Posts

Prediksi Liga Inggris Chelsea vs Bournemouth 26 Desember 2016

Liga108Chelsea akan menghadapi Bournemouth tanpa kehadiran Diego CostaAntonio Conte akan menjalani debutnya bersama di Boxing Day bersama Chelsea. Kendati merasa aneh, Conte tentu akan sangat berharap pasukannya dapat melanjutkan tren kemenangan di laga melawan Bournemouth . Prediksi  Liga Inggris Chelsea vs Bournemouth 26 Desember 2016.

susunan-pemain-1

Sayang dalam lanjutan Liga Primer Inggris pekan ke-18 tersebut, Conte tidak bisa menurunkan pemain andalannya Diego Costa yang sedang menjalani hukuman kartu. Tentu ini akan menjadi kesempatan bagi Mitchy Batshuayi untuk membuktikan kapasitasnya di hadapan sang arsitek.

lima-laga-trakhir

Sementara itu dari kubu Bournemouth, arsitek Eddie Howe, bomber muda Benik Afobe diharapkan bisa mengacak-ngacak pertahanan Chelsea dalam pertandingan ini. Afobe akan mendapatkan dukungan dari winger lincah Jordon Ibe dalam laga ini.

pemain-absen-1

Jika dilihat dari performa kedua tim dari lima pertandingan terakhir, Chelsea memang pantas diunggulkan untuk meraih kemenangan. Namun, The Blues jangan terlalu jemawa karena Bournemouth bisa saja membuat kejutan seperti ketika mengalahkan Liverpool.

Dalam pertandingan kali ini, Chelsea tidak akan diperkuat beberapa pemain intinya seperti Diego Costa dan N’Golo Kante yang harus menjalani skorsing. Eden Hazard juga diragukan, namun winger asal Belgia itu kemungkinan besar bisa berlaga dalam laga ini.

Player To Watch

Eden Hazard

eden-hazard

Kepala Conte mulai pusing dengan absennya Costa. Praktis, sang pelatih berharap Eden Hazard bisa kembali fit ketika berhadapan dengan Bournemouth.

Benik Afobe
benik-afobe
 Ini menjadi kesempatan bagi Benik Afobe untuk memperlihatkan kemampuannya dalam mencetak gol, dengan membobol gawang pemuncak klasemen Chelsea.
prediksi-liga-2
Posted By Agen Bola
Liverpool Dinilai Sudah Memiliki Semua Persiapan Untuk Menjadi Juara

Liverpool Dinilai Sudah Memiliki Semua Persiapan Untuk Menjadi Juara

Liverpool Dinilai Sudah Memiliki Semua Persiapan Untuk Menjadi Juara

Liverpool Dinilai Sudah Memiliki Semua Persiapan Untuk Menjadi Juara

Liverpool Dinilai Sudah Memiliki Semua Persiapan Untuk Menjadi Juara, Melihat penampilan musim ini, diyakini Liverpool punya semua bahan yang dibutuhkan untuk juara Premier League. Penantian gelar liga pun diharapkan segera usai.

Liverpool Dinilai Sudah Memiliki Semua Persiapan Untuk Menjadi Juara

Liverpool sementara ini sedang memuncaki klasemen Premier League dengan nilai 26 dari 11 pekan. Saat ini mereka unggul satu angka di depan Chelsea dan dua poin dari Manchester City-Arsenal di tangga 3-4.

Skuat besutan Juergen Klopp diyakini salah satu kandidat kuat juara menyusul penampilan meyakinkan sejauh ini. Mereka sudah mengalahkan Arsenal, Chelsea, dan juara bertahan Leicester City, sementara berimbang kontra Tottenham Hotspur dan Manchester United.

Kuartet Philippe Coutinho, Roberto Firmino, Sadio Mane, dan Adam Lallana dinilai akan jadi faktor kunci dalam usaha Liverpool merebut titel Premier League pertamanya. Jika mampu menjaga fokus dan konsisten, eks kiper Liverpool Bruce Grobbelaar yakin kansnya besar.

“Tidak ada gelar yang dimenangi di November, tapi ini sudah jadi start yang fantastis. Mereka memuncaki liga dan layak begitu karena mereka sudah menjadi tim terbaik sejauh ini,” ujarnya dikutip Liverpool Echo.

