jadi salah satu pembelian Arsenal di bursa transfer musim panas kemarin. Dia didatangkan dari Deportivo La Coruna dengan harga 17 juta poundsterling.

Datang tanpa nama besar, Perez memang belum bisa banyak beraksi di tim utama. Sejauh ini dia baru tampil lima kali di seluruh kompetisi dengan torehan dua gol dan tiga assist.

Dua gol itu dibuat Perez saat tampil di Piala Liga Inggris menghadapi Nottingham Forest di babak ketiga. Kesempatan Perez unjuk gigi kembali datang di kompetisi saat Arsenal menjamu Reading di babak keempat, Rabu (26/10/2016) dinihari WIB nanti.

Bagi Wenger itu adalah peluang terbaik Perez untuk membuktikan bahwa dia pantas jadi pilihan utama di lini depan, terutama soal finishing-nya yang terbilang belum oke-oke banget.

“Dia tampil sangat baik saat melawna Ludogorets karena dia baru masuk sebagai pemain pengganti dan membidani dua gol hebat,” tutur Wenger seperti dikutip Soccerway.

“Dia kemudian tampil sebentar saat melawan Middlesbrough, yang mana dia tidak bisa memberikan dampak besar karena tim pun tidak bermain dengan baik,” lanjutnya.

“Saya percaya bahwa dia punya potensi menjadi pemain hebat untuk kami. Dalam sesi latihan dia terus menunjukkan potensinya untuk bermain, dia harus menampilkan itu saat pertandingan.”

“Lebih sering dia melakukannya – melawan Reading dia akan punya kesempatan itu – maka kami akan makin tergoda untuk mengatakan, ‘Ayo kita mainkan’,” tutupnya.

Inter Dikabarkan Sedang Dekati Pelatih Hellas Verona untuk Gantikan De Boer

Inter Dikabarkan Sedang Dekati Pelatih Hellas Verona untuk Gantikan De Boer

Inter Dikabarkan Sedang Dekati Pelatih Hellas Verona untuk Gantikan De Boer

Inter Dikabarkan Sedang Dekati Pelatih Hellas Verona untuk Gantikan De Boer

Inter Dikabarkan Sedang Dekati Pelatih Hellas Verona untuk Gantikan De Boer, Sudah muncul rumor terkait pengganti Frank de Boer, salah satunya eks pelatih Hellas Verona Andrea Mandorlini yang juga pernah berseragam Inter Milan.

Inter Dikabarkan Sedang Dekati Pelatih Hellas Verona untuk Gantikan De Boer

Masa depan De Boer sedang dispekulasikan saat ini menyusul performa buruk Inter di awal musim ini. Dari 12 pertandingan kompetitif sejak dipegang pria asal Belanda itu, Nerazzurri sudah kalah enam kali.

Inter bahkan sudah melalui empat laga beruntun di Serie A tanpa kemenangan yang membuat mereka terpuruk di posisi ke-14 klasemen, selisih 10 angka dari Juventus di puncak dan lima angka dari zona merah.

Wajar saja jika De Boer dikabarkan akan dipecat andaikan Inter gagal mengalahkan Torino tengah pekan ini. Beberapa nama pengganti sudah muncul, salah satunya adalah Andrea Mandorlini.

Mandorlini sendiri sudah absen melatih sejak 2015 lalu usai meninggalkan Verona. Memang riwayat kepelatihannya biasa-biasa saja karena hanya di sekitaran klub-klub papan tengah Italia.

Namun, Mandorlini adalah mantan pemain Inter sedari tahun 1984 hingga 1991. Saat masih berposisi pemain belakang, dia memenangi satu gelar Scudetto dan satu Piala UEFA.

“Itu tentunya akan jadi sesuatu yang hebat untuk saya,” ujar Mandorlini seperti dikutip Football Italia terkait rumor dirinya bakal melatih Inter.

“Saya akan sangat bangga, saya sudah 20 tahun tidak ke Appiano Gentile. Melatih Inter adalah impian saya, saya ada di sini,” sambungnya.

