Posts

-Agen Judi Bola Terpercaya      Di musim ini sendiri, Bianconeri memiliki peluang yang besar untuk menjadi penguasa di Italia. Selain memuncaki klasemen Serie A dengan keunggulan empat poin atas Napoli, skuat asuhan Massimilano Allegri tersebut juga berada di final Coppa Italia.

-Berita Bola     Klub raksasa Italia, Juventus, sukses mendominasi kompetisi domestik dan membuat beberapa tim lainnya tidak kebagian titel. Bagi pelatih Napoli, Maurizio Sarri, hal tersebut bisa membuat Serie A bisa kehilangan penggemarnya.

-Agen Poker Online Terpercaya    Sejatinya, Napoli memiliki peluang yang besar untuk memuncaki klasemen setelah mengalahkan Juventus di akhir pekan lalu. Kemenangan itu berhasil membuat jarak terpangkas menjadi satu poin saja.

Sayangnya, mereka baru-baru ini mengalami kekalahan telak dari Fiorentina dengan skor 0-3. Hasil tersebut membuat Napoli kembali tertinggal empat poin dari Juve yang sehari sebelumnya sukses mencuri poin penuh di markas Inter Milan.

Dominasi Juventus ini membuat Sarri gusar. Mantan pelatih Empoli tersebut berharap dominasi Bianconeri bisa segera berakhir, karena baginya Serie A bisa kehilangan penggemarnya.

“Cepat atau lambat, dominasinya akan berakhir. Melihat Premier League punya banyak pemenang setiap tahunnya, itu menumbuhkan rasa cinta kepada tim dan membuat semuanya punya harapan untuk sukses, ujar Sarri dalam konferensi pers usai laga, seperti yang dilansir dari Football Italia.

“Situasi yang berbeda ada di Italia. Kami beresiko kehilangan banyak penggemar, karena mereka mendukung tim yang tak akan pernah menang,” tandasnya

Prediksi Bayern Munchen vs Real Madrid 26 April 2018

Prediksi Bayern Munchen vs Real Madrid 26 April 2018

 

 

Agen Judi Bola   -Berita Bola    Bayern dan Madrid sebelumnya sudah bertemu 24 kali di Eropa. Rekornya seimbang, sama-sama menang 11 dan dua laga lainnya berkesudahan imbang.

kan menjamu juara bertahan Real Madrid di Allianz Arena pada leg pertama babak semifinal Liga Champions 2017/18, Kamis (26/4). Dua tim yang paling sering bertemu di kompetisi Eropa ini harus kembali saling jegal.

Pertemuan terakhir mereka adalah di babak perempat final Liga Champions musim lalu. Madrid menyingkirkan Bayern dengan agregat 6-3 (2-1 tandang, 4-2 kandang).

-Agen casino online    Cristiano Ronaldo mencetak dua gol untuk Madrid di Jerman, dan mengukir hat-trick di Santiago Bernabeu. Musim itu, Madrid tembus sampai final dan meraih gelar mereka yang ke-12 di kompetisi ini. Musim itu, pasukan Zinedine Zidane juga jadi tim pertama di era Liga Champions yang mampu juara dua edisi secara beruntun.

Kali ini, Madrid mengincar final demi mencoba mewujudkan ambisi hat-trick juara Liga Champions. Bagi Bayern, ini adalah kesempatan untuk melakukan pembalasan sekaligus mencapai final untuk pertama kalinya sejak 2013.

Bayern sampai di babak ini setelah menyingkirkan Sevilla dengan agregat 2-1 di fase sebelumnya. Kelolosan itu didapatkan pasukan Jupp Heynckes berkat kemenangan di Spanyol pada leg pertama lewat bunuh diri Jesus Navas dan gol Thiago Alcantara.

Sementara itu, Madrid lolos dramatis dari hadangan Juventus. Madrid menang 3-0 di Turin pada leg pertama berkat performa apik Ronaldo, yang mencetak dua gol dan merancang satu assist untuk Marcelo. Di Santiago Bernabeu, Juventus sempat menyamakan agregat lewat dua gol Mario Mandzukic dan satu gol Blaise Matuidi, tapi selamat dari bahaya setelah Ronaldo mencetak gol penalti saat injury time.

Bayern dan Madrid punya kualitas seimbang. Permainan ofensif mereka pun sama-sama menakutkan. Tidak bakal mudah mendapatkan pemenangnya.

PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN
Bayern (4-3-3): Ulreich; Alaba, Hummels, Boateng, Kimmich; Thiago Alcantara, Martinez, James Rodriguez; Ribery, Lewandowski, Muller.
Info skuat: Kingsley Coman (cedera), Arturo Vidal (cedera), Manuel Neuer (cedera).

Madrid (4-3-1-2): Navas; Marcelo, Ramos, Varane, Carvajal; Kroos, Casemiro, Modric; Isco; Ronaldo, Benzema.
Info skat: Nacho (meragukan).

HEAD TO HEAD (6 PERTEMUAN TERAKHIR)
19-04-2017 Madrid 4-2 Bayern (UCL)
13-04-2017 Bayern 1-2 Madrid (UCL)
30-04-2014 Bayern 0-4 Madrid (UCL)
24-04-2014 Madrid 1-0 Bayern (UCL)
25-04-2012 Madrid 2-1 Bayern (UCL)
17-04-2012 Bayern 2-1 Madrid (UCL).

5 PERTANDINGAN TERAKHIR BAYERN
07-04-2018 Augsburg 1-4 Bayern (Bundesliga)
12-04-2018 Bayern 0-0 Sevilla (UCL)
14-04-2018 Bayern 5-1 Gladbach (Bundesliga)
18-04-2018 Leverkusen 2-6 Bayern (DFB Pokal)
21-04-2018 Hannover 0-3 Bayern (Bundesliga).

5 PERTANDINGAN TERAKHIR MADRID
04-04-2018 Juventus 0-3 Madrid (UCL)
08-04-2018 Madrid 1-1 Atletico (La Liga)
12-04-2018 Madrid 1-3 Juventus (UCL)
16-04-2018 Malaga 1-2 Madrid (La Liga)
19-04-2018 Madrid 1-1 Bilbao (La Liga).

PREDIKSI SKOR
Bayern sangat kuat, terutama di kandang. Selain itu, Heynckes juga punya rekor bagus – belum pernah gagal membawa timnya ke final.

Dengan kualitas yang mereka miliki, Bayern mampu mengalahkan siapa saja.

Namun Madrid jelas bukan lawan sembarangan. Madrid tahu caranya bermain di kompetisi ini. Terlebih lagi, Liga Champions adalah satu-satunya kesempatan Madrid untuk berprestasi.

Madrid pasti akan mencurahkan segalanya untuk kompetisi ini.

Bayern punya kemampuan untuk mencetak mengoyak gawang lawan. Mengingat lini belakang Madrid yang cukup keropos, Bayern diprediksi sanggup mencetak satu atau dua gol ke gawang mereka.

Namun Madrid diyakini juga mampu melakukannya. Lagipula, Madrid punya Ronaldo yang sedang on fire. Ronaldo selalu mencetak gol dalam 12 penampilan terakhirnya untuk Madrid di semua kompetisi (total 22 gol). Ronaldo juga mencetak 24 dari 50 gol terakhir Madrid. Dia bisa menjadi pembeda.

Bellerin Tak Tutup Kemungkinan Pindah ke Barca

Bellerin Tak Tutup Kemungkinan Pindah ke Barca

Bellerin kencang disebut-sebut menjadi incaran Barca di musim panas ini. Pelatih baru Barca, Ernesto Valverde, kabarnya sudah memberi lampu hijau untuk mengajukan tawaran sebesar 50 juta euro kepada pemain berusia 22 tahun itu.

Bagi Hector Bellerin, Liga Champions adalah kompetisi penting. Karena itu, Bellerin tak menutup kans untuk ke Barcelona meski dirinya masih menunggu pembicaraan lebih lanjut.

Kabar soal ketertarikan Barca juga sampai ke telinga Bellerin. Pemain yang sebelumnya juga pernah memperkuat tim muda Barca itu pun mengaku tersanjung.

Liga Champions kemudian disebut Bellerin sebagai salah satu pertimbangan. Arsenal sendiri tidak akan tampil di Liga Champions musim depan setelah hanya finis kelima di Premier League 2016/2017.

Tapi bagaimanapun, Bellerin masih menghormati kontraknya bersama Arsenal yang berlaku sampai 2023. Bellerin pun akan menunggu pembicaraan dengan klub sebelum memutuskan masa depannya.