“Ada cukup talenta di skuat ini untuk memenangi liga. Empat pemain depan yakni Philippe Coutinho, Roberto Firmino, Sadio Mane, dan Adam Lallana sudah luar biasa. Umpannya, pergerakan mulus, dan pressing tingginya, ada semua hal yang ingin kita lihat,” imbuhnya.

Faktor lain yang memperbesar kans Liverpool adalah keberadaan Klopp. Ide-ide, pengalaman suksesnya bersama Borussia Dortmund, dan karakternya yang dekat dengan pemain serta para penggemar memberikan identitas kuat untuk tim.

“Juergen Klopp adalah sosok luar biasa. Liverpool sudah fantastis untuk dilihat sejauh musim ini berjalna. Perubahan dari musim lalu ke musim ini sudah berjalan dramatis. Manajer baru, dinamika baru,” sambung Grobbelaar.

“Saya tahu Liverpool sudah membuat penunjukan yang sangat bijaksana. Anda cuma perlu melihat ke apa yang dia raih di klub sebelumnya, Borussia Dortmund.”

“Dia memenangi titel-titel dengan mereka dan saya mengharapkan dia melakukan yang sama di Liverpool. 27 tahun itu waktu yang lama. Mari pastikan itu tidak berlangsung lebih lama lagi,” tandas pria yang jadi bagian skuat Liverpool, saat kali terakhir juara liga di 1989-1990 ini.

Kane Bertekad Naik Kelas untuk Menyusul Penyerang-penyerang Top Lainnya

Kane Bertekad Naik Kelas untuk Menyusul Penyerang-penyerang Top Lainnya

Kane Bertekad Naik Kelas untuk Menyusul Penyerang-penyerang Top Lainnya

Kane Bertekad Naik Kelas untuk Menyusul Penyerang-penyerang Top Lainnya

Kane Bertekad Naik Kelas untuk Menyusul Penyerang-penyerang Top Lainnya, Di Tottenham Hotspur, Harry Kane sudah tampil tajam dalam beberapa musim terakhir. Kini dia bertekad naik kelas untuk menyusul penyerang-penyerang top lainnya.

Kane Bertekad Naik Kelas untuk Menyusul Penyerang-penyerang Top Lainnya

Kane sejauh ini sudah mencatatkan 67 gol dalam 134 penampilan bersama Spurs di berbagai ajang seperti dilansir Transfermarkt. Dalam dua musim terakhir, dia sudah selalu jadi top skorer tim dengan 31 gol dan 28 gol di berbagai kompetisi.

Penampilan okenya itulah yang mengantarkan Kane ke tim nasional Inggris. Namun sejauh ini dia baru membuat lima gol dari 17 penampilan. Kane bahkan disoroti performanya karena tak mampu mencetak satupun gol sepanjang Piala Eropa di Prancis pada musim panas lalu.

Kane sadar bahwa dirinya perlu mereplikasi penampilan di klub bersama timnas Inggris, jika mau masuk jajaran kelas dunia. Pemain 23 tahun ini berhasrat mulai membuka keran golnya untuk Inggris ketika menghadapi Skotlandia, Sabtu (12/11/2016) dinihari WIB.

“Anda harus melakukannya di semua panggung, tidak cuma domestik. Itu berarti Liga Champions, Kualifikasi Piala Dunia, babak final Piala Dunia, Piala Eropa. Seorang pemain yang bisa melakukannya di semua level adalah pemain kelas dunia,” katanya dikutip Standard.

“Itulah tujuan saya dan saya sedang kerja keras untuk meraihnya. Saya siap, saya fit, dan saya percaya diri bisa mencetak gol-gol. Semoga saya bisa membuat rangkaian performa bagus untuk Inggris,” imbuhnya.