“Apakah sudah ada kontak? Tidak secara langsung. Saya berkeliling ke luar negeri menonton pertandingan, saya kembali pada malam hari, dan hanya menghabiskan waktu membaca serta mendengarkan apa yang media beritakan.”

“Saya tahu banyak orang pasti akan senang, saya sudah mendengar banyak hal-hal baik dan saya senang mengetahui itu,” tutupnya.

Pemain Belakang West Ham Diminta Untuk Lebih Hati-hati Menghadapi Diego Costa Nanti

Pemain Belakang West Ham Diminta Untuk Lebih Hati-hati Menghadapi Diego Costa Nanti

Pemain Belakang West Ham Diminta Untuk Lebih Hati-hati Menghadapi Diego Costa Nanti

Pemain Belakang West Ham Diminta Untuk Lebih Hati-hati Menghadapi Diego Costa Nanti

Pemain Belakang West Ham Diminta Untuk Lebih Hati-hati Menghadapi Diego Costa Nanti, West Ham United akan melawan Chelsea di laga babak keempat laga Piala Liga Inggris. Barisan belakang The Hammers diminta lebih cerdik menangani Diego Costa.

Pemain Belakang West Ham Diminta Untuk Lebih Hati-hati Menghadapi Diego Costa Nanti

Pertandingan antara West Ham melawan Chelsea akan berlangsung di Olympic Stadium, Kamis (27/10/2016) dini hari WIB. Costa menjadi pemain yang diwaspadai para pemain belakang West Ham menatap pertandingan itu.

Sejak Chelsea ditangani oleh Antonio Conte, Costa kembali tampil tajam. Dalam sembilan pertandingan Liga Inggris, dia sudah mencetak tujuh gol.

Pulihnya ketajaman Costa itu disadari oleh barisan belakang West Ham, seperti diungkapkan oleh Angelo Ogbonna. Oleh karena itu, bek asal Italia itu ingin rekan-rekan setimnya di lini belakang bisa bermain cerdik saat berduel dengan Costa.

“Kami tahu Costa. Setiap kami bermain melawan dia, kami mesti berhati-hati. Kami sudah pernah menghadapi dia. Semua orang tahu Costa seperti apa. Dia mempunyai kebiasaan yang tak wajar. Di dalam lapangan, dia selalu mencoba untuk mengubah pertandingan,” kata Ogbonna di Soccerway.

“Terkadang jika kami melakukan suatu hal sebagai pemain belakang, itu lebih besar dibandingkan dengan jika para penyerang melakukannya. Seorang striker bisa melakukan apapun yang mereka inginkan.”

“Pemain belakang harus lebih berhati-hati, mungkin pintar. Saya pikir, siapapun yang lebih cerdik akan memenangi pertandingan,” tambah eks bek Juventus itu.

Tiga Kemenangan Beruntun Buat Roma Semakin Percaya Diri Jelang Hadapi Juventus

Tiga Kemenangan Beruntun Buat Roma Semakin Percaya Diri Jelang Hadapi Juventus

Tiga Kemenangan Beruntun Buat Roma Semakin Percaya Diri Jelang Hadapi Juventus

Tiga Kemenangan Beruntun Buat Roma Semakin Percaya Diri Jelang Hadapi Juventus

Tiga Kemenangan Beruntun Buat Roma Semakin Percaya Diri Jelang Hadapi Juventus, Performa AS Roma belakangan ini sudah menumbuhkan rasa percaya diri para pemain untuk bisa mengejar Juventus di puncak klasemen.

Tiga Kemenangan Beruntun Buat Roma Semakin Percaya Diri Jelang Hadapi Juventus

Jalan Roma sempat tertatih-tatih di awal musim ketika mereka menelan dua kekalahan dan satu hasil seri di enam laga pertamanya. Kondisi ini juga membuat interen Roma “memanas”.

Namun Roma lekas bangkit ketika mengalahkan Inter Milan dengan skor 2-1, setelah sepekan sebelumnya takluk 1-3 dari Torino. Kemenangan atas Nerazzurri dilanjutkan dengan mengalahkan Napoli 3-1 di San Paolo.

