Posts

pele Beri Ucapan Selamat Buat Cristiano Ronaldo

Pele Beri Ucapan Selamat Buat Cristiano Ronaldo

 

Kapten timnas Portugal, Cristiano Ronaldo, berhasil melampaui rekor gol Pele di level internasional. Atas pencapaian tersebut, Pele memberikan ucapan selamat buat CR7.

Trigol Cristiano Ronaldo tercipta pada menit ke-3, 29′, dan 65′. Berkat sumbangan gol Ronaldo, A Seleccao mengunci kemenangan dengan skor 5-1.

baca juga : LINK ALTERNATIF SBOBET,CASINO021,KLIK4D DAN IBCBET TERBARU 2017 – 2018

Hattrick itu juga membuat Ronaldo telah mengoleksi 78 gol bersama timnas Portugal, sekaligus mengungguli jumlah gol Pele bersama timnas Brasil, yakni 77. CR7 kini masuk jajaran top five pencetak gol terbanyak di level internasional.

Dia terpaut satu gol dari legenda timnas Zambia, Gedfrey Chitalu, yang berada di peringkat keempat, dua gol dari mantan penyerang timnas Jepang, Kunishige Kamamoto, di posisi ketiga, dan enam gol dari eks pemain timnas Hungaria, Ferenc Puskas, yang menempati urutan kedua.

“Selamat Cristiano Ronaldo karena masuk jajaran elite lima pencetak gol terbanyak di level internasional. Selamat,” tulis Pele di akun Twitter pribadinya.

Namun, untuk bisa menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa di level internasional, Cristiano Ronaldo harus bekerja keras. Pasalnya, dia tertinggal 31 gol dari legenda timnas Iran, Ali Daei, yang berada di posisi teratas..

 

Pele Beri Ucapan Selamat Buat Cristiano Ronaldo

Tak Ada Tempat Lagi Untuk Philippe Coutinho Di Liverpool

Kemenangan telak atas Arsenal dan peresmian transfer Keita secara tidak langsung menyiratkan pesan bahwa Liverpool tak lagi membutuhkan Coutinho.

Kemenangan telak atas Arsenal dan peresmian transfer Keita secara tidak langsung menyiratkan pesan bahwa Liverpool tak lagi membutuhkan Coutinho.

Tak lama setelah Liverpool gagal mendatangkan Virgil van Dijk dan Naby Keita pada percobaan kedua di bursa transfer, Barcelona datang dengan tawaran lebih dari €100 juta untuk memboyong Philippe Coutinho. Kopites sudah tentu cemas bukan kepalang. Sudah sasaran transfer meleset, datang pula tawaran yang tak bisa ditolak untuk pemain terbaik yang mereka punya.

Suasana sirik dan panik di Merseyside tentu bisa dimaklumi dalam periode tersebut. Tanda-tanda déjà vu musim 2014/15 sedikit tercium. Jika The Reds kehilangan Luis Suarez yang merupakan pemain kunci dalam perjalanan ke posisi runner-up saat itu, musim ini Coutinho yang berpotensi hengkang. Kekhawatiran akan berulangnya kampanye buruk di semua kompetisi pun merasuk ke sanubari fans.

Kopites semakin mencak-mencak dan mulai mencaci maki Fenway Sports Group (FSG) ketika Coutinho mengajukan permintaan transfer. FSG sebagai pemilik saham mayoritas dinilai tidak becus mengurus klub, sampai beberapa meminta mereka angkat kaki. Saga transfer ini diikuti oleh pernyataan keras FSG, tapi Coutinho melanjutkan aksinya dengan mogok di lima laga awal.

Adapun atmosfer sesak yang berakar dari isu kepergian The Little Magician mulai mereda jelang September. Penyebabnya jelas, The Reds berhasil lolos ke fase grup Liga Champions, membantai Arsenal, lalu meresmikan transfer Naby Keita untuk 2018. Ditambah dengan memanasnya isu kedatangan Van Dijk dan Thomas Lemar, kecemasan akan transfer Coutinho perlahan kabur.