Hazard Merasa Lebih Diuntungkan dengan Perubahan Pola Bermain Chelsea

Hazard Merasa Lebih Diuntungkan dengan Perubahan Pola Bermain Chelsea

Hazard Merasa Lebih Diuntungkan dengan Perubahan Pola Bermain Chelsea

Hazard Merasa Lebih Diuntungkan dengan Perubahan Pola Bermain Chelsea

Hazard Merasa Lebih Diuntungkan dengan Perubahan Pola Bermain Chelsea, Perubahan pola bermain Chelsea menjadi tiga bek dirasa Eden Hazard lebih menguntungkannya. Dia bisa lebih fokus menyerang dan mengekspresikan diri.

Hazard Merasa Lebih Diuntungkan dengan Perubahan Pola Bermain Chelsea

Chelsea mengubah formasi bermain sejak memasuki bulan Oktober. Dari yang sebelumnya menggunakan pola empat bek, kini menggunakan tiga bek dalam pola 3-4-3.

Trio lini belakang biasanya ditempati oleh Cesar Azpilicueta, David Luiz, dan Gary Cahill. Kemudian dua wing-back yakni Marcos Alonso dan Victor Moses mengapit Nemanja Matic dan N’Golo Kante di tengah. Di depan ada Pedro Rodriguez, Diego Costa, dan Hazard.

[Baca juga: Membedah Sistem Tiga Bek Chelsea ala Conte]

Sejak berganti pola ini, Chelsea melaju impresif. Mereka sempurna melalui lima partai di Premier League, dengan mengalahkan Hull City, Leicester City, Manchester United, Southampton, dan Everton.

Kian mengesankan jika melihat The Blues mencetak 16 gol dalam periode itu dan tak sekalipun kebobolan. Bahkan dalam kemenangan 5-0 kontra Everton akhir pekan kemarin, Chelsea amat dominan sampai melepaskan 21 tembakan dan hanya membiarkan lawan mencatatkan satu tembakan, itupun tak tepat sasaran.

Nah, di tengah impresifnya Chelsea itu Hazard adalah satu pemain yang menonjol. Dia sudah mencetak lima gol di lima partai terakhir timnya tersebut.

Hazard mengaku lebih nyaman dengan tiga bek. Sebab kini dia tak terlalu dibebani tugas bertahan dengan adanya wing-back dan diberikan kebebasan lebih besar untuk menyerang.

“Tidak banyak berubah sih, saya cuma mendapatkan sedikit lebih banyak kebebasan dengan dan tanpa bola. Saya tidak harus bertahan di sisi kanan belakang, karena (Marcos) Alonso ada di sana,” kata Hazard di situs resmi Chelsea.

“Saya cuma harus bertahan di posisi. Ketika saya mendapatkan bola, saya punya kebebasan lebih besar dan bisa berlari ke manapun yang saya mau.”

“Orang-orang berkata saya tidak cukup banyak menembak, jadi sekarang saya coba melakukannya lebih sering. Karena kalau tidak menembak, Anda tak mencetak gol. Saya tak tahu apakah bolanya bakal masuk atau tidak, tapi peluangnya lebih besar kalau saya menembak,” tambahnya.

Menjelang Pertandingan Derby London Utara di Emirates

Menjelang Pertandingan Derby London Utara di Emirates

Menjelang Pertandingan Derby London Utara di Emirates

Menjelang Pertandingan Derby London Utara di Emirates

Menjelang Pertandingan Derby London Utara di Emirates, Liga Inggris akhir pekan ini dipanaskan derby London utara. Laga antara Arsenal melawan Tottenham Hotspur pertama musim ini akan dihelat di Emirates Stadium.

Menjelang Pertandingan Derby London Utara di Emirates

Menatap pertandingan, Minggu (7/11/2016) malam WIB, Arsenal sedang tampil bagus-bagusnya. Sementara Spurs ada dalam laju sebaliknya.

Arsenal sudah tak pernah kalah dalam 15 pertandingan terakhir. Rinciannya, mereka mampu membukukan 12 kali kemenangan dan tiga kali hasil imbang.

Sementara Spurs sudah enam laga tak pernah menang. Tim besutan Mauricio Pochettino itu menuai empat kali hasil imbang dan dua kali menelan kekalahan.

Kendati demikian, Arsenal mesti waspada. Mereka sudah tak pernah menang dalam empat pertandingan derby melawan Spurs. Mereka kalah sekali dan menuai hasil imbang tiga kali.