Dibantu kekalahan Juventus dari AC Milan, Roma lantas menempel ketat juara bertahan itu usai mengalahkan Palermo dengan skor 4-1, Senin (24/20/2016) dinihari WIB tadi.

Tiga kemenangan beruntun ini, termasuk mengalahkan Inter dan Napoli, membuat Roma hanya berjarak dua poin dari Juve di puncak klasemen yang punya 21 poin.

Rentetan hasil positif ini lantas bikin kepercayaan diri para pemain ‘Serigala Ibukota’ itu meningkat, yang mana jadi modal penting untuk memburu ‘Si Nyonya Besar’.

“Yang terpenting adalah memenangi pertandingan. Lebih sering Anda menang, bermain lebih baik, dan lebih percaya diri maka segalanya akan berjalan lebih baik,” tutur gelandang Roma, Leandro Paredes, seperti dikutip Football Italia.

“Juve? Penting untuk mengejar mereka dan kami harus terus tampil seperti ini,” sambungnya.

Mourinho Merana di Stamford Bridge ( Cuplikan Gol )

Liga108Chelsea menang 4-0 atas Manchester United di Stamford Bridge. Menjalani pekan sembilan Liga Primer Inggris di Stamford Bridge. Tuan rumah, Chelsea, menghancurkan rival mereka, Manchester United, dengan skor telak 4-0 dan merusak reuni Jose Mourinho dengan mantan klubnya, Senin (24/10/16). Mourinho Merana di Stamford Bridge ( Cuplikan Gol )

Hasil ini menutup pekan berat Manchester United yang sebelumnya melawan Liverpool (0-0) dan Fenerbahce (4-1) di Liga Europa. Red Devils pun tetap berada di peringkat tujuh dengan koleksi 14 poin, sementara Chelsea naik ke peringkat empat dengan raihan 19 poin.

Jalannya Pertandingan

Babak Pertama

Laga besar terhampar di Stamford Bridge pada pekan sembilan Liga Primer Inggris, yang mempertemukan Chelsea dengan Manchester United. Chelsea yang memiliki waktu persiapan satu minggu penuh untuk laga ini, tidak banyak melakukan perubahan di susunan pemainnya.

Pelatih Chelsea, Antonio Conte, menurunkan formasi 3-4-3 dan mengandalkan serangan dari sisi sayap yang ditempati Victor Moses, Marcos Alonso, Eden Hazard, dan Pedro Rodriguez.

Sementara Man United besutan Jose Mourinho melakukan enam perubahan dari pemain yang menaklukkan Fenerbahce dengan skor 4-1 di Liga Eropa. Nama-nama seperti Antonio Valencia, Daley Blind, Marouane Fellaini, Ander Herrera, Marcus Rashford, dan Zlatan Ibrahimovic bermain sebagai starter di laga ini.

Publik Stamford Bridge langsung bergemuruh kencang saat laga baru berjalan 31 detik. Adalah Pedro yang mengejutkan pertahanan Man United saat berlari menyambut bola umpan dari Alonso, melewati kawalan Blind dan lini belakang Man United, sebelum akhirnya mengecoh David de Gea dan mencetak gol. 1-0 Chelsea unggul.

Tensi pertandingan pun langsung meningkat selepas gol tersebut. Chelsea terlihat memainkan bola cepat dan mengajak para pemain Man United untuk mengikuti gaya bermain mereka, sementara tim tamu mengoper bola dari kaki ke kaki saat menguasai bola, dan coba menembus lini belakang Chelsea.

Permainan Man United pun masih menemui jalan buntu, karena Chelsea menumpuk para pemainnya untuk bertahan dan dengan cepat melakukan serangan balik, ketika mereka berhasil merebut bola dari penguasaan para pemain Man United.

Momentum yang dimiliki Chelsea pun sukses kembali membuahkan gol di menit 21. Kali ini dari situasi sepak pojok, bola dikirim oleh Hazard ke dalam kotak penalti Man United dan terjadi kemelut di muka gawang. Gary Cahill pun sukses melewati penjagaan Chris Smalling, dan mencetak gol ke gawang De Gea. 2-0 Chelsea menjauh.