“Anda tidak pernah tahu apa yang bisa terjadi, tapi saya punya kontrak dan ketika saya selesai liburan setelah Piala Eropa U-21 saya akan kembali ke sana,” ujar Bellerin kepada Mundo Deportivo seperti dilansir Soccerway.

“Kenyataannya adalah setiap pemain di level top ingin bermain di Liga Champions, khususnya ketika saya sudah bermain di sana selama dua tahun. Sebagai tim, kami tidak lolos dan itu adalah sesuatu yang ingin kami perbaiki, tapi sebagai pemain, saya ulangi: itu adalah kompetisi penting.”

“Tahu soal minat dari klub seperti Barca itu luar biasa, klub di mana saya tumbuh. Saya tidak tahu apapun saat ini. Saya adalah pemain Arsenal dan kita lihat saja apa yang akan terjadi.”

“Banyak hal bisa terjadi di musim panas ini,” katanya.

Bellerin Tak Tutup Kemungkinan Pindah ke Barca

Rekor Madrid Mengawali Musim Terburuk Setelah Diego Simeone Jadi Pelatih

Rekor Madrid Mengawali Musim Terburuk Setelah Diego Simeone Jadi Pelatih

Rekor Madrid Mengawali Musim Terburuk Setelah Diego Simeone Jadi Pelatih

Rekor Madrid Mengawali Musim Terburuk Setelah Diego Simeone Jadi Pelatih

Rekor Madrid Mengawali Musim Terburuk Setelah Diego Simeone Jadi Pelatih, Tak pernah sebelumnya Atletico Madrid mengawali musim seburuk ini setelah Diego Simeone jadi pelatih. Los Rojiblancos menderita di laga-laga tandang.

Rekor Madrid Mengawali Musim Terburuk Setelah Diego Simeone Jadi Pelatih

Yang terbaru, Atletico menelan kekalahan 0-2 dalam lawatan ke Real Sociedad. Dua penalti di babak kedua membuat Diego Godin dkk menelan kekalahan keduanya di musim ini.

Dengan kompetisi baru berjalan 11 pekan dan jarak dengan pemuncak klasemen ‘hanya’ enam angka, Atletico tentu saja belum tersingkir dari persaingan menjadi juara. Tapi mereka wajib waspada karena ini menjadi awal musim terburuk mereka sejak Simeone datang melatih di musim dingin 2011 lalu.

Atletico mengoleksi 21 poin setelah 11 pekan terlalui. Jumlah tersebut kalah banyak dibanding dua musim terakhir setelah melalui jumlah pertandingan yang sama (23 poin dari 11 pekan). Sementara saat menjuarai La Liga pada 2013/2014, Atletico malah berhasil mengoleksi 30 poin dari 11 laga.

Mengesampingkan musim perdana (2012/2013, karena baru mulai melatih di bulan Desember), jumlah poin Atletico di 2012/2013 juga lebih banyak dari periode ini. Ketika itu Atletico sukses mengumpulkan 28 poin.

Meski jumlah poinnya di awal musim paling sedikit dalam enam musim terakhir, Atletico sebenarnya lebih produktif. Dengan 25 gol sudah dilesakkan musim ini, Antoine Griezmann dkk hanya kalah dengan musim mereka menjadi juara di 2013/2014 (28 gol dalam 11 laga).

Marca menyebut kalau penampilan Atletico di awal musim ini menurun dibanding periode sebelumnya lantaran performa mereka di laga tandang. Dari enam laga yang sudah dijalani, mereka mencatatkan W2 D2 L2. Atletico hanya meraih delapan dari maksimal 18 poin yang bisa diraih.

Perbandingan performa Atletico Madrid setelah 11 pekan

2016/2017
Poin: 21 (W6 D2 L2)
Selisih Gol: 25-8

2015/2016
Poin: 23 (W7 D2 L2)
Selisih Gol: 17-5

2014/2015
Poin: 23 (W7 D2 L2)
Selisih Gol: 20-8

2013/2014
Poin: 30 (W10 D0 L1)
Selisih Gol: 28-8

2012/2013
Poin: 28 (W9 D1 L1)
Selisih Gol: 24-11

2011/2012
*Diego Simeone mulai melatih pada Desember

Daftar Pemain Real Madrid yang Absen karena Cedera Semakin Bertambah

Daftar Pemain Real Madrid yang Absen karena Cedera Semakin Bertambah

Daftar Pemain Real Madrid yang Absen karena Cedera Semakin Bertambah

Daftar Pemain Real Madrid yang Absen karena Cedera Semakin Bertambah

Daftar Pemain Real Madrid yang Absen karena Cedera Semakin Bertambah, Daftar pemain Real Madrid yang harus absen karena cedera bertambah. Kali ini Pepe yang harus masuk ruang perawatan karena mengalami cedera pada pahanya.

