Posts

-Agen Judi Bola Terpercaya      Di musim ini sendiri, Bianconeri memiliki peluang yang besar untuk menjadi penguasa di Italia. Selain memuncaki klasemen Serie A dengan keunggulan empat poin atas Napoli, skuat asuhan Massimilano Allegri tersebut juga berada di final Coppa Italia.

-Berita Bola     Klub raksasa Italia, Juventus, sukses mendominasi kompetisi domestik dan membuat beberapa tim lainnya tidak kebagian titel. Bagi pelatih Napoli, Maurizio Sarri, hal tersebut bisa membuat Serie A bisa kehilangan penggemarnya.

-Agen Poker Online Terpercaya    Sejatinya, Napoli memiliki peluang yang besar untuk memuncaki klasemen setelah mengalahkan Juventus di akhir pekan lalu. Kemenangan itu berhasil membuat jarak terpangkas menjadi satu poin saja.

Sayangnya, mereka baru-baru ini mengalami kekalahan telak dari Fiorentina dengan skor 0-3. Hasil tersebut membuat Napoli kembali tertinggal empat poin dari Juve yang sehari sebelumnya sukses mencuri poin penuh di markas Inter Milan.

Dominasi Juventus ini membuat Sarri gusar. Mantan pelatih Empoli tersebut berharap dominasi Bianconeri bisa segera berakhir, karena baginya Serie A bisa kehilangan penggemarnya.

“Cepat atau lambat, dominasinya akan berakhir. Melihat Premier League punya banyak pemenang setiap tahunnya, itu menumbuhkan rasa cinta kepada tim dan membuat semuanya punya harapan untuk sukses, ujar Sarri dalam konferensi pers usai laga, seperti yang dilansir dari Football Italia.

“Situasi yang berbeda ada di Italia. Kami beresiko kehilangan banyak penggemar, karena mereka mendukung tim yang tak akan pernah menang,” tandasnya

Iniesta Dipastikan Tinggalkan Barca Musim Depan

Iniesta Dipastikan Tinggalkan Barca Musim Depan

 

-AGEN JUDI BOLA TERPERCAYA     Pengumuman itu dilakukan dalam sebuah konferensi pers di Camp Nou, Jumat (27/04) siang waktu setempat. Semua penggawa Blaugrana, termasuk pelatih Ernesto Valverde tampak hadir dalam momen tersebut.

-BERITA BOLA      Gelandang senior Barcelona Andres Iniesta baru saja mengumumkan bahwa ia akan meninggalkan Camp Nou setelah musim ini berakhir.

Sebelumnya, spekulasi terkait masa depan pemain berusia 33 tahun itu memang kerap berseliweran di berbagai media. Banyak yang mengabarkan ia akan meninggalkan Barca di akhir musim ini.

-AGEN CASINO ONLINE TERPRECAYA        Bahkan, ada kabar yang menyebut Iniesta akan keluar dari Spanyol dan melanjutkan karirnya di liga Tiongkok. Semua kabar itu sendiri sejatinya cukup mengejutkan karena sebelumnya ia sudah meneken kontrak seumur hidup di Blaugrana.

Sementara itu dalam pengumumannya, Iniesta mengakui bahwa keputusan untuk meninggalkan Barca ini adalah keputusan yang sangat sulit baginya.Namun demikian ia berterima kasih pada klub Calatan itu karena sudah membuatnya meraih banyak hal.

“Ini musim terakhir saya di sini. Saya sudah memikirkan keputusan saya untuk waktu yang lama,” bukanya seperti dilansir Goal International.

“Bagi saya, Barca adalah klub terbaik di dunia – klub ini telah memberi saya segalanya,” sambungnya.