Sebaliknya, Kopites gantian murka terhadap sang playmaker ketika fotonya berlatih di skuat Brasil beredar luas. Asumsi bahwa Coutinho memalsukan cederanya kian kuat dan opini publik mulai menyudutkan bintang Brasil itu. Jika kepercayaan Jurgen Klopp ikut luntur, jangankan kembali ke skuat utama, Coutinho bisa saja bernasib sama seperti Mamadou Sakho.

Bukan tidak mungkin Kloppo marah pada Coutinho karena pemalsuan cedera punggung. Sakho yang jadi salah satu bek andalan di musim 2015/16 saja diasingkan selama setengah musim, sebelum dipinjamkan ke Crystal Palace, karena indisipliner. Sang manajer memang mengaku siap menerima kembali Coutinho pekan lalu, tapi situasi sudah berubah drastis di Anfield.

Kejadian ini kiranya akan mengubah sikap Klopp dan FSG terkait penjualan Coutinho ke Barcelona. Mereka memang menolak tawaran awal Blaugrana, namun raksasa Spanyol itu siap kembali dengan tawaran yang lebih besar. Seandainya tawaran superbesar kembali datang, publik takkan terkejut atau murka lagi ketika Coutinho hijrah ke Camp Nou.

Skenario tanpa Coutinho mulai terbayang setelah Liverpool menghantam Arsenal empat gol tanpa balas akhir pekan lalu. Dalam pertandingan tersebut, The Reds tampil sangat cari tanpa kehadiran playmaker utamanya. Biasanya Liverpool akan langsung mengoper bola pada Coutinho jika buntu, tapi pemandangan yang menunjukkan ketergantungan itu tak tampak lagi.

Mohamed Salah, Sadio Mane, dan Roberto Firmino melakukan pressing ketat nan akurat di jantung pertahanan Arsenal. Dengan keunggulan teknik trio tersebut, plus keseimbangan yang ditawarkan Emre Can dan Jordan Henderson, serangan kilat Liverpool selalu mengalir dengan indah. Senjata ini sejatinya sudah cukup untuk menghadapi klub papan atas yang berfilosofi menyerang.

Bukan berarti Coutinho tidak dibutuhkan. Sepakan jarak jauh dan dribel maut bintang Brasil itu masih berguna ketika menghadapi musuh yang parker bus. Adapun Kloppo berusaha mencari alternatif dan pelan-pelan memperkenalkan Liverpool tanpa Coutinho. Toh, jika dibandingkan dengan Suarez, Coutinho bukan sosok yang bisa seorang diri menentukan hasil akhir pertandingan.

Antisipasi kepergian Coutinho sudah dilakukan dengan transfer Naby Keita. Setelah negosiasi sengit dengan RB Leipzig, akhirnya Michael Edwards berhasil mendapatkan targetnya. Gelandang Guinea itu baru akan bergabung ke Anfield musim depan, tapi kedatangannya seolah-olah menjadi pesan perpisahan untuk Coutinho – entah musim ini ataupun musim depan.

Butuh dua transfer lagi dan Coutinho takkan dirindukan oleh publik Anfield. Virgil van Dijk jadi sosok yang paling dibutuhkan untuk mengakhiri kekacauan lini belakang. Sementara itu, Thomas Lemar diplot untuk memperkuat daya gedor sekaligus berpotensi mengisi posisi Coutinho. Bayangkan jika pembelian itu benar terwujud, kedalaman skuat The Reds akan mampu bersaing dengan papan atas Liga Primer!

Walau kedalaman skuatnya terkesan tidak spesial, jangan lupa Kloppo punya deretan pemain yang versatile, mampu mengisi beberapa posisi. James Milner mampu menjadi bek kiri, sementara Lemar kadang dimainkan sebagai gelandang tengah. Mane dan Salah bisa bertukar posisi, lalu Milner dan Adam Lallana pernah bermain sebagai pemain sayap di klub sebelumnya. Untuk posisi bek, ada Joe Gomez yang bisa bermain sebagai wingback kanan dan kiri.