Daftar Pemain Real Madrid yang Absen karena Cedera Semakin Bertambah

Pepe mengalami masalah saat Madrid tandang ke markas Deportivo Alaves di La Liga akhir pekan lalu, Sabtu (29/10/2016). Bek asal Portugal itu merasakan sakit di paha kirinya sehingga akhirnya ditarik keluar di menit ke-24.

Pepe lantas menjalani pemeriksaan. Hasil tes menyatakan bahwa Pepe mengalami cedera paha tingkat dua.

“Setelah tes yang dilakukan hari ini pada Pepe di Sanitas La Moraleja University Hospital, dia didiagnosis dengan cedera otot tingkat 2 di biseps femoral di kaki kirinya. Pemulihannya akan terus dipantau,” demikian bunyi pernyataan yang dirilis Madrid di situs resminya.

Madrid tak menyebut secara spesifik berapa lama Pepe harus menepi. Tapi AS mengklaim bahwa pemulihan untuk cedera semacam itu butuh waktu hingga enam pekan.

Cederanya Pepe tentu menjadi kabar buruk untuk Madrid. Dia menyusul Sergio Ramos, Luka Modric, dan Casemiro yang sudah lebih dulu masuk ruang perawatan.

Sementara itu dengan tumbangnya Pepe dan Ramos, maka lini belakang Madrid kini tinggal menyisakan Raphael Varane dan Nacho sebagai bek tengah yang fit.

Seni Serangan ‘Blitzkrieg’ Madrid Berdurasi 14 Detik (VIDEO)

Liga108Real Madrid hanya butuh 14 detik untuk menghancurkan lawannya. Sepakbola selalu menyajikan keindahan dalam permainannya, dari segi taktik hingga filosofi bermain demi meraih satu hal, yakni kemenangan. El Real besutan Zinedine Zidane pun punya cara berkelas untuk mencetak gol, Senin (17/10/16). Seni Serangan ‘Blitzkrieg’ Madrid Berdurasi 14 Detik.

Ketika awal kedatangan Zidane sebagai pelatih Madrid menggantikan Rafael Benitez musim lalu. Legenda hidup Santiago Bernabeu itu menegaskan, bahwa timnya harus bermain menyerang dengan penguasaan bola, dan tentunya menghibur lawan.

Namun di sepakbola modern saat ini, sebuah klub kerap dituntut bermain fleksibel, tergantung dengan lawan yang dihadapinya. Los Galacticos yang bertabur bintang pun cukup mumpuni melakukannya, dan hal itu terbukti saat melawan Real Betis di pekan delapan La Liga Spanyol.

Unggul 3-0 dari Betis di Estadio Benito Villamarin, Madrid mencuri perhatian di gol keempat yang tercipta dengan serangan balik kilat. Serangan itu seperti halnya Blitzkrieg, yang dikenalkan oleh Jerman di Perang Dunia II, yang menyerang jantung pertahanan musuh ketika mereka lengah.

VIDEO

Jerman mengandalkan unit tank ringan dan pesawat tempur, untuk menggempur markas lawan. Pun demikian dengan Madrid yang hanya butuh waktu 14 detik, melibatkan lima pemain, dan 12 operan sebelum akhirnya menciptakan gol keempat.

Berawal dari kegagalan Betis memanfaatkan situasi sepak pojok, bola diberikan Mateo Kovacic kepada Pepe, yang melakukan operan satu dua.

Kovacic pun memberikan bola kepada Karim Benzema, yang melanjutkannya ke Cristiano Ronaldo, membalikkan bola kepada Pepe yang terus berlari ke depan, dan pada akhirnya Isco Alarcon mengakhirinya dengan gol.

real-madrid

Gol serangan balik kilat itu pun mengingatkan publik akan gol yang serupa, saat mengalahkan Bayern Munchen di semifinal Liga Champions 2013/14, musim saat Los Blancos meraih La Decima alias trofi ke-10 Liga Champions.