“Ini hari yang sangat sulit bagi saya, untuk berada di sini mengucapkan selamat tinggal ketika saya menghabiskan seluruh hidup saya di sini di Barcelona. Saya yang sekarang ini, semuanya karena Barca dan La Masia – saya sangat berterima kasih kepada mereka,” seru Iniesta

Setelah Barca, Kini Giliran Real Madrid Jadi Korban Peretasan

Upaya kejahatan cyber di dunia sepakbola kembali terjadi. Setelah akun sosial media Barcelona diretas tengah pekan lalu, kini giliran rival mereka, Real Madrid yang menjadi korban peretasan.

Seperti yang sudah diketahui, seluruh akun twitter Barcelona pada tengah pekan lalu diretas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Peretas yang menamakan diri sebagai OurMine itu menyebarkan isu hoax bahwa Angel Di Maria bergabung dengan raksasa Catalan tersebut.

Setelah pihak Barcelona menyelesaikan hal tersebut, kini giliran rival mereka Real Madrid menjadi sasaran kelompok peretas tersebut. Kali ini tidak hanya akun twitter saja yang diretas, melainkan juga akun Facebook Real Madrid.

Di akun Facebook, mereka menyebarkan hoax bahwa Lionel Messi memutuskan untuk membela panji Los Blancos.

Sontak kabar tersebut membuat geger publik sepakbola. Namun tidak lama berselang mereka mengonfirmasi bahwa akun juara Liga Champions tersebut sudah mereka retas.

Selain di Facebook, di akun Twitter El Real juga menyebarkan beberapa isu seperti mereka akan menjual Karim Benzema.

Namun hingga berita ini diturunkan (Pkl 13.35 WIB) akun twitter dan Facebook Real Madrid sudah kembali pulih. Postingan-postingan dari pihak yang mengaku Ourmine tersebut sudah dihapus oleh pihak klub. Respon ini tergolong cepat jika dibandingkan dengan kejadian Barcelona yang memakan waktu hampir 3 jam untuk memulihkan akun sosial media mereka

MU Tidak Konsisten Di Musim Ini, Pelatih Dan Pemain Akan Lebih Konsisten Di Musim Depan

MU Tidak Konsisten Di Musim Ini, Pelatih Dan Pemain Akan Lebih Konsisten Di Musim Depan

MU menjalani musim ini dengan kurang konsisten, meskipunbertabur pemain mahal di scuad, akan tetapi Jose mourinho akan mengubah Mu menjadi team Yang seperti dulu Yang Berjaya di eropa
Manchester United tampil buruk di Premier League meski berhasil meraih trofi di kompetisi lainnya. ‘Setan Merah’ diakui tampil kurang konsisten.

Di musim pertama Jose Mourinho jadi manajer, MU berhasil meraih tiga trofi yakni Community Shield, lalu Piala Liga Inggris, dan terakhir Liga Europa. Kesuksesan menjuarai Liga Europa membawa mereka langsung tampil di fase grup Liga Champions.

Tak ayal ini membuat Mourinho dipuji-puji mengingat prestasi MU belakangan memang naik-turun sejak ditinggal oleh Sir Alex Ferguson. Meski berhasil meraih “treble mini”, tetap saja musim MU dianggap gagal karena performa buruk di liga.

MU yang meraih hasil seri lebih banyak ketimbang tim lain musim ini harus puas finis posisi keenam, selisih 24 poin dari Chelsea yang jadi juara. Fans pun tak jarang mengkritik penampilan MU di liga mengingat dengan pembelian besar-besaran di bursa transfer, bersaing di empat besar sudah wajib hukumnya.

Hal ini pun diakui oleh winger MU, Juan Mata, yang bertekad membawa tim tampil lebih oke di liga musim depan.

“Kami menjuarai Community Shield usai pramusim, kami jadi juara Piala Liga Inggris di London, yang mana itu merupakan laga yang sangat spesial untuk saya, dan tentu saja final di Swedia,” ujar Mata dalam blog pribadinya.

“Tapi kami sadar bahwa kami tidak konsisten dan kurang efektif di Premier League yang membuat kami kesulitan bersaing di jalur juara, di mana harusnya Manchester United bersaing di sana,” sambungnya.