Gol-gol cepat Chelsea itu menunjukkan rapuhnya lini belakang Man United. Blind tak kuasa menghadapi para pemain sayap Chelsea yang berada di zonanya, Moses dan Pedro, sementara para pemain United juga terlalu banyak melakukan kesalahan karena tekanan tinggi para pemain Chelsea.

Man United pun sedianya memiliki beberapa peluang dari Jesse Lingard dan Rashford, namun kiper Chelsea, Thibaut Courtois, bermain baik dalam menepis peluang tersebut. Skor pun belum berubah hingga laga berjalan 35 menit.

Tim tamu masih kesulitan menembus gawang Chelsea, sementara tim tuan rumah dengan tenang membiarkan para pemain Man United menguasai bola, melakukan tekanan, dan langsung melakukan serangan balik cepat. Tak ada lagi gol yang tercipta hingga dua menit tambahan waktu berakhir di babak pertama, skor 2-0 bertahan untuk keunggulan Chelsea.

Babak Kedua

Pergantian langsung dilakukan Mourinho saat memasuki babak kedua, mengganti Fellaini dengan Juan Mata, dengan harapan permainan Man United membaik dan dapat memperkecil ketertinggalan.

Sesaat, permainan Man United membaik dengan operan bola-bola pendek dan melakukan tekanan ke pertahanan Chelsea. Namun visi bermain Mata dan Herrera tak kuasa menembus solidnya lini bertahan Chelsea.

Bahkan, keadaan kian memburuk kala bek andalan Man United musim ini, Eric Bailly, cedera di menit 52 dan digantikan oleh Marcos Rojo. Blind bergeser ke tengah, sementara Rojo kini jadi bek kiri.

Chelsea yang sudah nyaman dengan keunggulan itu pun bermain lebih tenang dan kembali mencetak gol di menit 61. Melalui gaya menyerang yang sederhana, Hazard melakukan operan satu dua dengan Nemanja Matic, bola kembali kepada Hazard yang mengecoh Smalling, sebelum akhirnya merobek gawang De Gea. 3-0 Chelsea menjauh.

Empat menit berselang Mourinho melakukan perjudian terakhirnya, memasukkan Anthony Martial dan menarik keluar Lingard, Man United menguasai penguasaan bola, namun semua itu tidak penting dengan ketertinggalan 0-3 tersebut.

Lini belakang Man United kembali memperlihatkan kerapuhannya, saat Chelsea kembali mencetak gol di menit 70. Aksi individu N’Golo Kante dengan mudah mengelabui Smalling, untuk kemudian mencetak gol ke gawang De Gea. 4-0 Chelsea melumat Man United.

Tiga pergantian pemain dilakukan Antonio Conte, menarik keluar Pedro, Hazard, dan Diego Costa, mengganti ketiganya dengan Nathaniel Chalobah, Willian, dan Michy Batshuayi. Laga memasuki 10 menit terakhir.

Lima menit tambahan waktu diberikan ofisial pertandingan dan tidak ada lagi gol yang tercipta, skor 4-0 terhias di Stamford Bridge untuk kemenangan Chelsea.

Susunan Pemain:

Chelsea (3-4-3): Thibaut Courtois; Cesar Azpilicueta, David Luiz, Gary Cahill; Victor Moses, N’Golo Kante, Nemanja Matic, Marco Alonso; Pedro Rodriguez (Nathaniel Chalobah 71’), Eden Hazard (Willian 77), Diego Costa (Michy Batshuayi 77’).

Pemain Cadangan: Asmir Begovic, Oscar, Willian, Michy Batshuayi, John Terry, Nathaniel Chalobah, Ola Aina.

Pelatih: Antonio Conte

Man United (4-2-3-1): David de Gea; Antonio Valencia, Chris Smalling, Eric Bailly (Marcos Rojo 52’), Daley Blind; Marouane Fellaini (Juan Mata 46’), Ander Herrera; Marcus Rashford, Paul Pogba, Jesse Lingard (Anthony Martial 65’); Zlatan Ibrahimovic.

