Posts

MILAN TERTAHAN DI ATHENA

AEK ATHENS 0-0 AC MILAN

AC Milan kesulitan membongkar pertahanan AEK Athens dan harus pulang dengan hasil imbang tanpa gol di fase grup Liga Europa, Jumat (3/11) dini hari WIB.

Vincenzo Montella menduetkan Andre Silva dengan Patrick Cutrone di lini depan. Di belakangnya, ada Hakan Calhanoglu yang mendukung. Formasi 3-4-1-2 kembali diterapkan oleh sang pelatih.

Adapun AEK Athens bukan lawan yang mudah untuk Rossoneri. Klub Yunani itu tak terkalahkan di LIga Europa musim ini dan punya ambisi untuk mengambil alih puncak klasemen. Pertahanan mereka mampu membuat Silva dkk frustrasi.

Sepanjang babak pertama, Milan kesulitan menciptakan peluang. Athens malah tampil lebih impresif. Mereka beberapa kali mengancam Gianluigi Donnarumma. Peluang terbaik dicatatkan oleh Helder Lopes, yang melancarkan serangan balik dan melepas tembakan ke gawang Milan.

Melihat timnya minim peluang, Montella menarik keluar Cutrone dan memainkan Suso. Gelandang Spanyol itu diharapkan mampu menambah kreativitas, tapi pertahanan Athens tak semudah itu dijebol.

Adapun aliran serangan Milan kian deras dari waktu ke waktu. Riccardo Montolivo mendapat dua kesempatan, namun mampu digagalkan oleh G. Anestis. Hal yang sama juga dilakukan terhadap peluang Calhanoglu.

Berita Bola Gol pertama tak kunjung tercipta sehingga Montella memaksimalkan kesempatan ganti pemain. Francks Kessie masuk menggantikan Manuel Locatelli, lalu Nikola Kalinic menggantikan Andre Silva.

Jelang bubaran, Milan nyaris kebobolan oleh serangan balik Athens. Beruntung, Donnarumma mampu menepis sepakan keras Galanopoulos. Skor imbang tanpa gol pun berakhir hingga bubaran.

Walau bermain imbang, Rossonerimasih menduduki puncak klasemen Grup D dengan koleksi delapan poin dari empat pertandingan. Athens menyusul di belakangnya dengan selisih dua poin.

 

INTER MILAN GESER NAPOLI DARI PUNCAK

INTER MILAN 3-2 SAMPDORIA

Berita Bola Dua gol Mauro Icardi sukses mengunci kemenangan 3-2 Inter Milan atas Sampdoria, Rabu (25/10) dini hari WIB. Tiga poin yang diraih ini sekaligus membawa Nerazzurri ke puncak Serie A untuk sementara, mengungguli Napoli yang baru akan bertanding besok (26/10).

Luciano Spalletti menurunkan skuat terbaiknya untuk menjamu Sampdoria. Mauro Icardi memimpin lini depan, didukung oleh Antonio Candreva, Borja Valero, dan Ivan Perisic. Di lini belakang, duet Milan Skriniar dan Miranda masih dipertahankan.

Skuat tersebut tampaknya terlalu kuat untuk Sampdoria, seiring Nerazzurri terus menciptakan ancaman. Di menit ke-18, ancaman itu akhirnya terkonversi menjadi gol.

Milan Skriniar menerima umpan silang dari Antonio Candreva, menyambarnya, dan mengirim bola melewati kiper Christian Puggioni. Adapun sang bek tak melakukan selebrasi melawan mantan klubnya.

Inter Milan Hampir seperempat jam kemudian, Icardi menggandakan keunggulan La Beneamata. Striker Argentina itu menyambut bola muntah dari sudut sempit, lalu melepas sepakan voli keras. Bola menyasar sudut gawang dan Puggioni gagal menepisnya.

Di paruh kedua, Inter tak menurunkan tekanan terhadap Sampdoria. Klub biru-hitam itu terus menciptakan peluang lewat kedua sayap, seiring Icardi berkeliaran di kotak penalti untuk mencetak gol.

Dominasi itu kembali termanifestasi dalam gol di menit ke-55. Icardi kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah membelokkan umpan silang Candreva ke gawang Puggioni.

David Kownacki mampu memangkas defisit gol sembilan menit berselang, Fabio Quagliarella menambahkannya di menit ke-85, namun itu tak memengaruhi hasil akhir.