Isco Tidak Menutup Kemungkinan Hengkang dari Madrid Musim Depan

Isco Tidak Menutup Kemungkinan Hengkang dari Madrid Musim Depan

Isco Tidak Menutup Kemungkinan Hengkang dari Madrid Musim Depan

Isco Tidak Menutup Kemungkinan Hengkang dari Madrid Musim Depan

Isco Tidak Menutup Kemungkinan Hengkang dari Madrid Musim Depan, Isco mengaku bisa saja hengkang musim depan dari Real Madrid, jika kesempatan bermain rutin di tim inti tak kunjung datang.

Isco Tidak Menutup Kemungkinan Hengkang dari Madrid Musim Depan

Isco kini memasuki musim keempatnya bersama Madrid dengan torehan 154 penampilan dan 22 gol serta 25 assist. Lewat total main 9.740 menit, Isco rata-rata cuma tampil 63 menit.

Tentu saja kondisi ini tak menyenangkan untuk Isco mengingat kualitas yang dimilikinya sebagai gelandang serang mumpuni di Spanyol. Persaingan ketat di lini tengah Madrid membuatnya jarang bermain.

Musim ini saja, Isco baru bermain lima kali di seluruh kompetisi dengan waktu bermain di bawah 200 menit.

Wajar dengan kondisi seperti ini Isco mulai berpikir untuk mencari klub yang bisa memberikannya kesempatan sebagai starter. Tapi tidak untuk musim ini melainkan musim depan jika memang kondisinya tidak berubah juga.

“Saya sama sekali tidak memikirkan opsi untuk hengkang di bulan Januri nanti. Saja tidak mau menyerah begitu saja,” ujar Isco seperti dikutip Soccerway.

“Tapi jika saya jarang bermain maka kita lihat saja di akhir musim, saya akan melihat opsi yang ada. Saya sekarang berumu 24 tahun dan jika saya tidak menemukan tempat di tim inti, saya harus pergi,” sambungnya.

“Saya tahu saya bisa tampil oke dan jika bukan di sini, saya akan melakukannya di klub lain.”

“Saya bahagia di Madrid, tapi seorang pemain ingin berkembang dan jika saya tidak bisa melakukannya di sini, saya tidak masalah untuk hengkang,” tutup pemain yang terikat kontrak hingga 2018 itu.

Griezmann Pahlawan Atletico dan Gameiro Banjir dengan Pujian

Griezmann Pahlawan Atletico dan Gameiro Banjir dengan Pujian

Griezmann Pahlawan Atletico dan Gameiro Banjir dengan Pujian

Griezmann Pahlawan Atletico dan Gameiro Banjir dengan Pujian

Griezmann Pahlawan Atletico dan Gameiro Banjir dengan Pujian, Antoine Griezmann boleh menjadi pahlawan Atletico Madrid lewat gol tunggalnya. Tapi, Kevin Gameiro juga layak mendapatkan pujian.

Griezmann Pahlawan Atletico dan Gameiro Banjir dengan Pujian

Pada pertandingan melawan Deportivo La Coruna, Minggu (25/9/2016) malam WIB, Atletico menang 1-0 lewat gol yang dicetak Griezmann di menit ke-70. Sebelum gol Griezmann itu, Atletico mendapatkan banyak peluang, namun seringkali penyelesaian akhir mereka buruk.

Dalam catatan ESPNFC, Atletico memiliki 21 attempts sepanjang pertandingan, tetapi hanya 5 di antaranya yang mengarah tepat sasaran. Selain gol Griezmann, 4 attempts on target lainnya digagalkan oleh kiper Deportivo, German Lux.

Ketika merasa membutuhkan perubahan, pelatih Atletico, Diego Simeone, memasukkan Kevin Gameiro pada menit ke-59. Pemain depan asal Prancis itu masuk menggantikan Yannick Ferreira Carrasco.

Keputusan Simeone terbukti tepat. Gameiro-lah yang mengawali terciptanya gol Atletico. Dari sisi kanan, pemain berusia 29 tahun itu mengirimkan operan datar ke depan gawang Deportivo yang kemudian disambar oleh Griezmann.

“Masuknya Gameiro amat menentukan. Dia tampil bagus dan menjadi penentu lewat pergerakannya sebelum terjadinya gol,” ujar Simeone seperti dilansir Soccerway.

Gameiro baru bergabung pada musim ini. Ia didatangkan Atletico dari Sevilla dengan biaya transfer 32 juta euro. Simeone berharap, Gameiro bakal makin padu dengan Griezmann seiring berjalannya waktu.

