Jadi Kambing Hitam Laga El Clasico, Gelandang Brewok Barcelona Ungkap Kemarahannya

Jadi Kambing Hitam Laga El Clasico, Gelandang Brewok Barcelona Ungkap Kemarahannya

Jadi Kambing Hitam Laga El Clasico, Gelandang Brewok Barcelona Ungkap Kemarahannya

Jadi Kambing Hitam Laga El Clasico, Gelandang Brewok Barcelona Ungkap Kemarahannya – Gelandang Barcelona asal Turki, Arda Turan marah dan merasa bahwa dirinya sudah diperlakukan tak adil dan menjadi bahan kritikan atas hasil imbang pada El Clasico yang digelar awal Desember lalu. Pada pertandingan itu Barcelona yang sudah unggul terlebih dahulu, berhasil disamakan oleh Ramos pada penhujung laga.

Salah satu pemain yang dikira menjadi penyebab terciptanya gol penyama kedudukan oleh Real Madrid adalah ketika Turan melakukan pelanggaran yang ceroboh kepada Marcelo. Tendangan bebas diambil oleh Modric, yang berhasil mengirimkan umpan cantik ke dalam gawang yang berhasil disambut oleh Ramos.

Meski pertandingan sudah terjadi dua pekan silam, namun hingga saat ini Turan masih menjadi perbincangan dan juga selalu dikambing hitamkan atas gol yang tercipta oleh Ramos itu. Dan ia sempat kesal dan menganggap bahwa ia merasa seperti orang yang paling bersalah.

“Ada banyak sekali kritik mengenai pelanggaran yang saya buat pada menit akhir laga dalam pertandingan menghadapi Real Madrid, tapi bodoh jika menyebut satu pelanggaran menjadi kesalahan paling besar,” tutur Arda kepada AS.

“Itu hanya sebuah pelanggaran. Dalam sepakbola, kami menang bersama-sama dan kalah bersama-sama. Itu mudah untuk menganggap pelanggaran yang saya buat menjadikan hasil imbang.”

“Saya pikir bahwa saya merasa tidak adil atas kritik tersebut. Mereka mencari kambing hitam, tapi saya punya cukup pengalaman untuk menangani hal ini. Saya bahkan tak meninggalkan rumah setelah Clasico, namun mereka mengklaim saya telah pergi ke pesta. Kebohongan ini tidak mempengaruhi saya.”

Semenjak memutuskan hengkang dari Atletico menuju Camp Nou pada tahun 2015, pemain asal Turki hanya menjadi penghangat bangku cadangan. Namun ia mengaku tak merasa menyesal atas keputusannya. Turan senang bisa menjadi anak asuh Luis Enrique.

“Menjadi pemain cadangan adalah situasi yang tak biasa bagi saya, tapi saya percaya kepada taktik pelatih dan saya terus bekerja keras. Saya suka Luis Enrique dan saya mempercayainya.”

“Dia adalah seorang yang sangat jujur dan layak dihargai. Saya senang bekerja bersamanya.” tutup Arda.

Posted By – Agen Bola