Posts

Tidak Didiskualifikasi, Barcelona Jumpa Sevilla Di Perempat-Final Copa Del Rey

Usai tersingkir di kompetisi ini, Levante sempat mengajukan komplain karena Bracelona menurunkan pemain yang kena skors di leg pertama.

Barcelona tetap melanjutkan kompetisi di Copa del Rey setelah Hakim Carmen Perez menyatakan kalau komplain Levante terkait penggunakan pemain yang kena skos telah melewati batas waktu yang telah ditentukan.

Levante pada awalnya mengajukan komplain pada Jumat (18/1) terkait bek Barcelona Chumi, yang bermain di leg pertama babak 16 besar Copa del Rey.

Di pertandingan itu, dengan Chumi tampil selama 58 menit, Levante menang 2-1. Namun, klub berbasis di Valencia itu tersingkir di babak 16 besar karena kalah 3-0 di leg kedua di Camp Nou sehingga Azulgrana lolos dengan keunggulan agregat 4-2.

Chumi sejatinya terlilit suspensi di pertandingan leg pertama itu karena mengakumulasi lima kartu kuning di Segunda Division B. Pihak Levante kemudian mengajukan komplain usia pertandingan leg kedua dengan harapan Barcelona bisa didiskualifikasi dari kompetisi akibat menurunkan pemain ilegal.

Namun, melalui pernyataan resmi Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF), Hakim Perez menyatakan kalau komplain Levante itu sudah telat sehingga tidak bisa diproses.

“Satu-satunya hakim di kompetisi ini, Carmen Perez, mempertimbangkan sesuai dengan peraturan yang berlaku di RFEF bahwa komplain yang diajukan Levante pada pukul 09:33 pada Jumat ini telah diterima di luar batas waktu yang ditetapkan,” demikian pernyataan resmi RFEF.

“Setelah komplain dan tuduhan terkait dipelajari, hakim telah memutuskan untuk mempertahankan hasil pertandingan dan mempertahankan FC Barcelona di undian untuk perempat-final pada sore ini karena alasan yang dinyatakan sebelumnya.”

Dalam undian yang dilakukan Jumat kemarin, Barcelona dipastikan akan berjumpa dengan Sevilla di babak perempat-final.

Sementara itu, Real Madrid akan menghadapi Girona, yang menyingkirkan Atletico Madrid di babak 16 besar. Valencia akan meladeni Getafe dan Real Betis bertemu dengan Espanyol.

Dengan tetap berpartisipasi, Barcelona berpeluang memenangkan gelar ini untuk lima musim berturut-turut.

Undian babak perempat-final Copa del Rey (dengan dua leg):

Real Madrid vs Girona

Getafe vs Valencia

Sevilla vs Barcelona

Espanyol vs Real Betis

Jose Mourinho: Chelsea Yang Jual Mohamed Salah, Bukan Saya!

Mourinho menegaskan bahwa keputusan untuk menjual Salah adalah murni dari pihak Chelsea dan bukan datang darinya.

Jose Mourinho enggan disalahkan setelah merelakan Mohamed Salah pergi dari Chelsea saat ia masih menjabat sebagai manajer.

Salah merapat ke Stamford Bridge dari Basel di angka £11 juta pada musim dingin 2014 lalu, namun yang bersangkutan hanya tampil 19 kali untuk klub sebelum dipinjamkan ke Fiorentina dan AS Roma, dengan klub terakhir akhirnya mempermanenkan jasanya pada Agustus 2016.

Kebintangan pemain internasional Mesir itu lantas meroket bersama Roma hingga membuat Liverpool menebusnya sebesar £34 juta pada Juni 2017. Dan sejak itu, Salah menahbiskan dirinya sebagai penyerang papan atas.

Ditanya soal Salah, Mourinho mengatakan: “Pihak klub memutuskan untuk menjualnya, itu bukan saya [yang melakukannya]. Saya yang mendatangkannya, saya tidak menjualnya, dan hubungan saya dengan dia bagus, sekarang juga bagus,” ujarnya kepada beIN SPORTS.