Jurgen Klopp akan dipersenjatai dengan kedalaman skuat unggulan dengan selisih kemampuan yang tidak berbeda jauh. Masih jauh dari ideal, mengingat minimnya pemain berpengalaman. Liverpool saat ini merupakan salah satu tim dengan rata-rata usia termuda di Liga Primer Inggris. Namun siapa peduli? Borussia Dortmund bahkan menaklukkan Bundesliga 2010/11 dengan rata-rata usia 23,77 tahun.

Kedalaman dan kualitas potensial Liverpool tidak menyisakan tempat untuk Coutinho. Bahkan bisa dikatakan, Jurgen Klopp sudah menatap hari-hari tanpa keberadaan Coutinho. Sang manajer memang bersikeras tak ingin melepas Coutinho, tapi gerak-gerik transfernya menunjukkan hal yang sebaliknya. Apapun keputusan sang playmaker, The Reds sudah siap menjalani musim tanpa kehadirannya.

Namun dalam semesta paralel, sebuah dunia yang paling ideal untul Liverpool, Coutinho akan bertahan di Anfield dan harus bersaing dengan Keita, Lemar, serta Lallana. Persaingan internal pun semakin ketat dan kualitas masing-masing pemain akan berkembang dengan pesat. Mungkin bakal ada yang terpental dalam persaingan, bisa saja Coutinho, tetapi hal tersebut bisa dibilang positif untuk tim yang berusaha mengulang kejayaan masa lalunya.

Tak Ada Tempat Lagi Untuk Philippe Coutinho Di Liverpool

 

 

 

Coutinho ke Barcelona di Akhir Bursa Transfer?

Coutinho ke Barcelona di Akhir Bursa Transfer?

Barcelona sepertinya masih ngotot memboyong Phillipe Coutinho dari Liverpool. Bahkan, upaya yang dilakukan El Barca makin gencar untuk mendatangkan pemain asal Brasil itu, menyusul semakin dekatnya penutupan bursa transfer musim panas.

Barcelona menjadikan Philippe Coutinho sebagai incaran utama pada bursa transfer musim panas 2017. Namun, keinginan El Barca tersebut mendapat penolakan dari Liverpool.

Menurut media-media Inggris, Liverpool telah tiga kali menolak tawaran Barcelona untuk Coutinho. Hal tersebut membuat pemain asal Brasil itu dikabarkan menjadi frustrasi.

Meski telah tiga kali menerima penolakan, Barcelona masih menjadikan Coutinho sebagai target nomor satu. Kondisi itu karena Los Cules menganggap Coutinho sebagai pengganti yang tepat untuk Neymar.

Sebelumnya, petinggi Barcelona berniat mendatangkan dua pemain lagi sebelum bursa transfer musim panas tahun ini ditutup pada 1 September 2017. Salah satu pemain tersebut ditengarai merupakan Coutinho.

Saat ini, Barcelona telah mendapatkan winger Borussia Dortmund, Ousmane Dembele. Penggawa timnas Prancis itu merupakan pembelian termahal Blaugrana dengan banderol 105 juta euro (Rp 1,68 triliun).

Coutinho ke Barcelona di Akhir Bursa Transfer?

Jendela Transfer Segera Ditutup, Everton & Watford Berebut Ashley Young

Jendela Transfer Segera Ditutup, Everton & Watford Berebut Ashley Young

Ashley Young memang bakal hanya jadi squad player bagi Manchester United di musim 2017-2018 ini. Dua klub Liga Primer Inggris, Everton dan Watford pun dikabarkan ingin mendatangkan Young sebelum jendela transfer musim panas 2017 ditutup, dan siap menjanjikan menit bermain yang ideal bagi winger berusia 32 tahun itu di musim ini.

The Sun mengklaim jika Everton dan Watford menginginkan servis Young. Namun demikian, meski hampir pasti takkan reguler masuk starting eleven Man United pilihan manajer Jose Mourinho di musim ini, Young sepertinya berniat untuk bertahan dan memperjuangkan nasibnya di Old Trafford.

Young diperkirakan akan bertahan di Old Trafford lantaran Mourinho memandangnya sebagai pemain pelapis sarat pengalaman. Mourinho kabarnya telah menjanjikan menit bermain yang cukup pantas bagi Young, meski tentunya tidak ideal. Setan Merah sendiri dipastikan tampil di empat ajang musim ini, yakni Liga Inggris, Liga Champions, Piala Liga, dan Piala FA.

