Posts

Prediksi Bayern Munchen vs Real Madrid 26 April 2018

Prediksi Bayern Munchen vs Real Madrid 26 April 2018

 

 

Agen Judi Bola   -Berita Bola    Bayern dan Madrid sebelumnya sudah bertemu 24 kali di Eropa. Rekornya seimbang, sama-sama menang 11 dan dua laga lainnya berkesudahan imbang.

kan menjamu juara bertahan Real Madrid di Allianz Arena pada leg pertama babak semifinal Liga Champions 2017/18, Kamis (26/4). Dua tim yang paling sering bertemu di kompetisi Eropa ini harus kembali saling jegal.

Pertemuan terakhir mereka adalah di babak perempat final Liga Champions musim lalu. Madrid menyingkirkan Bayern dengan agregat 6-3 (2-1 tandang, 4-2 kandang).

-Agen casino online    Cristiano Ronaldo mencetak dua gol untuk Madrid di Jerman, dan mengukir hat-trick di Santiago Bernabeu. Musim itu, Madrid tembus sampai final dan meraih gelar mereka yang ke-12 di kompetisi ini. Musim itu, pasukan Zinedine Zidane juga jadi tim pertama di era Liga Champions yang mampu juara dua edisi secara beruntun.

Kali ini, Madrid mengincar final demi mencoba mewujudkan ambisi hat-trick juara Liga Champions. Bagi Bayern, ini adalah kesempatan untuk melakukan pembalasan sekaligus mencapai final untuk pertama kalinya sejak 2013.

Bayern sampai di babak ini setelah menyingkirkan Sevilla dengan agregat 2-1 di fase sebelumnya. Kelolosan itu didapatkan pasukan Jupp Heynckes berkat kemenangan di Spanyol pada leg pertama lewat bunuh diri Jesus Navas dan gol Thiago Alcantara.

Sementara itu, Madrid lolos dramatis dari hadangan Juventus. Madrid menang 3-0 di Turin pada leg pertama berkat performa apik Ronaldo, yang mencetak dua gol dan merancang satu assist untuk Marcelo. Di Santiago Bernabeu, Juventus sempat menyamakan agregat lewat dua gol Mario Mandzukic dan satu gol Blaise Matuidi, tapi selamat dari bahaya setelah Ronaldo mencetak gol penalti saat injury time.

Bayern dan Madrid punya kualitas seimbang. Permainan ofensif mereka pun sama-sama menakutkan. Tidak bakal mudah mendapatkan pemenangnya.

PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN
Bayern (4-3-3): Ulreich; Alaba, Hummels, Boateng, Kimmich; Thiago Alcantara, Martinez, James Rodriguez; Ribery, Lewandowski, Muller.
Info skuat: Kingsley Coman (cedera), Arturo Vidal (cedera), Manuel Neuer (cedera).

Madrid (4-3-1-2): Navas; Marcelo, Ramos, Varane, Carvajal; Kroos, Casemiro, Modric; Isco; Ronaldo, Benzema.
Info skat: Nacho (meragukan).

HEAD TO HEAD (6 PERTEMUAN TERAKHIR)
19-04-2017 Madrid 4-2 Bayern (UCL)
13-04-2017 Bayern 1-2 Madrid (UCL)
30-04-2014 Bayern 0-4 Madrid (UCL)
24-04-2014 Madrid 1-0 Bayern (UCL)
25-04-2012 Madrid 2-1 Bayern (UCL)
17-04-2012 Bayern 2-1 Madrid (UCL).

5 PERTANDINGAN TERAKHIR BAYERN
07-04-2018 Augsburg 1-4 Bayern (Bundesliga)
12-04-2018 Bayern 0-0 Sevilla (UCL)
14-04-2018 Bayern 5-1 Gladbach (Bundesliga)
18-04-2018 Leverkusen 2-6 Bayern (DFB Pokal)
21-04-2018 Hannover 0-3 Bayern (Bundesliga).

5 PERTANDINGAN TERAKHIR MADRID
04-04-2018 Juventus 0-3 Madrid (UCL)
08-04-2018 Madrid 1-1 Atletico (La Liga)
12-04-2018 Madrid 1-3 Juventus (UCL)
16-04-2018 Malaga 1-2 Madrid (La Liga)
19-04-2018 Madrid 1-1 Bilbao (La Liga).