“Saya pikir dia tidak menyesali kepindahannya itu karena semuanya berjalan dengan baik. Semuanya berjalan lancar untuk dia dan perkembangannya juga bagus namun, pada saat itu, dia adalah pemain yang punya tekad besar untuk bermain setiap pekan sedangkan kami tidak bisa memberinya.”

Mourinho menambahkan: “Banyak hal yang disangkakan selama ini tidak benar. Orang-orang mencoba menyudutkan saya sebagai pelatih yang menjual Salah; saya ini justru yang mendatangkannya. Itu jelas-jelas keliru.

“Saya melawan Basel di Liga Champions. Salah waktu itu masih di Basel. Ketika saya bermain melawan tim seperti itu, saya menganalisis tim tersebut dan para pemainnya untuk waktu yang cukup lama dan saya jatuh cinta kepada dia. Sehingga saya mendatangkannya.

“Saya memaksa pihak klub untuk membelinya dan, waktu itu, kami sudah punya barisan penyerang fantastis – [Eden] Hazard, Willian – kami punya talenta hebat di sana. Namun saya bilang untuk membeli anak tersebut.

“Dia waktu itu lebih seperti winger yang melakukan tusukan ketimbang striker seperti sekarang ini,” demikian Mourinho.

Cesc Fabregas: Bersama Thierry Henry, AS Monaco Di Tangan Yang Aman

Fabregas percaya Henry bisa menghindarkan Monaco dari degradasi pada gelaran 2018/19 ini.

Rekrutan anyar AS Monaco Cesc Fabregas punya keyakinan pada sosok Thierry Henry, dengan menyebut sang pelatih bisa menghindarkan timnya dari degradasi.

Fabregas memilih meninggalkan Chelsea pada bursa transfer musim dingin kali ini untuk bereuni dengan mantan rekan setimnya di Arsenal Henry, yang untuk sementara memiliki tugas berat mengingat klub yang ia tangani menempati urutan ke-19 di tabel klasemen Ligue 1.

Monaco baru mengumpulkan 15 poin setelah melewati 20 laga di liga dan berjarak tiga angka dari Amiens yang berada di posisi ke-17 menyusul hasil imbang 1-1 kontra Nice pada Kamis (17/1) dini hari WIB tadi.

Meski begitu, Fabregas optimistis Henry dengan pengalaman segudangnya bisa menuntun Monaco ke zona aman.

“Saya menyukai gaya berpikirnya dia. Satu hal soal Henry – dia adalah pelatih anyar dan baru memulai karier, namun dia adalah seorang pemenang, dia adalah petarung dan itu adalah satu hal yang takkan pernah bisa Anda ambil dari dia,” demikian Fabregas saat diperkenalkan sebagai pemain baru.

“Itulah mengapa saya tahu kami [Monaco] berada di tangan yang aman, karena dia akan selalu berusaha untuk bersaing, dia akan selalu ingin menang dan itu selalu menjadi jaminan bagi seorang pemain.”

Monaco arahan Henry akan kembali berlaga pada akhir pekan ini dengan menjamu Strasbourg di Stade Louis II.

4 Alasan Barcelona Berpeluang Meraih Treble Gelar Musim Ini

Memasuki pertengahan musim 2018-2019, ada banyak kejutan yang terjadi sejauh ini. Sebagian klub terlihat solid, sementara itu sebagian lagi terlihat keteteran di liga. Salah satu tim yang penampilannya stabil adalah Barcelona di pentas La Liga Spanyol. Bahkan tidak sedikit yang menjagokan tim Catalan itu untuk meraih treble pada musim ini. Barcelona sedang berada dalam posisi yang bagus untuk menyabet tiga gelar dalam satu musim kompetisi. Mereka saat ini sedang unggul lima poin dari Atletico Madrid dan mendapat lawan yang relatif mudah di Liga Champions dan Copa del Rey. Berikut ini empat alasan mengapa Barcelona bisa meraih treble pada musim ini seperti dilansir Sportskeeda.

Rival utama tengah terpuruk

Meski kalah di leg pertama babak 16 besar Copa del Rey melawan Levante, Barcelona sudah hampir pasti akan meraih dua gelar di pentas domestik musim ini. Tantangan terbesar mereka untuk meraih treble adalah di Liga Champions.