Mesut Oezil dan Olivier Giroud akan menjadi andalan di lini depan Arsenal untuk menggedor pertahanan Spurs. Giroud tampil produktif dalam dua pertandingan terakhir, dengan catatan tiga gol.

Sementara itu, Oezil juga sedang gemar mempertontonkan kemampuan dengan catatan satu gol dan dua assist.

Menjelang Pertandingan Derby London Utara di Emirates

Di laga lainnya, tim papan atas lainnya Manchester City akan menghadapi lawan yang di atas kertas bisa dikalahkan. Mereka akan menjamu Middlesbrough di Etihad Stadium, Sabtu (6/11) malam WIB.

City sudah kembali ke jalur kemenangan menatap laga itu. Mereka baru saja mengalahkan West Bromwich Albion dan Barcelona.

Sementara itu, Middlesbrough baru saja memetik hasil positif di laga terakhir. Mereka menang dengan skor akhir 2-0 saat menjamu Bournemouth.

Dalam enam pertandingan terakhir, City menang empat kali saat berduel melawan Middlesbrough dan dua kali menelan kekalahan. Tim besutan Aitor Karanka itu bisa saja tampil mengejutkan dengan mengalahkan City seperti pada pertandingan pada bulan Januari 2016 di ajang Piala FA.

Liverpool akan berduel melawan Watford di lanjutan Liga Inggris hari Minggu. The Reds unggul rekor pertemuan dalam enam head-to-head terakhir dengan torehan lima kali menang dan sekali seri.

Liverpool juga sedang tampil bagus dengan laju tanpa kalah dalam 11 pertandingan dengan rincian sembilan kali menang dan dua kali memetik hasil imbang. Oleh karena itu, mereka pantas dijagokan memenangi pertandingan di Anfield itu.

Di laga lainnya, Chelsea akan menghadapi tim peringkat enam klasemen, Everton. Menatap pertandingan di Stamford Bridge itu, Chelsea mempunyai modal bagus dengan torehan empat kemenangan beruntun dengan catatan clean sheet.

Tim yang kini dilatih oleh Antonio Conte itu juga patut waspada karena sudah tak pernah menang dalam tiga laga terakhir saat melawan Everton dengan rincian dua kali kalah dan sekali imbang.

Sementara itu, MU yang baru saja tumbang saat melawan Fenerbahce akan melakukan lawatan ke kandang Swansea City. Mereka akan ke Stadium of Light tanpa didampingi Jose Mourinho di bench karena sedang menjalani sanksi. Selain itu, MU juga tak akan diperkuat Paul Pogba karena mengalami cedera.

Swansea saat ini juga sedang dalam laju kurang bagus dengan catatan sembilan laga tanpa kemenangan, dua imbang dan tujuh kali kalah. Kendati begitu, MU patut waspada karena mereka sudah dua kali tak pernah menang dalam dua pertandingan terakhir di markas Swansea.

Meski Sudah Memetik Kemenangan, Klopp Mengaku Masih Belum Puas

Meski Sudah Memetik Kemenangan, Klopp Mengaku Masih Belum Puas

Meski Sudah Memetik Kemenangan, Klopp Mengaku Masih Belum Puas

Meski Sudah Memetik Kemenangan, Klopp Mengaku Masih Belum Puas

Meski Sudah Memetik Kemenangan, Klopp Mengaku Masih Belum Puas, Liverpool boleh saja memetik kemenangan atas Crystal Palace. Tapi penampilan ‘Si Merah’ disebut Juergen Klopp perlu banyak perbaikan.

Meski Sudah Memetik Kemenangan, Klopp Mengaku Masih Belum Puas

Liverpool menang 4-2 saat bertandang ke Selhurst Park, Sabtu (29/10/2016) malam WIB. Babak pertama berjalan sangat menantang untuk Liverpool, ketika mereka saling berbalas gol dengan tuan rumah.

Emre Can membawa tim unggul, sebelum kemudian kesalahan fatal Dejan Lovren kembali membuat skor imbang dengan gol yang dicetak James McArthur. Lovren pula yang pada prosesnya membawa Liverpool unggul lagi. Lantas McArthur mencetak gol keduanya dan kedudukan sama kuat lagi.