PREDIKSI SKOR
Bayern sangat kuat, terutama di kandang. Selain itu, Heynckes juga punya rekor bagus – belum pernah gagal membawa timnya ke final.

Dengan kualitas yang mereka miliki, Bayern mampu mengalahkan siapa saja.

Namun Madrid jelas bukan lawan sembarangan. Madrid tahu caranya bermain di kompetisi ini. Terlebih lagi, Liga Champions adalah satu-satunya kesempatan Madrid untuk berprestasi.

Madrid pasti akan mencurahkan segalanya untuk kompetisi ini.

Bayern punya kemampuan untuk mencetak mengoyak gawang lawan. Mengingat lini belakang Madrid yang cukup keropos, Bayern diprediksi sanggup mencetak satu atau dua gol ke gawang mereka.

Namun Madrid diyakini juga mampu melakukannya. Lagipula, Madrid punya Ronaldo yang sedang on fire. Ronaldo selalu mencetak gol dalam 12 penampilan terakhirnya untuk Madrid di semua kompetisi (total 22 gol). Ronaldo juga mencetak 24 dari 50 gol terakhir Madrid. Dia bisa menjadi pembeda.

LAPORAN PERTANDINGAN: UDINESE 2-6 JUVENTUS

Berita Bola Juventus sukses memetik kemenangan besar 6-2 atas Udinese meski harus bermain dengan sepuluh orang dalam laga pekan kesembilan Serie A Italia musim ini di Dacia Arena, Minggu (22/10) malam WIB.

Bianconeri yang mengawali laga dengan positif harus dikejutkan tuan rumah setelah Stipe Perica berhasil memanfaatkan kelengahan pertahanan tim tamu dan menaklukkan gawang Gianluigi Buffon saat laga baru berjalan delapan menit.

Namun Juventus memberikan respons cepat untuk menyamakan kedudukan enam menit berselang. Gol Juventus datang melalui bunuh diri Samir yang salah mengantisipasi sepak pojok Miralem Pjanic dan bola justru membobol gawangnya Udinese.

Agen Bola Sami Khedira membawa Juventus berbalik unggul pada menit ke-20 lewat sundulan yang memanfaatkan umpan silang Juan Cuadrado. Tapi momentum positif Juventus rusak enam menit berikutnya dengan adanya kartu merah Mario Mandzukic yang protes berlebihan setelah merasa dilanggar Ali Adnan di dalam kotak penalti.

Kalah jumlah pemain membuat Massimiliano Allegri menginstruksikan anak asuhnya untuk lebih menjaga kedalaman hingga turun minum. Udinese pun lantas leluasa mengendalikan permainan dan mampu membuak skor menjadi imbang dua menit selepas jeda pertandingan berkat tandukan Danilo.

Hanya saja Lo Spirito alias mental juara Juventus ditunjukkan di sisa waktu babak kedua. Daniele Rugani mencatatkan namanya di papan skor saat membawa Juventus kembali unggul melalui gol sundulannya yang menyambut tendangan bebas Paulo Dybala pada menit ke-52.

Lima menit berselang, Khedira mengemas gol kedua sekaligus menjauhkan keunggulan Juventus berkat umpan sundulan Rugani. Gelandang asal Jerman itu melengkapi malam gemilangnya dengan torehan hat-trick pada menit ke-87 setelah dalam posisi bebas mengeksekusi umpan Gonzalo Higuain.

Juventus Pjanic menggenapi pesta gol Juventus menjadi setengah lusin dengan gol indahnya yang hadir melalui tendangan keras dari luar kotak penalti. Kemenangan telak ini tak membuat Juventus beranjak dari posisi ketiga klasemen, namun menipiskan jarak menjadi satu poin dengan Inter dan tiga poin dari Napoli yang masing-masing berada di atas mereka.

Cavani dan Neymar Jadi Starter, Sudah Berdamai?

Pelatih Paris Saint-Germain, Unai Emery, berpotensi memainkan Neymar dan Edinson Cavani sejak menit awal kala bersua Bayern Munich dalam matchday 2 Liga Champions di Parc des Princes, Rabu, 27 September 2017 atau Kamis dini hari WIB. Emery menyatakan Neymar sudah bisa berlaga setelah sebelumnya absen karena masalah cedera.

Ya, Neymar sempat menghilang dari skuat PSG kala jumpa Montpellier, akhir pekan lalu. Menghilangnya Neymar membuat banyak pihak menduga friksi yang terjadi di lini depan PSG kian memanas.