Disebutkan bahwa Young mungkin bisa bertahan setahun lagi jika ia tidak keberatan dengan persyaratan yang diajukan oleh klub dalam kontraknya.

Young sendiri memang merupakan pemain serbabisa. Ia fasih bermain sebagai winger, gelandang serang, fullback, dan wing-back. Bahkan di era Louis van Gaal, mantan bintang Aston Villa itu pernah diplot sebagai strike

Jendela Transfer Segera Ditutup, Everton & Watford Berebut Ashley Young

Chelsea Minim Pemain Baru, Conte Bicara soal Komitmen

Chelsea Minim Pemain Baru, Conte Bicara soal Komitmen

Manajer Chelsea, Antonio Conte, memberikan komitmennya meskipun kubu Stamford Bridge kering wajah baru di bursa transfer musim panas ini.

Kontrak baru selama dua tahun telah disetujui oleh Antonio Conte pada Juli lalu setelah meraih gelar Liga Inggris pada musim pertamanya di Chelsea.

Namun, pelatih asal Italia itu dikabarkan tidak senang dengan aktivitas transfer kubu Stamford Bridge.

 

Pada 31 Agustus 2017, bursa transfer segera berakhir dan Conte akan terus bekerja dengan pemain yang dia punya jika gagal membawa wajah baru ke Stamford Bridge.

“Pesan saya untuk para fans selalu sama. Saya sungguh berkomitmen untuk klub dan mengembangkan pemain serta tim saya,” kata Conte kepada FourFourTwo seperti dikutip BolaSport.com.

Dikatakan juga oleh Conte bahwa klub berusaha untuk memperkuat skuad melalui bursa transfer.

Musim panas ini, The Blues baru mendatangkan empat pemain, yakni Alvaro Morata, Tiemoue Bakayoko, Antonio Ruediger, dan Willy Caballero.
Conte dilaporkan memerlukan beberapa pemain baru lagi agar menambah opsi dalam skuad, terutama menghitung kewajiban tampil di Liga Champions.

“Terkadang ada kemungkinan untuk membawa pemain baru, terkadang tidak ada. Namun, saya harus fokus bekerja dengan pemain saya untuk meningkatkan performa Chelsea,” kata mantan pelatih timnas Italia itu.

Pada September 2017, Chelsea akan bermain dalam tujuh pertandingan dan Conte mengakui jika hal tersebut cukup sulit.

“Saya harus mengatur pemain saya karena sulit untuk bermain tujuh pertandingan dalam satu bulan,” ujarnya.

Walau sulit, pelatih Chelsea itu tetap berkomitmen untuk terus bekerja dengan pemain yang dia punya.

“Saya ulangi, saya siap jika harus bekerja dengan pemain yang saya punya di klub ini,” katanya.

 

 

Chelsea Minim Pemain Baru, Conte Bicara soal Komitmen

Setelah Barca, Kini Giliran Real Madrid Jadi Korban Peretasan

Upaya kejahatan cyber di dunia sepakbola kembali terjadi. Setelah akun sosial media Barcelona diretas tengah pekan lalu, kini giliran rival mereka, Real Madrid yang menjadi korban peretasan.

Seperti yang sudah diketahui, seluruh akun twitter Barcelona pada tengah pekan lalu diretas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Peretas yang menamakan diri sebagai OurMine itu menyebarkan isu hoax bahwa Angel Di Maria bergabung dengan raksasa Catalan tersebut.

Setelah pihak Barcelona menyelesaikan hal tersebut, kini giliran rival mereka Real Madrid menjadi sasaran kelompok peretas tersebut. Kali ini tidak hanya akun twitter saja yang diretas, melainkan juga akun Facebook Real Madrid.

Di akun Facebook, mereka menyebarkan hoax bahwa Lionel Messi memutuskan untuk membela panji Los Blancos.

Sontak kabar tersebut membuat geger publik sepakbola. Namun tidak lama berselang mereka mengonfirmasi bahwa akun juara Liga Champions tersebut sudah mereka retas.