Joel Matip memastikan Liverpool menutup babak pertama dengan posisi memimpin berkat gol sundulannya. Roberto Firmino pada akhirnya menegaskan keunggulan tim dengan satu gol di babak kedua.

Sejumlah aspek permainan Liverpool tak membuat Klopp puas. Salah satunya adalah bagaimana mereka bertahan, dengan dua gol lawan dicetak dari kesalahan sendiri.

Di sisi lain, manajer asal Jerman itu juga percaya anak-anak asuhnya seharusnya bisa mencetak gol lebih banyak.

“Saya tidak terlalu senang dengan awalan kami. Tidak cukup jelas, tidak cukup direct. Bagus secara pertunjukkan sepakbola, tapi tak sepatutnya berjalan seperti itu,” kata Klopp dikutip Sky Sports.

“Lalu kami mencetak gol-gol bagus dan menciptakan peluang-peluang yang luar biasa. Kami sungguh seharusnya bisa mencetak gol lebih banyak, saya rasa semua sepakat dengan ini.”

“Saya rasa gol pertama mereka sepenuhnya adalah hadiah, dan gol kedua karena pertahanan yang tidak bagus dan pada akhirnya sebuah sundulan yang bagus, jadi itu membuka pertandingan. Tentu saja, atmosfer sejak saat itu terasa sungguh intens,” tambahnya.

Kemenangan itu menjaga posisi Liverpool di papan klasemen. Mereka masih terus menempel Manchester City dan Arsenal di dua posisi teratas, dengan ketiga tim ini sama-sama mengoleksi nilai 23.

Kemenangan Atas Chelsea Membuat West Ham United Semakin Percaya Diri

Kemenangan Atas Chelsea Membuat West Ham United Semakin Percaya Diri

Kemenangan Atas Chelsea Membuat West Ham United Semakin Percaya Diri

Kemenangan Atas Chelsea Membuat West Ham United Semakin Percaya Diri

Kemenangan Atas Chelsea Membuat West Ham United Semakin Percaya Diri, Kemenangan atas Chelsea meneruskan laju oke West Ham United belakangan ini. Kini saatnya The Hammers melaju kencang lagi demi memperbaiki posisi di klasemen.

Kemenangan Atas Chelsea Membuat West Ham United Semakin Percaya Diri

Setelah tampil oke musim lalu dengan finis posisi ketujuh klasemen yang merupakan pencapaian terbaiknya, West Ham memulai musim 2016/2017 dengan sangat lambat.

Saking lambatnya, West Ham malah tercecer di papan bawah dan gagal lolos ke fase grup Liga Europa. Dari tujuh pertandingan awal Premier League, West Ham sudah kalah lima kali dan hanya menang serta imbang sekali.

Wajar saja jika posisi Slaven Bilic sebagai manajer mulai dispekulasikan dan para pemain bintang pun belum tampil seperti layaknya musim lalu, termasuk Dimitri Payet.

Namun, West Ham tak mau lama-lama terpuruk karena dalam dua pekan terakhir Premier League, mereka merengkuh dua kemenangan atas Crystal Palace serta Sunderland dengan skor 1-0.

Kemenangan ketiga beruntun pun didapat usai menyingkirkan Chelsea dengan skor 2-1 di babak keempat Piala Liga Inggris dinihari WIB tadi sekaligus lolos ke perempatfinal. Rentetan hasil positif belakangan ini diharapkan jadi titik balik West Ham untuk melaju kencang ke depannya.

“Anda tidak pernah tahu dalam sebuah laga Piala Liga Inggris. Kami punya ambisis besar di kompetisi ini dan itu sudah jelas. Jika kami bermain seperti ini, kami mampu melaju jauh,” ujar Bilic seperti dikutip Soccerway.

“Ini tidak hanya penting untuk kompetisi ini tapi juga Premier League. Itu membuat Anda lebih percaya diri. Kami memang sedikit lelah setelah sesi latihan, tapi kemudian kami bersemangat dan dari situ kami sama sekali tidak lelah,” sambungnya.