Rumor tersebut langsung dibantah oleh Emery. Dia menyatakan Neymar absen karena memiliki masalah pada kakinya.

Jelang lawan Bayern, Neymar pun sudah berlatih sejak Selasa 26 September 2017. Kemungkinan besar, Neymar akan tampil sejak menit awal bersama dengan Cavani dan Kylian Mbappe.

Apakah ini pertanda bahwa Neymar dan Cavani sudah berdamai? Tak ada jawaban tegas dari situasi ini. Emery hanya menyatakan kedua pemain sudah saling mengerti tentang situasi yang sedang mereka hadapi.

“Neymar pasti ada di skuat untuk laga besok. Saya sudah bicara dengan kedua pemain dan mereka tahu bagaimana harus menyikapi situasi yang berkembang,” kata Emery dilansir Daily Mirror.

Hubungan antara Neymar dan Cavani memang sedang memanas. Itu setelah mereka berebut menjadi algojo penalti di laga kontra Olympique Lyon, 17 September 2017.

El Matador pun sempat menyindir Neymar yang berlagak sok jago di ruang ganti. Sindiran Cavani membuat pemain 25 tahun tersebut marah.

Insiden Aneh yang Bikin Modric Dikartu Kuning Wasit

Real Madrid meraih kemenangan meyakinkan 3-1 saat bertandang ke Signal Iduna Park menghadapi Borussia Dortmund di fase grup Liga Champions, Rabu dini hari, 27 September 2017.

Tiga gol Madrid dicetak Gareth Bale (18) dan Cristiano Ronaldo (49, 79). Sementara gol hiburan Dortmud dibukukan Pierre Aubameyang di menit 54.

Ada kejadian unik di laga ini. Gelandang El Real, Luca Modric mendapat kartu kuning karena mengukur jarak posisi tendangan bebas pemain Dortmund.

Seperti dilansir Marca, insiden ini terjadi di menit 40. Berawal dari wasit Bjorn Kuipers yang memberikan tendangan bebas kepada Dortmund karena pelanggaran Madrid.

Saat akan dilakukan tendangan bebas oleh pemain Dortmund di depan kotak penalti Madrid, Modric ragu jarak antara pagar hidup dengan titik tendangan bebas, sesuai aturan, yaitu 10 yard (9,15 meter).

Modric pun mencoba mengukur dengan menggunakan langkahnya. Tapi aksinya itu malah berbuah kartu kuning dari wasit karena dia dianggap menunda-nunda laga.

Sementara itu, Modric sendiri tampil apik di laga ini. Dia menyumbang satu assist pada menit 79 yang membantu Ronaldo mencetak gol ketiga Madrid di laga ini.

Jese: Madrid Selalu Ada di Hati Saya

Jese: Madrid Selalu Ada di Hati Saya

Striker Stoke City, Jese Rodriguez, mengatakan bahwa mantan klubnya, Real Madrid dan Las Palmas, akan selalu mendapat tempat istimewa di hatinya.

Meski harus dipaksa meninggalkan kedua klub tersebut dengan catatan prestasi yang kurang mengesankan di beberapa tahun terakhir, pemain Spanyol mengakui bahwa ia masih memiliki kenangan istimewa dengan dua tim tersebut.

Jese pun mengharap baik Madrid maupun Las Palmas akan bisa terus mendapatkan hal-hal positif dalam perjalanan mereka sebagai klub dan tim.

“Saya menjalani tahun yang fantastis selama berada di Madrid, begitu pula dengan Gran Canaria, dan saya mengharap kedua klub akan selalu diberikan yang terbaik. Mereka adalah dua tim yang akan selalu mendapat tempat istimewa di hati saya,” tutur Jese menurut Sportsmole.

“Namun sekarang, saya memikirkan masa kini, dan juga pertandingan berikutnya melawan Newcastle, kesempatan baru untuk membuktikan kemampuan saya.”

“Saya harus terus bekerja keras dan terus berkembang di kompetisi ini. Di masa depan, saya tidak tahu. Saya tak ingin menutup pintu apapun.”

Jese sempat mencuri perhatian The Potters ketika gol tunggalnya memastikan tim menang atas Arsenal di laga pekan kedua Premier League 17/18.