Keunggulan Inter bertahan hingga bubaran dan tiga poin diraih, seiring laskar Spalletti menyalip Napoli (yang masih menyimpan satu laga) dan naik ke puncak klasemen Serie A.

 

Paulo Dybala Terlibat Konflik dengan Pelatih Juventus

Striker Juventus, Paulo Dybala, dikabarkan Calciomercato terlibat konflik dengan Massimiliano Allegri, saat I Bianconeri bertandang ke markas Udinese pada laga pekan kesembilan Serie A, di Dacia Arena, Minggu (22/10/2017).

kejadian bermula ketika Allegri menarik keluar Paulo Dybala dan digantikan Douglas Costa pada menit ke-68. Tidak senang dengan keputusan tersebut, pemain berjuluk La Joya itu terlihat mengeluarkan kata-kata hinaan kepada sang pelatih.

Dybala dikabarkan merasa kesal karena kehilangan kesempatan mendulang gol. Padahal, Juventus tengah menguasai permainan dan unggul 4-2 atas Udinese.

Akibat kejadian tersebut, manajemen Juve akan mengambil keputusan dalam waktu dekat. Salah satu hukuman yang mungkin diterima Dybala adalah dicadangkan pada laga selanjutnya.

Leonardo Bonucci juga pernah melakukan hal serupa pada Serie A 2016-2017. Bonucci terlibat argumen dengan Allegri ketika Juve menang 4-1 atas Palermo, 24 Februari 2017. Akibatnya, Bonucci yang kini berseragam AC Milan dicadangkan pada laga selanjutnya.

Penampilan Paulo Dybala tengah mendapat sorotan setelah gagal mendulang gol dalam lima pertandingan terakhir. Sang pemain gagal mengulangi catatan apiknya pada empat pertandingan awal Serie A bersama Juventus. Ketika itu, Dybala sukses mengemas delapan gol.

 

LAPORAN PERTANDINGAN: UDINESE 2-6 JUVENTUS

Berita Bola Juventus sukses memetik kemenangan besar 6-2 atas Udinese meski harus bermain dengan sepuluh orang dalam laga pekan kesembilan Serie A Italia musim ini di Dacia Arena, Minggu (22/10) malam WIB.

Bianconeri yang mengawali laga dengan positif harus dikejutkan tuan rumah setelah Stipe Perica berhasil memanfaatkan kelengahan pertahanan tim tamu dan menaklukkan gawang Gianluigi Buffon saat laga baru berjalan delapan menit.

Namun Juventus memberikan respons cepat untuk menyamakan kedudukan enam menit berselang. Gol Juventus datang melalui bunuh diri Samir yang salah mengantisipasi sepak pojok Miralem Pjanic dan bola justru membobol gawangnya Udinese.

Agen Bola Sami Khedira membawa Juventus berbalik unggul pada menit ke-20 lewat sundulan yang memanfaatkan umpan silang Juan Cuadrado. Tapi momentum positif Juventus rusak enam menit berikutnya dengan adanya kartu merah Mario Mandzukic yang protes berlebihan setelah merasa dilanggar Ali Adnan di dalam kotak penalti.

Kalah jumlah pemain membuat Massimiliano Allegri menginstruksikan anak asuhnya untuk lebih menjaga kedalaman hingga turun minum. Udinese pun lantas leluasa mengendalikan permainan dan mampu membuak skor menjadi imbang dua menit selepas jeda pertandingan berkat tandukan Danilo.

Hanya saja Lo Spirito alias mental juara Juventus ditunjukkan di sisa waktu babak kedua. Daniele Rugani mencatatkan namanya di papan skor saat membawa Juventus kembali unggul melalui gol sundulannya yang menyambut tendangan bebas Paulo Dybala pada menit ke-52.

Lima menit berselang, Khedira mengemas gol kedua sekaligus menjauhkan keunggulan Juventus berkat umpan sundulan Rugani. Gelandang asal Jerman itu melengkapi malam gemilangnya dengan torehan hat-trick pada menit ke-87 setelah dalam posisi bebas mengeksekusi umpan Gonzalo Higuain.

Juventus Pjanic menggenapi pesta gol Juventus menjadi setengah lusin dengan gol indahnya yang hadir melalui tendangan keras dari luar kotak penalti. Kemenangan telak ini tak membuat Juventus beranjak dari posisi ketiga klasemen, namun menipiskan jarak menjadi satu poin dengan Inter dan tiga poin dari Napoli yang masing-masing berada di atas mereka.