Barcelona masih difavoritkan dalam ajang Eropa musim ini. Sebab, sebagian besar rival utama mereka dalam ajang tersebut kebetulan mengalami kesulitan pada saat ini.

Real Madrid, Juventus, Bayern Munchen dan Atletico Madrid biasanya bersaing dengan Barcelona untuk meraih Liga Champions. Namun, hanya Juventus yang penampilannya menyakinkan karena Bayern, Madrid, dan Atletico terlihat tidak konsisten pada musim ini.

Meski masih ada tim lainnya yang bisa memberikan ancaman seperti Manchester City dan PSG, mereka bisa dibilang belum berpengalaman di Liga Champions.

Oleh karena itu, Barcelona punya peluang besar pada musim ini untuk kembali mengangkat Si Kuping Besar.

Kekuatan tim seimbang

Setelah melakukan sejumlah pembelian yang salah selama beberapa musim terakhir, Barcelona sepertinya sudah belanja dengan benar. Mereka punya perpaduan yang tepat di semua area sehingga terlihat lebih tangguh daripada beberapa tahun terakhir.

Kepergian Xavi dan Andres Iniesta mengurangi kekuatan lini tengah Barcelona. Namun, kedatangan Arthur Melo dan Arturo Vidal bisa menambah dimensi lain di lini tengah Barcelona. Bahkan Arthur sering dianggap sebagai penerus Xavi.

Clement Lenglet juga sangat fenomenal di jantung pertahanan dan membantu menutupi absennya Samuel Umtiti. Sementara di lini serang, Ousmane Dembele dan Philippe Coutinho akan memberikan daya dobrak untuk membantu Lionel Messi dan Luis Suarez.

Skuat Barcelona sekarang sudah terlihat sangat seimbang. Ini adalah faktor yang bisa membuat mereka meraih kesuksesan di semua kompetisi.

Ousmane Dembele sedang on-fire

Ousmane Dembele didatangkan dengan biaya yang mencapai 105 juta euro untuk menggantikan Neymar. Akan tetapi, pemain asal Prancis itu mengalami kesulitan pada musim pertamanya di Camp Nou karena cedera.

Akan tetapi, Dembele sekarang mampu mencuri perhatian di Barcelona. Meski punya masalah sikap, Dembele mampu menembusnya dengan penampilan apik di atas lapangan.

Pemain berusia 21 tahun itu sering mencetak gol-gol penting untuk Barcelona. Bahkan, Dembele mampu membuat Philippe Coutinho dan Malcom berada di bangku cadangan.

Dembele sedang berada dalam permainan terbaiknya dan punya kemampuan untuk membongkar pertahanan lawan. Jika bisa mempertahankan performanya, Dembele bisa berkontribusi besar membantu Barca meraih treble pertama sejak 2015.

Mentalitas pemenang Lionel Messi

Salah satu pemain terbaik dunia ini masih tetap menjadi andalan Barcelona untuk meraih kesuksesan. Bahkan bintang Argentina itu tidak terlihat menurun meski usianya sudah menginjak 31 tahun.

La Pulga saat ini menjadi pencetak gol terbanyak di La Liga dengan 16 gol. Sementara itu, ia juga mengemas 10 assist dalam 16 pertandingan di liga.

Messi juga tampil gemilang di Liga Champions musim ini. Ia mengoleksi enam gol dan tiga assist hanya dalam empat pertandingan di pentas Eropa.

Messi selalu menjadi pembeda dalam sepanjang kariernya di Barcelona. Blaugrana sangat beruntung punya pemain sehebat Messi dan akan sangat sulit menghentikan dominasi Messi pada musim ini.

Marcus Rashford, The Next Cristiano Ronaldo di Manchester United?

Manchester United membuktikan diri memiliki mental kuat. Sejak hadirnya Ole Gunnar Solskjaer, Manchester United tampil beda. Mereka jadi bermain lebih ofensif dan haus gol. Hal tersebut terlihat di Wembley. Meski main di kandang lawan, mereka tak main bertahan. Bertandang ke markas Tottenham Hotspur, Stadion Wembley, Manchester United membawa pulang tiga angka berkat gol tunggal Marcus Rashford.