“Kami punya harapan tinggi musim depan, tapi kini saatnya untuk istirahat, menyingkir sementara dari sepakbola dan beristirahat hingga latihan pertama di sesi pramusim besok,” tutupnya.

MU Tidak Konsisten Di Musim Ini, Pelatih Dan Pemain Akan Lebih Konsisten Di Musim Depan

Neymar Kembali Menyatakan Ingin Coutinho di Barcelona

Neymar Kembali Menyatakan Ingin Coutinho di Barcelona

Neymar Kembali Menyatakan Ingin Coutinho di Barcelona, Neymar kembali mengungkapkan keinginannya mengajak pemain Liverpool, Philippe Coutinho, untuk bermain di Barcelona. Menurutnya, rekannya di timnas Brasil tersebut akan sangat cocok dengan cara bermain Barca.

Neymar Kembali Menyatakan Ingin Coutinho di Barcelona

Pernyataan seperti ini bukan pertama kalinya keluar dari Neymar. Ia menaruh ketertarikan sejak lama pada penampilan Coutinho di Premier League bersama Liverpool.

Coutinho sendiri pindah ke Liverpool pada 2013 lalu dari Inter Milan. Empat tahun bersama The Reds, pemain 24 tahun tersebut semakin berkembang dan telah mencatatkan 172 penampilan dengan mengumpulkan 35 gol dan 35 assist.

Kiprah Coutinho musim ini sempat dihambat masalah cedera. Namun demikian, ia masih bisa mencetak tujuh gol dan memberikan tujuh assist dari 27 penampilan di semua kompetisi.

Sementara itu, Barcelona beberapa kali dikaitkan dengan Coutinho yang baru memperpanjang kontraknya di Liverpool pada bulan Januari lalu dan sekarang masih memiliki kontrak di Anfield hingga 2022 mendatang. Bagaimanapun, Neymar akan bahagia jika rekannya di timnas Brasil tersebut pindah ke Camp Nou.

“Pemain Premier League yang yang saya inginkan bermain di Barcelona adalah Coutinho. Saya percaya Coutinho adalah pemain yang sepenuhnya cocok di Barcelona,” kata Neymar seperti dikutip Goal Internasional.

Jika Coutinho memang pindah ke Barca, mungkin ia akan menemui kesulitan berebut tempat dengan Lionel Messi dan Luis Suarez. Neymar lantas menjelaskan bahwa pemain Barca melengkapi satu sama lain.

“Ada hal lucu, kami melengkapi satu sama lain. Saya bermain di satu sisi dan saya [dominan] kaki kanan. Messi bermain di sisi kana dan ia kaki kiri dan Suarez pencetak gol. Jadi kami melengkapi satu sama lain dan kami selalu membantu satu sama lain di atas lapangan,” jelas Neymar.

Neymar dan Coutinho selama jeda internasional ini sama-sama pulang ke Brasil untuk memperkuat timnas. Mereka dimungkinkan bermain bersama ketika Brasil menghadapi Uruguay di babak kualifikasi Piala Dunia 2018.

Copa del Rey Prediksi Barcelona vs Hercules: Jangan Main-main Blaugrana!

Liga108Barcelona wajib meraih kemenangan atas Hercules jika ingin lolos ke babak 16 besar Copa del Rey 2016/17Barcelona akan menjamu Hercules dalam pertandingan leg kedua babak 32 besar Copa del Rey 2016/17 di Camp Nou, Kamis (22/12/16) mendatang. Dalam laga ini, tim besutan Luis Enrique itu dituntut wajib menang dan tidak meremehkan tim tamu. Copa del Rey Prediksi Barcelona vs Hercules: Jangan Main-main Blaugrana!

susunan-pemain

Hal itu dikarenakan pada leg pertama, Lionel Messi dkk ditahan imbang dengan skor sama kuat 1-1. Jika mereka tidak bermain serius, maka bukan tidak mungkin tim tamu yang akan dapat melaju ke babak 16 besar.