Liverpool menolak untuk menyerah Virgil van Dijk

Liverpool menolak untuk menyerah Virgil van Dijk

Liga108 – Liverpool menolak untuk mengibarkan bendera putih dalam usaha merekrut Virgil van Dijk dan akan coba mencapai kesepakatan sebelum bursa transfer usai, menurut Daily Star.

Southampton berkeras bahwa mereka tidak akan menjual bek andalannya, berkeras bahwa yang bersangkutan akan bertahan di St Mary.

Namun ketertarikan yang terus datang dari The Reds dipercaya akan membuat klub luluh, dan mereka kini dikabarkan tengah mengincar Wesley Hoedt dari Lazio sebagai pengganti eks Celtic.
Liverpool sendiri sebelumnya hampir mendapatkan Van Dijk di awal bursa transfer musim panas. The Reds konon siap menebusnya dengan harga mencapai 40 juta pounds.

Namun Southampton kemudian tahu bahwa manajer Jurgen Klopp sempat menemui Van Dijk tanpa sepengetahuan mereka. Klub akhirnya mengancam akan melaporkan Liverpool ke Premier League, atas tuduhan pendekatan ilegal.

Liverpool akhirnya terpaksa mundur dari perburuan atas tanda tangan Van Dijk. Mereka juga mengajukan permintaan maaf resmi pada klub yang bermarkas di St Mary tersebut.

Namun laporan yang belakangan beredar mengatakan bahwa The Reds masih amat tertarik pada bek sentral asal Belanda tersebut.

Liverpool menolak untuk menyerah Virgil van Dijk

Rekor Madrid Mengawali Musim Terburuk Setelah Diego Simeone Jadi Pelatih

Rekor Madrid Mengawali Musim Terburuk Setelah Diego Simeone Jadi Pelatih

Rekor Madrid Mengawali Musim Terburuk Setelah Diego Simeone Jadi Pelatih

Rekor Madrid Mengawali Musim Terburuk Setelah Diego Simeone Jadi Pelatih

Rekor Madrid Mengawali Musim Terburuk Setelah Diego Simeone Jadi Pelatih, Tak pernah sebelumnya Atletico Madrid mengawali musim seburuk ini setelah Diego Simeone jadi pelatih. Los Rojiblancos menderita di laga-laga tandang.

Rekor Madrid Mengawali Musim Terburuk Setelah Diego Simeone Jadi Pelatih

Yang terbaru, Atletico menelan kekalahan 0-2 dalam lawatan ke Real Sociedad. Dua penalti di babak kedua membuat Diego Godin dkk menelan kekalahan keduanya di musim ini.

Dengan kompetisi baru berjalan 11 pekan dan jarak dengan pemuncak klasemen ‘hanya’ enam angka, Atletico tentu saja belum tersingkir dari persaingan menjadi juara. Tapi mereka wajib waspada karena ini menjadi awal musim terburuk mereka sejak Simeone datang melatih di musim dingin 2011 lalu.

Atletico mengoleksi 21 poin setelah 11 pekan terlalui. Jumlah tersebut kalah banyak dibanding dua musim terakhir setelah melalui jumlah pertandingan yang sama (23 poin dari 11 pekan). Sementara saat menjuarai La Liga pada 2013/2014, Atletico malah berhasil mengoleksi 30 poin dari 11 laga.

Mengesampingkan musim perdana (2012/2013, karena baru mulai melatih di bulan Desember), jumlah poin Atletico di 2012/2013 juga lebih banyak dari periode ini. Ketika itu Atletico sukses mengumpulkan 28 poin.

Meski jumlah poinnya di awal musim paling sedikit dalam enam musim terakhir, Atletico sebenarnya lebih produktif. Dengan 25 gol sudah dilesakkan musim ini, Antoine Griezmann dkk hanya kalah dengan musim mereka menjadi juara di 2013/2014 (28 gol dalam 11 laga).

Marca menyebut kalau penampilan Atletico di awal musim ini menurun dibanding periode sebelumnya lantaran performa mereka di laga tandang. Dari enam laga yang sudah dijalani, mereka mencatatkan W2 D2 L2. Atletico hanya meraih delapan dari maksimal 18 poin yang bisa diraih.