Berbicara tentang Marcus Rashford, dirinya merupakan salah satu pemain Manchester United yang bersinar. Dalam sejarahnya, Rashford merupakan pemain yang mencetak gol dalam debutnya di Liga Eropa dan Premier League untuk Manchester United. Louis Van Gaal-lah yang memberi kesempatan Rashford setelah Anthony Martial cedera sebelum pertandingan Liga Eropa.

Berikut telah kami rangkum profil Marcus Rashford bintang baru Manchester United yang belakangan performanya kian mengilap:

Profil Marcus Rashford

Marcus Rashford Lahir Wythenshawe, 31 Oktober 1997, Inggris. Marcus Rashford saat ini merupakan seorang pesepak bola profesional yang memperkuat Timnas Inggris dan Klub EPL Manchester United dan berposisi sebagai seorang penyerang.Pemain bernomor punggung 10 ini merupakan lulusan langsung dari akademi Manchester United.

Namun, di bawah Mourinho, Rashford tidak banyak mendapat kesempatan bermain. Bahkan, ia sering dimainkan sebagai pemain sayap kanan untuk menyesuaikan Alexis Sanchez atau Anthony Martial di sayap kiri.

Nama Marcus Rashford tidak masuk dalam daftar pemain yang berselisih dengan Jose Mourinho di Manchester United. Namun, pemain internasional Inggris ini pasti senang dengan penunjukkan Ole Gunnar Solskjaer karena memberinya kesempatan untuk bermain sebagai penyerang tengah di United.

Solskjaer akhirnya memainkan Rashford di depan dengan dukungan Martial dan Jesse Lingard di sisi sayap. Itu membuat Rashford menjadi sosok yang ditakuti pertahanan lawan dengan kecepatan, skill, dan finishing-nya.

 

Sentuhan Solskjaer

Pemain yang memiliki tinggi 180 cm ini mengalami peningkatan signifikan sejak kedatangan Solskjaer.

Bomber asal Inggris itu berhasil menjawab kepercayaan sang manajer yang menempatkannya sebagai striker utama. “Dia (Rashford) punya kecepatan yang menakutkan, dia semakin kuat, dan dia bisa menahan bola untuk kami. Dia pemain penghubung yang luar biasa,” kata Solskjaer. Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, mengaku yakin Marcus Rashford akan menjadi striker hebat di masa depan.

Marcus Rashford dikabarkan bakal menjadi striker nomor satu di Manchester United selama Ole Gunnar Solskjaer masih ada. Solskjaer yang memutuskan Rashford geser Romelu Lukaku sebagai striker utama Manchester United. Rashford tampil cukup tajam di bawah arahan Solskjaer. Dia sudah berhasil mencetak 3 gol dari empat kali penampilannya.

Paul Pogba juga memberikan pujian terhadap Rashford. Tanpa pergerakan sang kompatriot yang lebih cepat dari bek lawan, tak mungkin umpannya bisa menghasilkan gol. “Rashford tahu bagaimana mengelabui bek musuh, dan itu yang sudah kami perlihatkan,” tegasnya.

Marcus Rashford merupakan salah satu dari tiga Wonderkid Terbaik di Premier League 2018-2019. Ryan Sessegnon memang masih 18 tahun, namun sudah menjadi pemain tak tergantikan di skuat Fulham dan Trent Alexander Arnold pemain 20 tahun itu sudah jadi pemain inti di Liverpool pada pos bek kanan.

Pujian dari Paul Pogba

Sedangkan Rasford merupakan pemain muda binaan Manchester United ini makin mendapat kepercayaan di skuat utama Setan Merah musim ini.

Neville sang legenda Manchester United pun tak sungkan menyebut Rashford memiliki potensi yang sangat besar untuk jadi bintang. Rashford, kata Neville, akan terus berkembang.

“Penampilan Rashford fantastis. Saya senang sekali menyaksikannya, dia sudah bermain hampir di 150 laga pada usia 21 tahun. Kemampuannya semakin berkembang”. Total, Marcus Rashford, yang merupakan jebolan akademi Manchester United, telah mencetak enam gol dari 18 penampilan di Liga Inggris. Padahal, musim lalu, dalam semusim dia hanya mencetak tujuh gol.

Marcus Rashford juga dikenal sebagai the next Cristiano Ronaldo. Berawal dari tendangannya yang keras dan tajam. Tidak hanya itu Marcus Rashford juga memiliki tendangan bebas yang sangat baik.