Lampard: Bakayoko dan Drinkwater Bisa Gantikan Matic

Lampard: Bakayoko dan Drinkwater Bisa Gantikan Matic

Mantan pemain Chelsea, Frank Lampard mengungkapkan keyakinannya bahwa dua rekrutan anyar The Blues, Tiemoue Bakayoko dan Danny Drinkwater bisa mengisi peran yang ditinggalkan Nemanja Matic.

Pelatih Antonio Conte disebut frutrasi di sebagian besar musim panas ini dalam hal aktivitas transfer Chelsea. Tapi pada akhirnya mereka menambahkan Davide Zappacosta dan Danny Drinkwater di hari terakhir bursa transfer.

Drinkwater yang didatangkan dari Leicester City menjadi gelandang kedua yang didatangkan setelah Tiemoue Bakayoko datang lebih dahulu dari AS Monaco.

Dan mantan gelandang The Blues, Frank Lampard menilai dua gelandang baru itu bisa menggantikan Nemanja Matic yang hijrah ke Manchester United.

“Saya tahu mereka kehilangan Nemanja Matic, tapi Tiemoue Bakayoko dan Danny Drinkwater memberi mereka kedalaman tim,” ujarnya kepada London Evening Standard.

Chelsea sendiri saat ini tengah bersiap melawan Arsenal di akhir pekan ini setelah sebelumnya mengalahkan Qarabag enam gol tanpa balas di pertandingan pertama Liga Champions

 

 

Lampard: Bakayoko dan Drinkwater Bisa Gantikan Matic

Sudah Belanja Banyak, Pep Belum Yakin City Bisa Juara

Sudah Belanja Banyak, Pep Belum Yakin City Bisa Juara

Josep Guardiola mengaku masih belum yakin apakah Manchester City akan sanggup memenangkan Premier League di musim kompetisi kali ini.

City sudah menghabiskan dana lebih dari 200 juta poundsterling untuk membeli pemain anyar musim ini. Di antara nama-nama yang mendarat ke Etihad, beberapa yang menjadi sorotan antara lain Kyle Walker, Danilo, dan Ederson.

Klub Manchester Biru juga sudah mencatat start apik dengan menang telak 5-0 atas Liverpool di kandang sendiri pekan lalu. Ekspektasi pun kian tinggi, untuk klub yang musim lalu hanya mampu finish di peringkat tiga.

Namun demikian, Guardiola mengaku enggan menunjukkan optimisme berlebih terkait kans juara City di Liga Primer 17/18.

“Saya puas dengan bursa transfer City, namun saya tidak tahu. Percayalah, saya tidak tahu apakah kami mampu bersaing untuk merebut gelar juara karena kami masih dalam proses untuk terus berkembang,” tutur Guardiola menurut Sportsmole.

“Kami bahagia dengan pemain yang kami punya, mereka bisa membayangkan ‘kami bisa bermain bagus, lebih baik dari musim lalu’, namun serius, saya tidak tahu.”

“Kita lihat saja nanti apa yang terjadi.”

City akan menghadapi Feyenoord tengah pekan ini di laga perdana mereka di Liga Champions, sebelum meladeni perlawanan Watford di hari Sabtu.

 

Sudah Belanja Banyak, Pep Belum Yakin City Bisa Juara

Mourinho Minta Lindelof Teladani Bek Legendaris Chelsea Ini

Mourinho Minta Lindelof Teladani Bek Legendaris Chelsea Ini

Pelatih Manchester United, Jose Mourinho meminta Victor Lindelof untuk bersabar dengan proses adaptasinya di Inggris. Mourinho menyebut ia harus meneladani mantan bek Chelsea, Ricardo Carvalho yang sukses menjadi bek top EPL setelah datang dari Portugal.

Lindelof merupakan pembelian pertama Jose Mourinho pada musim panas ini. Ia didatangkan dari Benfica dengan nilai transfer mencapai 34 Juta pounds.

Sempat dipercaya tampil di beberapa laga pra musim, namun Lindelof tidak kunjung dimainkan di partai EPL oleh Mourinho. Ia diparkir setelah tampil kurang memuaskan saat MU dikalahkan Real Madrid di Piala Super Eropa awal musim kemarin.

Mourinho sendiri meminta Lindelof untuk bersabar dengan kondisinya saat ini. “Victor adalah anak yang cerdas. Dia sangat tenang dan tentu saja ia ingin bermain,” buka Mourinho kepada website resmi MU.

