Guardiola Ungkap Ingin Akhiri Karier Sebagai Pelatih Di Manchester City, Serius?

Guardiola Ungkap Ingin Akhiri Karier Sebagai Pelatih Di Manchester City, Serius?

Guardiola Ungkap Ingin Akhiri Karier Sebagai Pelatih Di Manchester City, Serius?

Guardiola Ungkap Ingin Akhiri Karier Sebagai Pelatih Di Manchester City, Serius? – Manajer Manchester City, Josep Guardiola, menyatakan bahwa dirinya sebentar lagi akan mengakhiri kariernya sebagai pelatih. Meski tak tahu kapan, Pep mengaku sudah memiliki bayangan untuk segera pensiun sebagai pelatih.

Guardiola yang saat ini masih berusia 45 tahun, sebenarnya hampir sudah memiliki segala hal selama ia bergelut di dunia kepelatihan. Dengan sukses bersama Barcelona dan Bayern Munchen, ia merasa sudah cukup atas hal itu.

Selama di Barcelona total ia sudah memyumbangkan 22 trofi bergengsi sejak memulai karir dari Barcelona B di tahun 2007. Dan mungkin yang paling bisa diingat adalah saat ia mempersembahkan treble di tahun 2008-2009 untuk Barcelona.

Tak cukup sampai disitu, Pep juga menyumbangkan tiga trofi Bundesliga untuk Bayern Munchen. Memang sudah tak bisa diragukan lagi kapasitas yang dimiliki oleh seorang Guardiola dalam dunia kepelatihan.

Musim ini, Pep memilih destinasi selanjutnya di kompetisi Liga Inggris dengan menukangi Manchester City. Dia memiliki durasi kontrak tiga tahun di Etihad Stadium, dan ia sedikit mengindikasikan untuk menghabiskan masa kontraknya di City sekaligus memilih pensiun.

Meskipun ia belum ada satu tahun di City, Guardiola mengatakan dia sudah dalam pengujung karir sebagai juru taktik.

“Saya akan berada di Manchester sampai tiga musim, mungkin lebih. Tapi saya sudah berada di pengujung karir sebagai seorang pelatih, saya yakin atas hal ini,” kata Guardiola kepada NBC Sports.

“Saya tidak akan berada di bench hingga usia 60 atau 65 tahun. Saya merasa proses perpisahan itu sudah dimulai,” tutup Pep.

Dengan semua kapasitas yang dimiliki oleh seorang Pep Guardiola, ia dianggap kesulitan untuk menaklukkan ketatnya persaingan di kompetisi Premier League. Bahkan banyak pihak mulai meragukan kapasitasnya, dengan menyebut ia hanya bisa melatih di Liga yang tak memiliki persaingan sengit seperti Premier League.

Hal itu merujuk kepada performa Manchester City musim ini di bawah asuhannya, The Citizens terlihat tampil sedikit tak konsisten. Sebelum pekan ke-20, mereka sempat terlempar ke posisi lima klasemen sementara dengan tertinggal 10 poin dari Chelsea yang memimpin klasemen.

Mungkin tak ada hubungannya dengan performa City dan pernyataan soal pensiunnya ini, tapi kita bisa sadari Pep sempat mengeluhkan ketatnya jadwal Premier League menjadi biang keladi timnya tampil tak konsisten. Hal itu mengisyaratkan bahwa Pep tak kerasan dengan kompetisi yang dibilang paling kompetitif di dunia ini.

Posted By – Agen Bola