Diego Costa Merasa Kangen Berduel Dengan Dua ‘Preman’ Real Madrid Ini

Diego Costa Merasa Kangen Berduel Dengan Dua ‘Preman’ Real Madrid Ini

Diego Costa Merasa Kangen Berduel Dengan Dua ‘Preman’ Real Madrid Ini

Diego Costa Merasa Kangen Berduel Dengan Dua ‘Preman’ Real Madrid Ini – Bomber tajam Chelsea, Diego Costa, mengatakan bahwa berduel dengan Pepe dan Sergio Ramos dalam derby Madrid adalah sesuatu memori yang indah dan tak terlupakan saat masih bermain untuk Atletico Madrid. Ia mengaku sangat menikmati duelnya dengan duo bek Los Blancos itu yang terkenal dengan sifat temperamentalnya.

Costa bergabung dengan Atletico pada tahun 2007, dan menjadi ujung tombak tombak utama di bawah asuhan Diego Simeone. Sebelum pada akhirnya ia memutuskan bercerai dengan Los Colchoneros yang telah membesarkan namanya untuk pindah ke Stamford Bridge bersama Chelsea pada tahun 2014.

Striker 28 mengakui bahwa ia begitu antusias saat derby ibukota, karena itu bisa membuatnya berhadapan dengan duo bek garang Los Blancos. Meskipun ia menegaskan bahwa duelnya tersebut selalu dalam kaidah pemain profesional.

“Saya selalu menyukai pertandingan menghadapi Real Madrid, dan kesempatan untuk berhadapan dengan Pepe juga Ramos. Itu adalah pertarungan yang bagus, di mana kami selalu mendapatkan masalah dan percikan api emosi di antara kami,” tutur Costa kepada Sport TV.

“Saya bisa menjamin bahwa mereka juga merindukan saat-saat itu!”

“Kita semua tahu bahwa mereka akan menjadi sangat fokus dalam pertandingan tapi hal pentingnya adalah tentang kesetiaan. Mereka bertarung dengan keras, saya juga melakukannya, tetapi tanpa menjadi pemain tak setia.”

Memang jika Costa bertemu dengan Pepe dan Sergio Ramos, selalu terjadi duel yang sengit juga seru diantara mereka. Banyak sekali kejadian yang bisa diingat, salah satunya adalah peristiwa saat Costa terlihat kamera membuang ludahnya ke muka Ramos.

Meski masih banyak lagi kejadian yang terjadi antara mereka. Tapi dengan semua pertarungan yang terjadi, Costa mengakui tak ada masalah dengan mereka setelah laga usai, semuanya kembali menjadi normal.

“Dan pertandingan menghadapi mereka selalu terjadi friksi: semacam penghinaan, serta beberapa tendangan. Tapi setelah pertandingan berakhir, kami akan selalu menyapa satu sama lain tanpa adanya masalah.”

“Sekarang, dengan Ramos, kita berada dalam satu tim yakni di timnas Spanyol dan kami selalu bercanda yang tak bisa saya lakukan lagi,” tandas Costa.