Selain di Facebook, di akun Twitter El Real juga menyebarkan beberapa isu seperti mereka akan menjual Karim Benzema.

Namun hingga berita ini diturunkan (Pkl 13.35 WIB) akun twitter dan Facebook Real Madrid sudah kembali pulih. Postingan-postingan dari pihak yang mengaku Ourmine tersebut sudah dihapus oleh pihak klub. Respon ini tergolong cepat jika dibandingkan dengan kejadian Barcelona yang memakan waktu hampir 3 jam untuk memulihkan akun sosial media mereka

Monchi menegaskan Kontas Manolas akan tetap di Roma dalam waktu lama

Monchi menegaskan Kontas Manolas akan tetap di Roma dalam waktu lama

Monchi, direktur olahraga AS Roma. Menegaskan bahwa Manolas akan tetap bertahan dan tidak akan pergi kemana mana  musim panas ini dan akan bertahan dalam waktu yang lama

Nama Manolas sebelumnya disebut sedikit lagi bergabung dengan Zenit St Petersburg, namun kabarnya sang pemain menolak pindah karena masalah perbedaan gaji.

Nah, baru-baru ini nama Manolas kembali disebut akan meninggalkan Olimpico. Kali ini namanya dikaitkan dengan Juventus yang memang mencari bek baru pasca kepergian Leonardo Bonucci ke AC Milan.

“Manolas akan bertahan, dan dia akan bertahan untuk waktu yang lama,” tegasnya dalam konferensi pers.

“Bila dia berniat pergi, maka dia tak akan memperpanjang kontraknya, tapi itu belum terjadi dan dia bahagia di sini,” tambahnya.

Selain itu juga diungkapkan oleh Monchi bahwa mereka saat ini tengah mencari pemain sayap kanan di pasar pemain.

“Saat ini prioritas pasar transfer adalah sayap kanan, setelah itu kami akan memiliki sedikit waktu untuk menilai apakah kami senang dengan skuat ini atau tidak, juga mengingat kedatangan Aleksandar Kolarov. Ini bukan waktunya terburu-buru,” tandasnya.

Monchi menegaskan Kontas Manolas akan tetap di Roma dalam waktu lama

Vinecenzo Montella senang walau timnya menang tipis

 Vinecenzo Montella senang walau timnya menang tipis

Walau hanya menang 1-0, menurutnya itu adalah hasil yang positif. Pelatih AC Milan, Vincenzo Montella mengatakan bahwa dirinya senang dengan semangat tim saat mengalahkan Craiova.

AC Milan memainkan pertandingan kompetitif pertamanya musim ini dengan tampil di kualifikasi 3 Liga Europa. Melawan tim asal Rumania, Craiova, Rossoneri hanya mampu menang tipis lewat gol tunggal Ricardo Rodriguez.

“Ini hasil positif. Saya puas dengan semangat dan sikap tim. Kami bisa mencetak gol lebih banyak, tapi pada momen ini, ini bisa saja terjadi,” ujarnya.

“Craiova bukan tim yang bisa dianggap remeh dan mereka telah menunjukkan malam ini, mereka memberi masalah pada kami dalam beberapa kesempatan,” terangnya.

Montella pun tak ketinggalan memberikan pujian pada para pemainnya. Meskipun tak memainkan beberapa rekrutan barunya pada pertandingan ini, namun para pemain lain telah menunjukkan bahwa mereka siap untuk bermain kapan pun dibutuhkan.

“Para pemain membuat diri mereka siap, baik pemain baru maupun pemain lama. Mereka masih butuh waktu untuk belajar bagaimana bermain bersama, untuk tahu karakteristik rekan setim mereka,” tandasnya.

 Vinecenzo Montella senang walau timnya menang tipis

Jamie Vardy amat setia dengan Leicester City

Jamie Vardy amat setia dengan Leicester City

Setelah membawa Leicester juara Liga Inggris 2015/2016, Vardy dikabarkan diminati oleh Arsenal. Tapi, manajer Si Rubah kala itu, Claudio Ranieri, tak mau melepasnya.

Jamie Vardy amat setia dengan Leicester City. Pemain 30 tahun itu tak pernah menyesal amat loyal pada The Foxes.