Tentunya Luis Enrique tidak ingin kehilangan salah satu gelar domestik yang cukup bergengsi ini di Spanyol. Artinya, ia tentu akan memainkan sejumlah pilar utamanya demi dapat meraih kemenangan atas Hercules.

lima-laga-terakhir

Jika melihat di atas kertas, Barca memang jauh lebih diunggulkan. Namun jika melihat secara head to head, Hercules yang tidak memiliki pemain bintang sebanyak Barcelona rupanya dapat merepotkan mereka. Bahkan, Blaugrana baru menang sekali dalam lima pertandingan terakhir.

pemain-absen

Selain itu, Barcelona sendiri menyandang status juara bertahan di kompetisi, tentunya mereka tidak ingin gugur lebih cepat di putaran pertama.

Player to watch

lionel-messi

Pada akhir pekan kemarin, saat melakoni La Liga Spanyol 2016/17 pekan ke-16, Messi tampil sangat memukau dan berhasil membawa timnya menang dengan skor telak 4-1 dalam pertandingan bertajuk Derby Catalan melawan Espanyol.

Meski Messi hanya mencetak satu gol, namun pergerakkannya yang lincah berhasil membuat rekan setimnya dapat mencetak gol dengan mudah, karena lini pertahanan lawan lebih fokus untuk menjaga penyerang asal Argentina ini.

Tentunya, pergerakkan Messi benar-benar patut diwaspadai, karena saat ini pastinya ia sedang berada dalam performa yang tajam.

Bukan tidak mungkin pula Messi berpeluang untuk mencantumkan namanya di papan skor saat melawan Hercules.

Menjadi mesin gol dalam sebuah tim, tak harus dijalankan kepada pemain yang berposisi sebagai striker saja. Hal itu ditunjukkan oleh gelandang serang milik Hercules, Chechu yang mampu menjadi top scorer klubnya.

chechu-flores

Meski Chechu kalah dalam jumlah mencetak gol jika dibandingkan dengan Messi, namun bukan berarti lini pertahanan Barcelona dapat meremehkannya begitu saja.

Posted By Agen bola

Messi Sebut Barcelona Lebih Agresif di Era Luis Enrique

Messi Sebut Barcelona Lebih Agresif di Era Luis Enrique

Messi Sebut Barcelona Lebih Agresif di Era Luis Enrique

Messi Sebut Barcelona Lebih Agresif di Era Luis Enrique

Messi Sebut Barcelona Lebih Agresif di Era Luis Enrique, Dikenal punya gaya bermain yang khas, Barcelona versi sekarang dinilai punya satu nilai lebih. Lionel Messi merasa di bawah Luis Enrique, Barca lebih agresif.

Messi Sebut Barcelona Lebih Agresif di Era Luis Enrique

Barca sudah selalu punya cara bermain yang khas, yakni permainan dengan umpan-umpan pendek dan pergerakan pemain yang cair dan luwes. Blaugrana juga senantiasa menerapkan gaya bermain menyerang dengan menekan lawan lewat penguasaan bola.

Bersama Pep Guardiola pada periode 2008-2012, Barca mencapai level lain di sepakbola. Dalam empat musim yang bertabur 14 gelar juara itu, Barca mendominasi dunia sebagaimana mereka mendominasi pertandingan di setiap lapangan.

Barca di bawah Guardiola kala itu mempopulerkan kembali peran false nine, sekaligus menerapkan cara bermain dengan garis pertahanan tinggi dan lebih banyak melibatkan kiper dalam permainan. Tapi satu hal dari Barca era itu, mereka selalu membangun permainan perlahan dari belakang dan membuka celah dengan mengalirkan bola ke segala penjuru lapangan.

Beberapa musim kemudian, Luis Enrique datang dengan membawa penyegaran. Di bawah kendalinya Barca tak lagi sekadar memainkan gaya tiki-taka, seperti yang banyak disebut, tapi juga dibuat lebih agresif. Bareng Enrique, Barca tak akan ragu-ragu melakukan serangan balik, sesuatu yang sangat jarang terjadi di era Guardiola.