“Kini kami harus membuat para pemain fit lagi, kami bisa melakukannya sebagai tim dan unit. Kami sudah memenangi tiga laga beruntun.”

“Selalu ada naik-turun tapi kami harus fokus seperti yang sudah-sudah. Tentu saya sangat optimistis,” tutupnya.

Mourinho Menilai Herrera Telah Bawa MU ke Level yang Berbeda

Mourinho Menilai Herrera Telah Bawa MU ke Level yang Berbeda

Mourinho Menilai Herrera Telah Bawa MU ke Level yang Berbeda

Mourinho Menilai Herrera Telah Bawa MU ke Level yang Berbeda

Mourinho Menilai Herrera Telah Bawa MU ke Level yang Berbeda, Ander Herrera menjadi salah satu pemain yang tampil menonjol di laga Manchester United melawan Manchester City. Dia disebut mengantarkan MU ke level berbeda.

Mourinho Menilai Herrera Telah Bawa MU ke Level yang Berbeda

Saat melakoni pertandingan babak keempat Piala Liga Inggris, The Red Devils memetik kemenangan dengan skor tipis 1-0. Juan Mata menjadi pencetak gol kemenangan pertandingan yang berlangsung di Old Trafford, Kamis (27/10/2016) dini hari WIB.

Gol itu merupakan buah umpan dari Zlatan Ibrahimovic, tapi Herrera juga berperan atas gol itu. Dia ada di kotak penalti saat Ibrahimovic mengirimkan umpan ke tengah kotak penalti, hingga menarik satu pemain City di kotak penalti. Dengan begitu, Mata bisa berdiri bebas memasukkan bola ke gawang City.

Herrera yang dipasang sebagai salah satu gelandang di posisi double pivot, menjadi pemain dengan jumlah sentuhan terbanyak di laga MU melawan City. Whoscored membukukan pemain Spanyol itu 84 kali melakukan sentuhan. Berduet dengan Michael Carrick, dia menjalankan tugasnya dengan bagus menjadi penyeimbang tim.

Bersama Carrick dan Paul Pogba, Herrera menjadi pemain yang mendapatkan pujian dari manajer MU, Jose Mourinho.

“Kami mulai percaya diri selangkah demi selangkah, kami mulai percaya organisasi pertahanan kami. Lalu di babak kedua, khususnya Herrera, Carrick, dan Pogba, mereka meninggikan tempo,” kata Mourinho seperti dilansir oleh situs resmi MU.

“Mereka mulai melakukan pressing lebih tinggi. Saya pikir Herrera membawa tim pada level berbeda dalam hal intensitas dan pressing. Lalu kami mulai bisa merebut bola kembali dan menjadi berbahaya,” imbuhnya.

Pemain Belakang West Ham Diminta Untuk Lebih Hati-hati Menghadapi Diego Costa Nanti

Pemain Belakang West Ham Diminta Untuk Lebih Hati-hati Menghadapi Diego Costa Nanti

Pemain Belakang West Ham Diminta Untuk Lebih Hati-hati Menghadapi Diego Costa Nanti

Pemain Belakang West Ham Diminta Untuk Lebih Hati-hati Menghadapi Diego Costa Nanti

Pemain Belakang West Ham Diminta Untuk Lebih Hati-hati Menghadapi Diego Costa Nanti, West Ham United akan melawan Chelsea di laga babak keempat laga Piala Liga Inggris. Barisan belakang The Hammers diminta lebih cerdik menangani Diego Costa.

Pemain Belakang West Ham Diminta Untuk Lebih Hati-hati Menghadapi Diego Costa Nanti

Pertandingan antara West Ham melawan Chelsea akan berlangsung di Olympic Stadium, Kamis (27/10/2016) dini hari WIB. Costa menjadi pemain yang diwaspadai para pemain belakang West Ham menatap pertandingan itu.

Sejak Chelsea ditangani oleh Antonio Conte, Costa kembali tampil tajam. Dalam sembilan pertandingan Liga Inggris, dia sudah mencetak tujuh gol.

Pulihnya ketajaman Costa itu disadari oleh barisan belakang West Ham, seperti diungkapkan oleh Angelo Ogbonna. Oleh karena itu, bek asal Italia itu ingin rekan-rekan setimnya di lini belakang bisa bermain cerdik saat berduel dengan Costa.