Pemain Cadangan: Marcos Rojo, Juan Mata, Anthony Martial, Michael Carrick, Ashley Young, Sergio Romero, Matteo Darmian

Pelatih: Jose Mourinho

Posted By Agen Bola

Catatan Positif Madrid Menjelang Hadapi Athletic Bilbao

Catatan Positif Madrid Menjelang Hadapi Athletic Bilbao

Catatan Positif Madrid Menjelang Hadapi Athletic Bilbao

Catatan Positif Madrid Menjelang Hadapi Athletic Bilbao

Catatan Positif Madrid Menjelang Hadapi Athletic Bilbao, Laga menarik akan tersaji di pekan 9 La Liga. Ya, Real Madrid akan menjamu Athletic Bilbao di Santiago Bernabeu, Senin dini hari WIB 24 Oktober 2016.

Catatan Positif Madrid Menjelang Hadapi Athletic Bilbao

Dari komposisi pemain kedua tim, El Real menjadi favorit menjadi pemenang di laga ini. Kondisi makin mendukung setelah dalam 10 laga terakhir yang mempertemukan kedua tim, Real Madrid memegang catatan baik.

Tercatat, skuat asuh Zinedine Zidane meraih delapan kemenangan, sedangkan tim tamu mendapat satu kemenangan dan sisanya berkahir imbang dari 10 pertemuan terakhir kedua tim. Hal ini menjadi modal berharga Madrid untuk melanjutkan tren positifnya.

Namun, jangan dulu remehkan Athletic Bilbao. Mereka saat ini dalam periode baik setelah meraih empat kemenangan dari lima laga terakhirnya di La Liga.

Terakhir kali mereka mengandaskan perlawanan Real Sociedad di pekan 8 La Liga, 16 Oktober 2016. Mereka menang dengan skor tipis 3-2.

Saat ini Athletic Bilbao berada di posisi 6 klasemen sementara La Liga dengan raihan 15 poin dari 8 laga. Sedangkan Real Madrid berada di posisi ke-3 dengan raihan 18 poin dari 8 laga.

Berikut rekor pertemuan Real Madrid vs Athletic Bilbao, seperti dikutip Soccerway:

13 Februari 2016: Real Madrid 4-2 Athletic Bilbao (La Liga)
24 September 2015: Athletic Bilbao 1-2 Real Madrid (La Liga)
8 Maret 2015: Athletic Bilbao 0-1 Real Madrid (La Liga)
6 Oktober 2014: Real Madrid 5-0 Athletic Bilbao (La Liga)
3 Februari 2014: Athletic Bilbao 1-1 Real Madrid (La Liga)
1 September 2013: Real Madrid 3-1 Athletic Bilbao (La Liga)
15 April 2013: Athletic Bilbao 0-3 Real Madrid (La Liga)
18 November 2012: Real Madrid 5-1 Athletic Bilbao (La Liga)
3 Mei 2012: Athletic Bilbao 0-3 Real Madrid (La Liga)
23 Januari 2012: Real Madrid 4-1 Athletic Bilbao (La Liga)

Mourinho Ingin Segera Membangun Koneksi Dengan Para Pendukung MU

Mourinho Ingin Segera Membangun Koneksi Dengan Para Pendukung MU

Mourinho Ingin Segera Membangun Koneksi Dengan Para Pendukung MU

Mourinho Ingin Segera Membangun Koneksi Dengan Para Pendukung MU

Mourinho Ingin Segera Membangun Koneksi Dengan Para Pendukung MU, Jose Mourinho ingin segera membangun koneksi dengan para pendukung Manchester United. Dia ingin melakukannya dengan raihan kemenangan dan juga trofi.

Mourinho Ingin Segera Membangun Koneksi Dengan Para Pendukung MU

Bersama Mourinho, MU belum tampil oke. Dalam delapan pertandingan di Liga Inggris, mereka memetik empat kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan. ‘Setan Merah’ pun ada di posisi tujuh klasemen Liga Inggris dengan rahan 14 poin.

Mourinho dikenal sebagai pelatih yang selalu mengantarkan tim asuhannya meraih gelar juara. Dia sudah membuktikannya bersama FC Porto, Chelsea, Inter Milan, dan juga Real Madrid.