Perbandingan performa Atletico Madrid setelah 11 pekan

2016/2017
Poin: 21 (W6 D2 L2)
Selisih Gol: 25-8

2015/2016
Poin: 23 (W7 D2 L2)
Selisih Gol: 17-5

2014/2015
Poin: 23 (W7 D2 L2)
Selisih Gol: 20-8

2013/2014
Poin: 30 (W10 D0 L1)
Selisih Gol: 28-8

2012/2013
Poin: 28 (W9 D1 L1)
Selisih Gol: 24-11

2011/2012
*Diego Simeone mulai melatih pada Desember

Saul Menegaskan Tetap Bertahan di Atletico Jika Simeone Masih Tetap Melatih

Saul Menegaskan Tetap Bertahan di Atletico Jika Simeone Masih Tetap Melatih

Saul Menegaskan Tetap Bertahan di Atletico Jika Simeone Masih Tetap Melatih

Saul Menegaskan Tetap Bertahan di Atletico Jika Simeone Masih Tetap Melatih

Saul Menegaskan Tetap Bertahan di Atletico Jika Simeone Masih Tetap Melatih, Gelandang Atletico Madrid, Saul Niguez, menegaskan jika dia akan tetap bertahan di Vicente Calderon jika Diego Simeone masih tetap melatih. Dia tak ingin kehilangan sosok yang sudah membantu kariernya hingga seperti sekarang.

Saul Menegaskan Tetap Bertahan di Atletico Jika Simeone Masih Tetap Melatih

Di bawah asuhan Simeone, Saul bertransformasi menjadi salah satu gelandang muda yang diperhitungkan di Eropa. Dia bahkan telah membuktikan kemampuannya saat menjadi pahlawan kemenangan Los Rojiblancos atas Bayern Munich pada Liga Champions musim lalu.

Atas performa gemilangnya, pemain 21 tahun itu diincar oleh dua klub besar Premier League, Manchester United dan Arsenal. Namun, dia lebih memilih bertahan lantaran Simeone masih melatih di Atletico.

“Selama Simeone masih di sini, saya tidak akan pindah. Sangat penting jika pelatih memiliki keyakinan pada Anda dan dia juga memberikan Anda kepercayaan diri,” ujar Saul seperti dilansir Soccerway.

Menurutnya, Simeone sudah membuktikan jika dia merupakan faktor penting di balik kesuksesan Atletico. Dia juga merasa Simeone sangat berperan besar dalam kemajuan kariernya.

“Saya dan Atletico memiliki keyakinan yang sama, Simeone adalah segalanya. Dia adalah sosok yang memberikan saya debut di level senior,” jelasnya.

Ribery Sebut Griezmann Masih Butuh waktu panjang untuk Jadi Pemain Kelas Dunia

Ribery Sebut Griezmann Masih Butuh waktu panjang untuk Jadi Pemain Kelas Dunia

Ribery Sebut Griezmann Masih Butuh waktu panjang untuk Jadi Pemain Kelas Dunia

Ribery Sebut Griezmann Masih Butuh waktu panjang untuk Jadi Pemain Kelas Dunia

Ribery Sebut Griezmann Masih Butuh waktu panjang untuk Jadi Pemain Kelas Dunia, Franck Ribery tak sepakat dengan anggapan Antoine Griezmann adalah pemain kelas dunia. Butuh waktu panjang untuk Griezmann bisa mencapainya.

Ribery Sebut Griezmann Masih Butuh waktu panjang untuk Jadi Pemain Kelas Dunia

Sejak bergabung dengan Atletico Madrid, Griezmann makin unjuk performanya di atas lapangan yang membuatnya jadi incaran banyak klub besar Eropa.

Selama dua musim memperkuat Atletico, Griezmann sudah bikin 63 gol dari 115 penampilan di seluruh kompetisi. Performanya makin mendapat pengakuan ketika dia melajukan Prancis ke final Piala Eropa 2016 meski akhirnya kalah dari Portugal.

Di turnamen tersebut, Griezmann muncul sebagai top skorer dengan enam gol plus gelar pemain terbaik di sana. Wajar saja jika Griezmann mulai dianggap sepadan dengan nama-nama besar seperti Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi.

Tapi Ribery tak sependapat dengan itu karena Griezmann masih harus membuktikan konsistensi penampilan di level tertinggi. Butuh waktu panjang bagi Griezmann untuk mencapainya.

“Griezmann sudah tampil sangat hebat musim lalu,” ujar Ribery kepada Bild.

“Tapi Anda harus bisa tampil konsisten jika ingin menjadi pemain kelas dunia. Orang-orang kadang terlalu cepat mengatakan seseorang adalah pemain fantastis dan pantas memenangi Ballon d’Or hanya karena penampilan oke semusim. Saya tidak setuju,” sambungnya.