Kegemilangan Vardy itu dianggap sebagai salah satu faktor yang mengantarkan Leicester ke tangga juara Premier League untuk yang pertama kali dalam sejarah.

Tak heran, Arsenal sempat berniat untuk membayar klausul pelepasan kontrak Vardy di Leicester. Namun, pria 30 tahun itu memilih bertahan dan memperbarui kontraknya bersama The Foxes

Tetap menjadi andalan lini depan pada musim 2016/2017, Vardy memberikan kontribusi 13 gol untuk membantu Leicester bertahan di Premier League. Hingga kini, Vardy sudah menjalani setengah dasawarsa bersama Leicester di Liga Inggris.

“Saya tidak menyesali apapun. Saya sudah membuat beberapa keputusan hebat dalam hidup saya,” kata Vardy di Soccerway.

“Sejak saya berada di sini, kami sudah memainkan laga yang menegangkan untuk menjadi juara liga, berjuang menghindari degradasi untuk bertahan di liga, menghindari degradasi untuk finis di papan tengah,” Vardy itu menambahkan.

Menatap musim mendatang, Vardy masih mencari tahu apa yang diinginkan oleh pemilik klub dan manajer Craig Shakespeare. Dia berharap agar Leicester bisa menjalani musim yang hebat lagi.

“Siapa yang tahu, mungkin akan menjadi musim yang bagus lagi. Kita tunggu saja seperti apa rencana klub pada posisi mana kami ingin finis dan kami akan mengerahkan segala kemampuan untuk melakukan itu,” kata Vardy.

Jamie Vardy amat setia dengan Leicester City

Carlo Ancelotti mengaku kaget melihat Bayern Munich dibantai AC Milan

Carlo Ancelotti mengaku kaget melihat Bayern Munich dibantai AC Milan

LIVERPOOL, ENGLAND – Tuesday, October 21, 2014: Real Madrid’s head coach Carlo Ancelotti during a press conference ahead of the UEFA Champions League Group B match against Liverpool at Anfield. (Pic by David Rawcliffe/Propaganda)

Bayern dibantai Milan 0-4 di Longgang Stadium, Shenzen, China, Sabtu (22/7/2017). Keempat gol Rossoneri dicetak Franck Kessie di menit ke-14, Patrick Cutrone (25′, 43′), dan Hakan Calhanoglu (85′).

Carlo Ancelotti mengaku kaget melihat Bayern Munich dibantai AC Milan di turnamen pramusim International Champions Cup 2017. Ia menilai Die Roten bermain buruk.

Bagi Bayern, ini adalah kekalahan keduanya di laga pramusim. Sebelumnya di turnamen yang sama, Thomas Mueller dkk. ditekuk Arsenal lewat adu penalti 2-3, setelah bermain imbang 1-1 selama 90 menit.

Kekalahan empat gol Bayern atas mantan tim besutannya itu membuat Ancelotti kaget. Ia menilai Bayern kalah karena transisi permainannya sangat buruk.

“Saya terkejut dengan hasilnya. Saya kecewa, kami tidak punya keseimbangan dan tidak bermain dengan bagus. Ini harusnya tidak terjadi pada kami,” Ancelotti menjelaskan seperti dilansir FourFourTwo.

“Transisi permainan tidak berjalan. Masih ada waktu untuk mempersiapkan diri sebelum musim kompetisi dimulai dan itu yang mesti kami lakukan. Di Shanghai (menghadapi Arsenal), kami bermain bagus selama 50 menit.”

“Hasilnya tidak bagus. Hal terpenting sekarang adalah memperbaiki kondisi fisik dan tidak mengalami cedera jadi kami siap untuk laga Piala Super,” manajer asal Italia itu menambahkan.

Bayern masih punya tiga pertandingan pramusim lagi yakni menghadapi Chelsea (25/7) dan Inter Milan (27/7) di ajang ICC, Liverpool di Audi Cup (2/8), baru menghadapi Dortmund di Piala Super Jerman (6/8).

Carlo Ancelotti mengaku kaget melihat Bayern Munich dibantai AC Milan