Bersama Chelsea, Mourinho mampu menyumbangkan tujuh trofi mayor maupun minor. Tiga di antaranya adalah gelar juara Liga Inggris.

Menjelang laga MU melawan Chelsea di Stamford Bridge, Minggu (23/10/2016) malam WIB, Mourinho bilang ingin membawa The Red Devils meraih trofi untuk membangun koneksi dengan pendukung MU.

“Koneksi sebelum gelar juara adalah kemenangan. Tapi, kesuksesan itu yang membawa empati yang nyata di antara suporter dan manajer –dan membuat koneksi itu kian nyata,” kata Mourinho di Soccerway.

“Saya mempunyai kontrak tiga tahun di sini dan jika saya berada di sini selama tiga tahun, maka orang-orang akan tahu bahwa saya sudah memberikan segalanya untuk klub dan saya merupakan seorang profesional dan pelatih yang berdedikasi untuk memberikan dirinya 24 jam sehari untuk United.”

“Chelsea sudah memenangi empat gelar Premier League di sejarah mereka. Tiga di antaranya dimenangi bersama saya dan satu lainnya dimenangi setelah kepergian saya. Saya mengantarkan mereka ke Wembley, mengantarkan mereka ke Cardiff, mengantarkan mereka ke final kejuaraan.”

“Jadi, ada hubungan yang berdasar pada empati –tapi dibangun dengan kesuksesan,’ imbuhnya.

( Cuplikan Gol )Kian Kokoh di Puncak Munchen 2-0 Moenchengladbach

Liga108Skuat Carlo Ancelotti tak mampu menambah gol di babak keduaDominasi Bayern Munchen seolah mengendur karena sudah unggul di babak pertama. Para pemain Munchen tak memperbesar keunggulan hingga pertandingan berakhir, Minggu (23/10/16). ( CuplikanGol )Kian Kokoh di Puncak Munchen 2-0 Moenchengladbach.

Bayern Munchen seolah tak mau memberi sedikit pun kesempatan bagi tim tamu, Borussia Moenchengladbach. Sejak menit awal, Munchen mendominasi penguasaan bola dan bermain agresif.

Hasilnya, di menit 16, Arturo Vidal yang memang diprediksi akan tampil prima dan tajam berhasil mencetak gol. Dia memanfaatkan umpan dari Rafinha. Tentu saja, serangan mematikan Munchen ini disusun oleh pemain veteran Arjen Robben.

Mempertahankan daya serang yang menakjubkan, Munchen benar-benar tanpa ampun mengoyak pertahanan Moenchengladbach. Bahkan, tim tamu sama sekali tak memiliki peluang di babak pertama.

Menit 31, tuan rumah justru kembali mencetak gol seraya memperbesar keunggulan. Kali ini, Douglas Costa yang baru kembali dari cedera berhasil mengeksekusi bola operan dari David Alaba. Lagi-lagi, serangan ini diarsiteki oleh Robben yang bermain satu-dua dengan Alaba sebelum memberikan assist kepada Costa.

Hingga akhir babak pertama, Moenchengladbach tak mampu menyaingi permainan skuat Ancelotti. Keunggulan Munchen dua gol tanpa balas bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, tak banyak yang berbeda. Pertandingan masih dikendalikan oleh The Bavarian. Namun, Moenchengladbach mulai menaikkan permainan dan melakukan percobaan-percobaan menyusun serangan ke lini pertahanan Munchen yang dikawal oleh Mats Hummels.

Dengan daya serang yang kuat, Munchen tak mampu memperbesar keunggulan dengan mencetak gol di babak kedua. Bahkan, arsitek penyerangan Munchen, Robben justru mengalami kemunduran. Permainannya mengendur di babak kedua hingga dirinya keluar dan digantikan oleh Renato Sanches, sepuluh menit sebelum laga usai.

Pada akhirnya, Munchen yang memuncaki klasemen sementara Bundesliga Jerman meraih kemenangan atas Moenchengladbach. Kedudukan 2-0 bertahan hingga akhir permainan.