“Kami tahu Costa. Setiap kami bermain melawan dia, kami mesti berhati-hati. Kami sudah pernah menghadapi dia. Semua orang tahu Costa seperti apa. Dia mempunyai kebiasaan yang tak wajar. Di dalam lapangan, dia selalu mencoba untuk mengubah pertandingan,” kata Ogbonna di Soccerway.

“Terkadang jika kami melakukan suatu hal sebagai pemain belakang, itu lebih besar dibandingkan dengan jika para penyerang melakukannya. Seorang striker bisa melakukan apapun yang mereka inginkan.”

“Pemain belakang harus lebih berhati-hati, mungkin pintar. Saya pikir, siapapun yang lebih cerdik akan memenangi pertandingan,” tambah eks bek Juventus itu.

Mourinho Merana di Stamford Bridge ( Cuplikan Gol )

Liga108Chelsea menang 4-0 atas Manchester United di Stamford Bridge. Menjalani pekan sembilan Liga Primer Inggris di Stamford Bridge. Tuan rumah, Chelsea, menghancurkan rival mereka, Manchester United, dengan skor telak 4-0 dan merusak reuni Jose Mourinho dengan mantan klubnya, Senin (24/10/16). Mourinho Merana di Stamford Bridge ( Cuplikan Gol )

Hasil ini menutup pekan berat Manchester United yang sebelumnya melawan Liverpool (0-0) dan Fenerbahce (4-1) di Liga Europa. Red Devils pun tetap berada di peringkat tujuh dengan koleksi 14 poin, sementara Chelsea naik ke peringkat empat dengan raihan 19 poin.

Jalannya Pertandingan

Babak Pertama

Laga besar terhampar di Stamford Bridge pada pekan sembilan Liga Primer Inggris, yang mempertemukan Chelsea dengan Manchester United. Chelsea yang memiliki waktu persiapan satu minggu penuh untuk laga ini, tidak banyak melakukan perubahan di susunan pemainnya.

Pelatih Chelsea, Antonio Conte, menurunkan formasi 3-4-3 dan mengandalkan serangan dari sisi sayap yang ditempati Victor Moses, Marcos Alonso, Eden Hazard, dan Pedro Rodriguez.

Sementara Man United besutan Jose Mourinho melakukan enam perubahan dari pemain yang menaklukkan Fenerbahce dengan skor 4-1 di Liga Eropa. Nama-nama seperti Antonio Valencia, Daley Blind, Marouane Fellaini, Ander Herrera, Marcus Rashford, dan Zlatan Ibrahimovic bermain sebagai starter di laga ini.

Publik Stamford Bridge langsung bergemuruh kencang saat laga baru berjalan 31 detik. Adalah Pedro yang mengejutkan pertahanan Man United saat berlari menyambut bola umpan dari Alonso, melewati kawalan Blind dan lini belakang Man United, sebelum akhirnya mengecoh David de Gea dan mencetak gol. 1-0 Chelsea unggul.

Tensi pertandingan pun langsung meningkat selepas gol tersebut. Chelsea terlihat memainkan bola cepat dan mengajak para pemain Man United untuk mengikuti gaya bermain mereka, sementara tim tamu mengoper bola dari kaki ke kaki saat menguasai bola, dan coba menembus lini belakang Chelsea.

Permainan Man United pun masih menemui jalan buntu, karena Chelsea menumpuk para pemainnya untuk bertahan dan dengan cepat melakukan serangan balik, ketika mereka berhasil merebut bola dari penguasaan para pemain Man United.

Momentum yang dimiliki Chelsea pun sukses kembali membuahkan gol di menit 21. Kali ini dari situasi sepak pojok, bola dikirim oleh Hazard ke dalam kotak penalti Man United dan terjadi kemelut di muka gawang. Gary Cahill pun sukses melewati penjagaan Chris Smalling, dan mencetak gol ke gawang De Gea. 2-0 Chelsea menjauh.