“Saya bisa saja berbicara tentang banyak individu tapi ketika anda seorang penyerang seperti Rashford, mencetak gol seperti itu dengan tenang, dia hanya melepas passing melewati penjaga gawang.

Kemudian tendangan bebasnya, itu, tentu saja termasuk di laga melawan Cardiff dan dia mampu melakukannya lagi (melawan Newcastle). Dia melakukannya dengan sangat baik. Dia pasti melihat Ronaldo saat sedang berlatih,” ucap Solskjaer.

Sebuah sinyal bahaya datang bagi Manchester United. Marcus Rashford dikabarkan tengah diincar oleh juara bertahan La Liga, Barcelona. Dilansir The Express, performa Rashford ini mulai dilirik oleh Barcelona.

Tim asal Catalunya itu disebut siap membajak sang striker dari Old Trafford. Menurut laporan tersebut, Rashford akan coba didatangkan Barcelona sebagai pengganti Luis Suarez. Laporan itu juga mengklaim bahwa pihak Barcelona tidak akan terburu-buru merekrut sang striker di bulan Januari nanti. Mereka kabarnya baru akan bermanuver di akhir musim nanti.

 

 

Piala Super Italia: AC Milan Andalkan Lucas Paqueta

Sentabet – Milan – AC Milan akan menghadapi Juventus pada Piala Super Italia di King Abdullah Sports City, Jeddah, Rabu (16/1/2019) atau Kamis dini hari WIB.. Pelatih Gennaro Gattuso membawa 24 pemain untuk laga tersebut.

Terdapat di dalamnya nama Lucas Paqueta yang baru bergabung dengan AC Milan awal bulan ini.

Pemain asal Brasil tersebut melakoni debut pada kemenangan 2-0 atas Sampdoria di Coppa Italia, Minggu (13/1/2019) dini hari WIB.

“Kami harus mencoba memulihkan fisik. Duel melawan Juventus bisa membantu perjuangan kami hingga akhir musim nanti,” kata pelatih Gennaro Gattuso, dikutip situs resmi klub.

AC Milan tampil di Piala Super Italia sebagai runner-up Coppa Italia musim lalu. Mereka menghadapi Juventus yang merebut gelar ganda pada pentas domestik 2017/2018.

Kemenangan pada laga nanti akan menempatkan AC Milan atau Juventus sebagai tim tersukses di Piala Italia. Saat ini keduanya membagi kehormatan di posisi teratas dengan sama-sama menjadi juara tujuh kali.

Sementara pesaing terdekat Inter Milan baru berjaya di lima kesempatan, disusul Lazio (4), AS Roma (2), dan Napoli (2).

Skuat AC Milan
Kiper: A. Donnarumma , G. Donnarumma, Reina

Belakang: Abate, Calabria, Conti, Laxalt, Musacchio, Rodriguez, Romagnoli, Simic, Strinic, Zapata

Tengah: Bakayoko, Bertolacci, Kessie, Mauri, Montolivo, Paqueta

Depan: Borini, Calhanoglu, Castillejo, Cutrone, Higuain

Kekalahan Munchen disebabkan 7 Faktor ini

-Agen Bola Piala Dunia   Bermain di hadapan pendukung sendiri, Bayern Munchen tampil agresif sejak awal pertandingan. Namun, gol pertama baru tercipta pada menit ke-28.

-Agen Judi Bola  Real Madrid mengalahkan Bayern Munchen dengan skor 2-1 pada laga leg pertama semifinal Liga Champions 2017-2018 di Allianz Arena, Rabu (25/4/2018) waktu setempat atau Kamis (26/4/2018) WIB. Terdapat beberapa fakta menarik pada pertandingan tersebut.

Joshua Kimmich menjadi pencetak gol Bayern Munchen. Kimmich melakukan penetrasi di sisi kiri pertahanan Real Madrid setelah menerima umpan terobosan James Rodriguez dan mencetak gol.

-Agen Casino Online    Akan tetapi, Real Madrid menyamakan kedudukan satu menit menjelang jeda. Marcelo berhasil memaksimalkan umpan Daniel Carvajal untuk mencetak gol.