“Bagi saya, Anda harus membuktikan diri selama lebih dari 10, 12, atau 15 tahun jika ingin dianggap sebagai yang terbaik. Lakukan itu dan saya akan memberi selamat kepada Anda,” tutup Ribery yang juga kompatriot Griezmann di timnas Prancis.

Griezmann Pahlawan Atletico dan Gameiro Banjir dengan Pujian

Griezmann Pahlawan Atletico dan Gameiro Banjir dengan Pujian

Griezmann Pahlawan Atletico dan Gameiro Banjir dengan Pujian

Griezmann Pahlawan Atletico dan Gameiro Banjir dengan Pujian

Griezmann Pahlawan Atletico dan Gameiro Banjir dengan Pujian, Antoine Griezmann boleh menjadi pahlawan Atletico Madrid lewat gol tunggalnya. Tapi, Kevin Gameiro juga layak mendapatkan pujian.

Griezmann Pahlawan Atletico dan Gameiro Banjir dengan Pujian

Pada pertandingan melawan Deportivo La Coruna, Minggu (25/9/2016) malam WIB, Atletico menang 1-0 lewat gol yang dicetak Griezmann di menit ke-70. Sebelum gol Griezmann itu, Atletico mendapatkan banyak peluang, namun seringkali penyelesaian akhir mereka buruk.

Dalam catatan ESPNFC, Atletico memiliki 21 attempts sepanjang pertandingan, tetapi hanya 5 di antaranya yang mengarah tepat sasaran. Selain gol Griezmann, 4 attempts on target lainnya digagalkan oleh kiper Deportivo, German Lux.

Ketika merasa membutuhkan perubahan, pelatih Atletico, Diego Simeone, memasukkan Kevin Gameiro pada menit ke-59. Pemain depan asal Prancis itu masuk menggantikan Yannick Ferreira Carrasco.

Keputusan Simeone terbukti tepat. Gameiro-lah yang mengawali terciptanya gol Atletico. Dari sisi kanan, pemain berusia 29 tahun itu mengirimkan operan datar ke depan gawang Deportivo yang kemudian disambar oleh Griezmann.

“Masuknya Gameiro amat menentukan. Dia tampil bagus dan menjadi penentu lewat pergerakannya sebelum terjadinya gol,” ujar Simeone seperti dilansir Soccerway.

Gameiro baru bergabung pada musim ini. Ia didatangkan Atletico dari Sevilla dengan biaya transfer 32 juta euro. Simeone berharap, Gameiro bakal makin padu dengan Griezmann seiring berjalannya waktu.

“Dia dan Griezmann saling mengenal, tapi mereka masih butuh lebih banyak waktu. Gameiro baru bergabung dan masih menyesuaikan diri dengan gaya permainan berbeda,” kata Simeone.

Atletico Positif Pertahankan Torres

Atletico Positif Pertahankan Torres

Atletico Positif Pertahankan Torres, Berakhir sudah spekulasi masa depan Fernando Torres. Torres masih akan bertahan di Atletico Madrid setelah menandatangani kontrak baru berdurasi setahun.

Atletico Positif Pertahankan Torres

Striker berusia 32 tahun itu sesungguhnya akan menjadi free agent di musim panas ini. Atletico pada awalnya tidak berminat untuk menambah masa kerja Torres.

Akan tetapi, Torres tampil cemerlang usai pergantian tahun. Mantan bintang Liverpool dan Chelsea itu akhirnya sukses mencetak 12 gol dan lima assist dalam 44 penampilan di sepanjang 2015-16 untuk meyakinkan Los Rojiblancos untuk mempertahankan dia.

“Aku bahagia bisa berada di sini,” ucap Torres di situs resmi klub yang dikutip ESPNFC.

“Aku tidak pernah ragu mengenai di mana tempat yang kuinginkan selama proses ini — bahkan kami tidak tahu apa yang akan terjadi. Pada akhirnya, hal yang penting adalah aku mendapatkan apa yang kuharapkan.”

Atletico berharap Torres akan menambah pengalaman di skuat. “Ini adalah sebuah berita bagus buat kami karena Fernando berada di sini dan seluruh fans Atletico gembira dia akan terus bersama kami,” ujar direktur olahraga Atletico Jose Luiz Perez Caminero.

“Dia mengenal klub kami dengan sempurna. Para pemain yang muncul dari akademi kami memiliki pemain untuk dicontoh dan dia selalu memiliki nasihat bagus untuk mereka. Dia adalah pemain dengan pengalaman besar, terbiasa memenangi titel juara dan bersaing di level tertinggi.”