“Realitanya, sistem permainan Barcelona itu sesuatu yang sudah semua orang tahu. Saya bisa mengatakan bahwa kami adalah satu dari sedikit klub yang mempunyainya, tapi setiap pelatih punya hal yang berbeda-beda dan menerapkannya ketika dia melihatnya cocok,” ujar bintang Barca, Lionel Messi.

“Kami tidak melihat ada perubahan-perubahan masif, tapi ya, ada sejumlah perubahan. Dalam hal itu, dengan Luis mungkin sekarang kami sedikit lebih agresif ketika menyerang dengan cepat. Sementara bersama Pep, kami lebih sedikit menggunakan serangan balik,” ujarnya seperti dikutip Sky Sports.

Messi dan Barca akan bereuni dengan Guardiola, ketika bertandang ke markas Manchester City, Rabu (2/11/2016) dinihari WIB di lanjutan Liga Champions.

Enrique Santai Menanggapi Fakta Dirinya Tidak Masuk Sebagai Kandidat Pelatih Terbaik di La Liga

Enrique Santai Menanggapi Fakta Dirinya Tidak Masuk Sebagai Kandidat Pelatih Terbaik di La Liga

Enrique Santai Menanggapi Fakta Dirinya Tidak Masuk Sebagai Kandidat Pelatih Terbaik di La Liga

Enrique Santai Menanggapi Fakta Dirinya Tidak Masuk Sebagai Kandidat Pelatih Terbaik di La Liga

Enrique Santai Menanggapi Fakta Dirinya Tidak Masuk Sebagai Kandidat Pelatih Terbaik di La Liga, Entrenador Barcelona Luis Enrique bergurau dengan fakta dirinya bahkan tak masuk tiga besar kandidat pelatih terbaik La Liga musim ini.

Enrique Santai Menanggapi Fakta Dirinya Tidak Masuk Sebagai Kandidat Pelatih Terbaik di La Liga

Penghargaan tersebut pada tahun lalu (musim 2014–15) diraih oleh Enrique, yang menandai musim pertamanya sebagai pelatih Barca dengan pencapaian treble.

Di musim 2015-16, Enrique sebenarnya mampu mengantar Barca menjuarai La Liga dan Copa del Rey. Tapi ia gagal mempertahankan gelar pelatih terbaik La Liga.

Penghargaan tersebut kali ini disabet oleh entrenador Atletico Madrid Diego Simeone, yang mengungguli Toto Berizzo (Celta Vigo) dan Marcelino (mantan pelatih Villarreal).

Luis Enrique kemudian dimintai komentar atas kegagalannya–bukan cuma mempertahankan predikat tersebut melainkan juga jadi finalis. Ia menanggapinya dengan santai plus gurauan.

“Itu sebuah pertanyaan yang amat bagus. Saya percaya kalau saya ada di jajaran 20 besar pelatih terbaik. Karena cuma ada 20 pelatih di La Liga,” ceplos Luis Enrique seperti dikutip Soccerway.

Luis Enrique juga menilai seremoni pemberian penghargaan tersebut bukanlah acara yang penting-penting amat untuk ia hadiri. Toh ia juga mengaku tidak diundang.

“Saya tak dapat undangan, tapi Anda pun pasti sudah tahu kalau saya biasanya memang tidak menghadiri acara-acara semacam itu. Mengenai pemain-pemain (yang juga absen) Anda lebih baik bertanya kepada mereka saja,” katanya.

“Bagaimana pun, saya pikir itu mestinya tak jadi yang terpenting. Kuncinya adalah membuat sepakbola Spanyol jadi lebih baik lagi dan itulah yang mesti jadi fokus para direktur,” sebut Enrique.