Bayern Munchen kembali kebobolan ketika pertandingan berjalan 57 menit. Marco Asensio yang tampil sebagai pemain pengganti mencatatkan nama di papan skor.

-Berita Bola      Hasil tersebut membuat Real Madrid berada di atas angin. Sementara itu, Bayern Munchen wajib menang jika ingin melaju ke partai puncak Liga Champions 2017-2018.

Berikut ini adalah tujuh fakta menarik setelah Real Madrid menang atas Bayern Munchen:

1.Real Madrid memenangi enam pertandingan beruntun melawan Bayern Munchen, sama seperti catatan mereka ketika menghadapi Ajax Amsterdam pada periode 2010 hingga 2012.

2.Bayern Munchen tiga kali mencetak gol terlebih dulu ke gawang Real Madrid, tetapi selalu menelan kekalahan.

3.Kesuksesan menaklukkan Bayern Munchen membuat Real Madrid mencatatkan 150 kemenangan di Liga Champions, terbanyak di kompetisi tersebut.

4.Marco Asensio mencetak tiga gol di Liga Champions dengan status pemain pengganti.

5.Tidak ada pemain yang berkontribusi gol lebih banyak dari Joshua Kimmich untuk Bayern Munchen di Liga Champions (tiga gol dan assist.

6.Marcelo mencetak tiga gol dalam lima pertandingan terakhir di Liga Champions. Jumlah itu sama dengan perolehan Marcelo dalam 53 penampilan sebelumnya.

7.Joshua Kimmich mencetak gol ke-100 untuk klub yang diasuh Jupp Heynckes pada ajang Liga Champions (22 bersama Real Madrid, 78 bersama Bayern Munchen.

INTER MILAN KEMBALI TEMPEL NAPOLI

HELLAS VERONA 1-2 INTER MILAN

Berita Bola Inter Milan sukses mengambil alih posisi kedua klasemen sementara Serie A Italia musim ini berkat raihan kemenangan tipis 2-1 atas tuan rumah Hellas Verona di Stadio Marc’Antonio Bentegodi, Selasa (31/10) dini hari WIB.

Tambahan tiga angka tersebut membuat Nerazzurri belum terkalahkan dan kini berada di posisi runner-up dengan selisih dua poin dari Napoli yang berada di pucuk. Sementara mereka unggul satu poin dari Juventus dan Lazio yang mereka gusur ke peringkat ketiga dan keempat.

Setelah melewati sepertiga awal babak pertama tanpa peluang, Inter menebar ancaman pada menit ke-17. Hanya saja kans yang datang dari Mauro Icardi setelah menyambar umpan Borja Valero masih melambung.

Momen itu mengawali dominasi permainan pasukan Luciano Spalletti dengan penguasaan bola lebih tinggi. Menit ke-36, Inter membuka keunggulan lewat eksekusi Borja Valero yang berdiri tanpa kawalan dengan memanfaatkan umpan silang Antonio Candreva.

InterMilan Kondisi tertinggal membuat fans Verona tampak gusar, lantaran sudah lama tak melihat hasil positif dengan tim pujaan mereka terpuruk di zona degradasi. Keunggulan satu gol milik Inter pun bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Verona memiliki momentum positif dan memperoleh penalti setelah Claudio Gavillucci menengok layar VAR dan menganulir keputusan yang sebelumnya tak menganggap Samir Handanovic melanggar Alessio Cerci. Giampaolo Pazzini yang baru masuk pun menyamakan skor bagi Verona lewat titik putih pada menit ke-59.

Hanya saja, Verona tak bisa menjaga momentum bagus mereka dan harus kembali kecolongan pada menit ke-67. Ivan Perisic memaksimalkan bola liar hasil kemelut di muka gawang Verona untuk membawa Inter kembali unggul.

Praktis tak begitu banyak upaya yang dilakukan Verona agar terhindar dari kekalahan, sejumlah pergantian termasuk memainkan wonderkid Korea Selatan, Lee Seung-woo tak membuahkan hasil. Inter pun nyaman membawa pulang tiga poin dari Stadio Marc’Antonio Bentegodi.