“Dia harus menjalani proses ini selangkah demi selangkah. Di Chelsea, kami pernah memiliki salah satu bek terbaik di Premier League dalam satu dekade terakhir, Ricardo Carvalho. Dia juga sempat mengalami kesulitan untuk beradaptasi ketika ia pertama kali datang dari Portugal.”

“Setelah itu semua berlalu, ia menjalani karir yang luar biasa di Premier League dan saya yakin Victor juga akan menempuh jalan yang sama. Jadi saya rasa cukup baik baginya untuk bermain di Liga Champions dan kemungkinan ia tidak akan bermain di akhir pekan nanti. Namun ia akan bermain Minggu depan di Carabao Cup dan masih ada banyak pertandingan yang bisa ia mainkan.” tandas mantan pelatih Chelsea tersebut.

 

Mourinho Minta Lindelof Teladani Bek Legendaris Chelsea Ini

 

Gagal Ke Barca, Coutinho Diminta Tiru Suarez

Gagal Ke Barca, Coutinho Diminta Tiru Suarez

 

Mantan pemain Liverpool,Paul Ince baru-baru ini memberikan nasehat kepada Philippe Coutinho. Ince meminta Coutinho untuk meniru langkah Luis Suarez yang tetap bermain sepenuh hati bagi The Reds kendati ia gagal pindah.

Seperti yang sudah diketahui, pada musim panas ini Coutinho santer dikabarkan akan bergabung dengan Barcelona. Ia bahkan disebut sudah mengajukan transfer request agar bisa mewujudkan kepindahannya ke Camp Nou, kendati kepindahan itu gagal terwujud.

Situasi Coutinho ini mirip dengan situasi Luis Suarez pada tahun 2013 silam. Sang striker juga disebut mengajukan transfer request kepada manajemen Liverpool agar bisa pindah ke Barcelona, kendati ia baru bisa mewujudkan kepindahannya pada tahun 2014 silam.

Ince sendiri menyarankan agar Coutinho tetap bermain dengan sepenuh hati seperti Luis Suarez kendati gagal pindah. “Philipe harus meniru situasi Luis satu musim setelah ia diberitahu tidak bisa pindah [Ke Barcelona],” buka Ince kepada The Daily Mail.

“Satu hal yang perlu ia tahu dari para fans Liverpool, asalkan Coutinho tetap bermain dengan bagus, maka para fans akan tetap mencintainya.”

“Para fans memahami bahwa Barcelona memiliki daya pikat yang besar dan mereka tidak akan menghalanginya untuk pergi, asalkan dia tidak menghabiskan waktunya di klub dengan menunjukan gestur tubuh seperti yang dilihat para fans Arsenal pada diri Alexis Sanchez.” tutup mantan pemain Timnas Inggris tersebut.

 

Gagal Ke Barca, Coutinho Diminta Tiru Suarez

Gara-gara Barca, Juve Turunkan Tim Pelapis Lawan Chiveo

Gara-gara Barca, Juve Turunkan Tim Pelapis Lawan Chiveo

Juventus akan bertandang ke Camp Nou pada hari Rabu (13/9) tengah pekan depan pada matchday pertama Liga Champions. Empat haru sebelum berjumpa Barca, Juve akan lebih dulu berjumpa Chievo di giornata ke-4 Serie A.

Pelatih Juve, Massimiliano Allegri, melihat padatnya jadwal tersebut, tidak memaksa untuk menurunkan skuat yang sama. Laga melawan Barca jadi prioritas dan akan ada rotasi saat melawan Chievo.

“Tapi bukan rotasi pemain yang lengkap,” ucap Allegri dikutip dari Football Italia.

“Karena besok adalah pertandingan paling penting, kita harus bisa mengambil tiga poin saat melawan Chievo. Kami baru akan memikirkan Barcelona setelah laga besok,” sambung mantan pelatih AC Milan ini.

Bagi Allegri, laga melawan Barca bukan final atau laga penting lain. Baginya ini hanyalah satu dari enam laga di babak penyisihan grup. Tapi, melewatkan begitu saja laga melawan Barca tentu akan membuat Juve sangat dirugikan.

“Ini hanyalah satu dari enam pertandingan yang harus kita mainkan di fase grup, sebuah grup dimana yang paling penting kami bisa lolos,” tandas Allegri

 

Gara-gara Barca, Juve Turunkan Tim Pelapis Lawan Chiveo