Guardiola Tidak Ingin Kembali ke Barcelona Lagi Meski Posisi Presiden Klub Kosong

Guardiola Tidak Ingin Kembali ke Barcelona Lagi Meski Posisi Presiden Klub Kosong

Guardiola Tidak Ingin Kembali ke Barcelona Lagi Meski Posisi Presiden Klub Kosong

Guardiola Tidak Ingin Kembali ke Barcelona Lagi Meski Posisi Presiden Klub Kosong

Guardiola Tidak Ingin Kembali ke Barcelona Lagi Meski Posisi Presiden Klub Kosong, Josep Guardiola tidak akan pernah kembali ke Barcelona dan bekerja di klub tersebut. Bahkan jika posisi presiden klub kosong, Pep tidak akan pernah pulang.

Guardiola Tidak Ingin Kembali ke Barcelona Lagi Meski Posisi Presiden Klub Kosong

Untuk kali kedua setelah meninggalkan Barcelona, Guardiola akan pulang ke Camp Nou. Bersama Manchester City, Pep akan menjalani duel di matchday ketiga Liga Champions.

Dengan sukses besar yang didapat sebagai pemain dan pelatih, kepulangan Pep selalu jadi berita besar. Termasuk di tengah pekan ini.

Dan sebagaimana dia pernah datang bersama Bayern Munich dua tahun lalu, kedatangan Guardiola diiringi tanda tanya apakah dia suatu saat nanti akan kembali melatih Barca. Sang ayah dengan tegas menyatakan tidak.

“Kembali ke Barca? Kenapa? Untuk jadi anak gawang? Sejujurnya adalah saya tidak melihat dia menjadi presiden atau di kursi pelatih lagi,” ucap ayah Guardiola, Valentini Guardiola.

“Waktu dia di Barcelona sudah berakhir, jadi saya pikir itu tidak akan berhasil (kembali ke Barcelona). Setidaknya Anda bisa mencoret (Pep) menjadi pelatih lagi,” lanjut dia seperti dikutip dari Football Espana.

Bravo Menilai Kalau Tekanan Justru Ada di Pihak Barcelona

Bravo Menilai Kalau Tekanan Justru Ada di Pihak Barcelona

Bravo Menilai Kalau Tekanan Justru Ada di Pihak Barcelona

Bravo Menilai Kalau Tekanan Justru Ada di Pihak Barcelona

Bravo Menilai Kalau Tekanan Justru Ada di Pihak Barcelona, Baru pergi dua bulan, Claudio Bravo akan melakukan reuni dengan Barcelona. Kembali ke Camp Nou, Bravo menyebut kalau tekanan ada pada kubu tuan rumah.

Bravo Menilai Kalau Tekanan Justru Ada di Pihak Barcelona

Bravo pada Agustus lalu meninggalkan Barcelona dan bergabung dengan Manchester City. Belum genap dua bulan berganti seragam, dia akan kembali ke klub raksasa Spanyol tersebut sebagai lawan. Pertandingan Barca dengan City akan dilangsungkan Kamis (20/10/2016) dinihari WIB.

City datang ke Camp setelah menjalani periode yang kurang oke. Mereka gagal menang dalam tiga pertandingan terakhir: imbang 1-1 dengan Everton, kalah 0-2 di tangan Tottenham Hotspur, dan berimbang 3-3 di tangan Celtic.

Meski begitu Bravo menilai kalau tekanan justru ada di pihak Barca, yang disebutnya akan berupaya dengan segala cara meraih kemenangan di depan pendukungnya sendiri.

“Barcelona harus menang dengan cara apapun. Mereka main di kandang. Kami harus melakukan pekerjaan kami dengan baik, dengan senjata yang kami punya, dan menjalankan ritme kami,” ucap Bravo seperti dikutip dari DailyMail.

“Setiap tim punya kesempatan. Mereka punya pemain penting, tapi kami harus pergi ke sana dengan keinginan melakukan semua dengan baik,” lanjut kiper asal Chile itu.

Bravo memperkuat Barcelona selama dua musim, 2014-2016. Dalam kurun tersebut dia bermain di 75 pertandingan. Tapi Bravo bukan kiper utama Barca di Liga Champions karena pada ajang tersebut Luis Enrique memilih memainkan Marc-Andre ter Stegen.