Everton Gagal Bendung Chelsea di Piala Liga Inggris

Berita Bola Chelsea tampil dengan menurunkan komposisi pemain inti dan pelapis. Meski demikian, The Blues mampu mendominasi jalannya pertandingan.

Sementara itu, Everton mencoba meraih hasil positif di bawah kendali manajer anyar, David Unsworth. Sang manajer mengandalkan Wayne Rooney sebagai ujung tombak untuk membongkar pertahanan Chelsea.

Namun, strategi tuan rumah berjalan lebih baik ketimbang tim tamu. Chelsea sudah membuka keunggulan melalui Antonio Rudiger pada menit ke-26.

Setelah unggul pada babak pertama, Chelsea tidak mengendurkan serangan memasuki babak kedua. Perubahan komposisi pemain kedua tim baru dilakukan pada pertengahan paruh kedua pertandingan.

Di kubu Chelsea, Cesc Fabregas dan Pedro Rodriguez tampil menggantikan Danny Drinkwater serta Charly Musonda. Adapun Everton memainkan Dominic Calvert-Lewin dan Ademola Lookman untuk menggantikan James McCarthy serta Aaron Lennon.

Sepuluh menit jelang laga berakhir, Everton memasukkan Omar Niasse menggantikan Rooney yang tampil kurang baik. Sementara itu, Alvaro Morata mulai bermain menggantikan Michy Batshuayi pada menit ke-85.

Pada sisa pertandingan, Everton masih belum bisa mencetak gol penyeimbang. Justru sebaliknya, Chelsea mampu mencetak gol kedua melalui Willian jelang laga berakhir.

Tidak beberapa lama berselang, Everton mencetak gol hiburan melalui Calvert-Lewin. Namun, skor berakhir 2-1 untuk kemenangan Chelsea.

Susunan pemain

Chelsea: 1-Willy Caballero; 2-Antonio Rudiger, 24-Gary Cahill, 27-Andreas Christensen; 21-Davide Zappacosta, 44-Ethan Ampadu, 6-Danny Drinkwater (4-Cesc Fabregas 62), 16-Kenedy; 22-Willian, 23-Michy Batshuayi (9-Alvaro Morata 85), 17-Charly Musonda (11-Pedro Rodriguez 70)

Manajer: Antonio Conte

Everton: 1-Jordan Pickford; 43-Jonjoe Kenny, 5-Ashley Williams, 6-Phil Jagielka, 3-Leighton Baines; 26-Tom Davies, 54-Beni Baningime, 16-James McCarthy (29-Dominic Calvert-Lewin 64); 11-Kevin Mirallas, 10-Wayne Rooney (19-Omar Niasse 81), 12-Aaron Lennon (31-Ademola Lookman 73)

Manajer: David Unsworth

Wasit: Neil Swarbick

Pemilik Leicester tidak akan membiarkan Riyad Mahrez meninggalkan klub

Pemilik Leicester tidak akan membiarkan Riyad Mahrez meninggalkan klub

Vichai Srivaddhanaprabha, pemilik Foxes asal Thailand, sebelumnya sudah menolak tawaran senilai 20 juta pounds yang masuk dari Roma pekan lalu.

Pemilik Leichester tidak akan membiarkan Riyad Mahrez meninggalkan gklubnya dengan harga murah
Itu artinya Mahrez bisa bertahan di klub usai bursa musim panas ini berakhir. Padahal sebelumnya pemain Aljazair sudah menegaskan bahwa ia ingin bermain di klub kontestan Liga Champions.

Roma adalah satu-satunya klub yang sudah menawarnya, dan proposal yang mereka ajukan jauh di bawah nilai yang diharapkan Leicester.

Sementara itu, sang pemain dan istrinya, Rita, dikabarkan sudah nyaman tinggal di Inggris. Dan Leicester juga tidak akan menurunkan harga sang winger.

Swansea City kabarnya menyematkan harga 50 juta pounds untuk Gylfi Sigurdsson, dan Leicester percaya Mahrez juga layak dihargai semahal itu, mengingat ia pernah memenangkan penghargaan pemain terbaik PFA dan juga Premier League.

Mahrez sendiri mencetak enam gol dan tiga assist musim lalu.

Pemilik Leicester tidak akan membiarkan Riyad Mahrez meninggalkan klub