Susunan Pemain

Bayern Munchen (4-3-3)

Neuer; Hummels, Thiago, Martinez, Alaba; Alonso, Costa (73′ Muller), Rafinha (84′ Kimmich); Robben (80′ Sanches), Vidal, Lewandowski.

Cadangan: Ulreich, Boateng, Bernat, Muller, Coman, Kimmich, Sanches.

Pelatih: Carlo Ancelotti

Borussia Moenchengladbach (4-2-3-1)

Sommer, Korb, Vestergaard, Elvedi, Wendt (65′ Schulz), Strobl, Kramer, Hofmann (46′ Jantschke), Stindl, Johnson, Hahn (79′ Herrmann).

Cadangan: Herrmann, Dahoud, Schulz, Sow, Sippel, Jantschke, Rutten.

Pelatih: Andre Schubert

Posted By Agen Bola

Guardiola Mengaku Tidak Akan Mengubah Gaya Mainnya

Guardiola Mengaku Tidak Akan Mengubah Gaya Mainnya

Guardiola Mengaku Tidak Akan Mengubah Gaya Mainnya

Guardiola Mengaku Tidak Akan Mengubah Gaya Mainnya

Guardiola Mengaku Tidak Akan Mengubah Gaya Mainnya, Kritik datang ke Josep Guardiola setelah Manchester City menelan kekalahan telak. Meski The Citizens tengah tersendat, Pep memastikan kalau filosofinya tak akan berubah.

Guardiola Mengaku Tidak Akan Mengubah Gaya Mainnya

Kekalahan 0-4 saat melawat ke Barcelona di matchday III Liga Champions menjadi titik nadir City dalam beberapa pekan terakhir. Hasil laga di Camp Nou tersebut membuat The Citizens belum menang dalam empat laga terakhir di semua kompetisi (D2 L2).

Kondisi-kondisi tersebut membuat kritik mulai berdatangan ke arah Guardiola. Tapi pelatih asal Katalan itu masih yakin kalau pendekatan yang dia lakukan dalam melatih City adalah yang terbaik. Jika diminta mengganti filosofi dan gaya main timnya, Pep memilih pulang saja ke kampung halamannya.

“Apa yang saya pikirkan soal mengubahnya (strategi) adalah solusinya tidak lebih baik dari apa yang saya yakini,” ucap Guardiola di Skysports.

“Dan apakah Anda tahu kenapa? Karena dalam tujuh tahun saya memenangi 21 gelar. Maaf, teman. Itu artinya tiga gelar per musim, bermain dengan cara seperti ini. Saya tidak akan mengubahnya. Saya akan pulang sebelum saya mengubahnya,” lanjut Pep.

Soal rangkaian kegagalan menang yang kini didapat City, Pep menyebut kalau proses membentuk tim yang solid tidaklah mudah. Disebutnya, mustahil menjadikan City bermain seperti Barcelona atau Bayern Munich dalam periode tiga bulan.

“Anda tak bisa bayangkan betapa sulitnya membangun sesuatu. Kami baru tiga bulan bersama, tapi tahun ketiga saya di Barcelona dan Bayern Munich lebih baik dibanding tiga bulan pertama (di sana). Setelah tiga bulan, Anda pikir semuanya akan berjalan baik, kami akan mendominasi Camp Nou, dan meraih kemenangan 4-0? Saya (manajer) yang bagus, tapi tidak sebagus itu.”

“Saya pikir tidak (akan meraih apa yang saya inginkan dalam tiga tahun). Tapi saya tidak ingin bermain seperti Barcelona. Mereka bermain dengan cara mereka. Johan Cruyff memulainya di 89-90. Kami butuh beberapa dekade untuk melakukan itu.”

“Apa yang kami lakukan di Barca atau Bayern tidak bekerja di sini karena pemain-pemainnya benar-benar berbeda. Saya butuh waktu untuk mengenal pemain saya. Saya sering mendengar ucapan ‘Pep datang ke sini untuk mengubah sepakbola Inggris’. Lupakan soal itu. Saya ke sini tidak untuk mengubah apapun. Saya akan mengubah tim saya sehingga bisa bertarung untuk meraih titel, dengan cara saya,” papar Guardiola.