“Dia dan Griezmann saling mengenal, tapi mereka masih butuh lebih banyak waktu. Gameiro baru bergabung dan masih menyesuaikan diri dengan gaya permainan berbeda,” kata Simeone.

Zidane Sebut Absennya Messi Jelas Mengurangi Kekuatan Barca

Zidane Sebut Absennya Messi Jelas Mengurangi Kekuatan Barca

Zidane Sebut Absennya Messi Jelas Mengurangi Kekuatan Barca

Zidane Sebut Absennya Messi Jelas Mengurangi Kekuatan Barca

Zidane Sebut Absennya Messi Jelas Mengurangi Kekuatan Barca, Cederanya bintang Barcelona, Lionel Messi, ditanggapi pelatih Real Madrid Zinedine Zidane. Menurut Zidane, absennya Messi jelas mengurangi kekuatan Barca.

Zidane Sebut Absennya Messi Jelas Mengurangi Kekuatan Barca

Pemain terbaik dunia lima itu itu mengalami cedera pangkal paha saat Barcelona bermain imbang 1-1 dengan Atletico Madrid di Camp Nou, Kamis (22/9) dinihari WIB. Alhasil, Messi mesti absen selama tiga pekan.

Dengan begitu, Blaugrana tidak dapat menurunkan Messi saat melawan Sporting Gijon dan Celta Vigo serta pertandingan babak grup Liga Champions kontra Borussia Moenchengladbach.

“Barcelona tidak sebagus ketika Messi bermain,” nilai Zidane sebagaimana dilansir AS.

“Mereka masih tetap sebuah tim yang sangat bagus tapi tidak cukup sama ketika Messi tidak bermain.”

Messi sudah membuat delapan penampilan untuk Barca di musim ini. Pesepakbola berusia 29 tahun itu terlibat dalam terciptanya 13 gol Barca dengan menyumbang delapan gol dan lima assist di seluruh kompetisi.

Tidak hanya Barca, absennya Messi juga ikut merugikan timnas Argentina. Pasalnya, La Albiceleste dijadwalkan melakoni laga Kualifikasi Piala Dunia 2018 melawan Peru dan Paraguay.

Andres Iniesta Mengaku Ingin Sekali Pensiun di Barcelona

Andres Iniesta Mengaku Ingin Sekali Pensiun di Barcelona

Andres Iniesta Mengaku Ingin Sekali Pensiun di Barcelona

Andres Iniesta Mengaku Ingin Sekali Pensiun di Barcelona

Andres Iniesta Mengaku Ingin Sekali Pensiun di Barcelona, Andres Iniesta mengaku ingin sekali pensiun di Barcelona. Tapi, Ineista sendiri menyerahkan segala keputusan akhir kepada klub Catalan tersebut.

Andres Iniesta Mengaku Ingin Sekali Pensiun di Barcelona

Iniesta adalah lulusan akademi La Masia yang melakoni debutnya di tim senior pada 2002. Setelah itu seperti kita tahu bahwa Iniesta adalah salah satu pemain bintang Los Cules saat ini.

Total sudah 597 kali tampil di seluruh kompetisi dengan torehan 55 gol di seluruh kompetisi. Dia jadi pemain paling senior di tim Barca saat ini selain Lionel Messi.

Selama memperkuat Barca, Iniesta mempersembahkan delapan trofi La Liga dan empat trofi Liga Champions serta beberapa trofi bergengsi lainnya.

Sudah pasti pemain seperti Iniesta, Messi, atau Sergio Busquets akan mengabdikan seluruh kariernya di Barca. Terkait hal tersebut, Iniesta belum mau memberi kepastian mengingat seluruh keputusan akhir ada di tangan manajemen klub.

Namun Iniesta, yang masih menyisakan dua tahun masa kontrak, menegaskan prioritasnya tetap bertahan di klub itu sampai akhir kariernya.

“Saya ingin pensiun di Barcelona,” ujar Iniesta kepada Cadena COPE seperti dikutip Soccerway.

“Saya punya kontrak hingga 2018. Kami akan menanyakan kepada petinggi klub apakah mereka ingin memperpanjang kontrak saya,” sambungnya.

“Tapi saya hanya bisa menegaskan bahwa saya ingin tetap di Barcelona,” tutupnya.