Gol-gol cepat Chelsea itu menunjukkan rapuhnya lini belakang Man United. Blind tak kuasa menghadapi para pemain sayap Chelsea yang berada di zonanya, Moses dan Pedro, sementara para pemain United juga terlalu banyak melakukan kesalahan karena tekanan tinggi para pemain Chelsea.

Man United pun sedianya memiliki beberapa peluang dari Jesse Lingard dan Rashford, namun kiper Chelsea, Thibaut Courtois, bermain baik dalam menepis peluang tersebut. Skor pun belum berubah hingga laga berjalan 35 menit.

Tim tamu masih kesulitan menembus gawang Chelsea, sementara tim tuan rumah dengan tenang membiarkan para pemain Man United menguasai bola, melakukan tekanan, dan langsung melakukan serangan balik cepat. Tak ada lagi gol yang tercipta hingga dua menit tambahan waktu berakhir di babak pertama, skor 2-0 bertahan untuk keunggulan Chelsea.

Babak Kedua

Pergantian langsung dilakukan Mourinho saat memasuki babak kedua, mengganti Fellaini dengan Juan Mata, dengan harapan permainan Man United membaik dan dapat memperkecil ketertinggalan.

Sesaat, permainan Man United membaik dengan operan bola-bola pendek dan melakukan tekanan ke pertahanan Chelsea. Namun visi bermain Mata dan Herrera tak kuasa menembus solidnya lini bertahan Chelsea.

Bahkan, keadaan kian memburuk kala bek andalan Man United musim ini, Eric Bailly, cedera di menit 52 dan digantikan oleh Marcos Rojo. Blind bergeser ke tengah, sementara Rojo kini jadi bek kiri.

Chelsea yang sudah nyaman dengan keunggulan itu pun bermain lebih tenang dan kembali mencetak gol di menit 61. Melalui gaya menyerang yang sederhana, Hazard melakukan operan satu dua dengan Nemanja Matic, bola kembali kepada Hazard yang mengecoh Smalling, sebelum akhirnya merobek gawang De Gea. 3-0 Chelsea menjauh.

Empat menit berselang Mourinho melakukan perjudian terakhirnya, memasukkan Anthony Martial dan menarik keluar Lingard, Man United menguasai penguasaan bola, namun semua itu tidak penting dengan ketertinggalan 0-3 tersebut.

Lini belakang Man United kembali memperlihatkan kerapuhannya, saat Chelsea kembali mencetak gol di menit 70. Aksi individu N’Golo Kante dengan mudah mengelabui Smalling, untuk kemudian mencetak gol ke gawang De Gea. 4-0 Chelsea melumat Man United.

Tiga pergantian pemain dilakukan Antonio Conte, menarik keluar Pedro, Hazard, dan Diego Costa, mengganti ketiganya dengan Nathaniel Chalobah, Willian, dan Michy Batshuayi. Laga memasuki 10 menit terakhir.

Lima menit tambahan waktu diberikan ofisial pertandingan dan tidak ada lagi gol yang tercipta, skor 4-0 terhias di Stamford Bridge untuk kemenangan Chelsea.

Susunan Pemain:

Chelsea (3-4-3): Thibaut Courtois; Cesar Azpilicueta, David Luiz, Gary Cahill; Victor Moses, N’Golo Kante, Nemanja Matic, Marco Alonso; Pedro Rodriguez (Nathaniel Chalobah 71’), Eden Hazard (Willian 77), Diego Costa (Michy Batshuayi 77’).

Pemain Cadangan: Asmir Begovic, Oscar, Willian, Michy Batshuayi, John Terry, Nathaniel Chalobah, Ola Aina.

Pelatih: Antonio Conte

Man United (4-2-3-1): David de Gea; Antonio Valencia, Chris Smalling, Eric Bailly (Marcos Rojo 52’), Daley Blind; Marouane Fellaini (Juan Mata 46’), Ander Herrera; Marcus Rashford, Paul Pogba, Jesse Lingard (Anthony Martial 65’); Zlatan Ibrahimovic.

Pemain Cadangan: Marcos Rojo, Juan Mata, Anthony Martial, Michael Carrick, Ashley Young, Sergio Romero, Matteo Darmian

Pelatih: Jose Mourinho

Posted By Agen Bola