Posts

MADRID TUMBANG DI MARKAS GIRONA

GIRONA 2-1 REAL MADRID

Real Madrid harus menelan hasil pahit di markas tim promosi, Girona, lewat kekalahan 2-1, pada jornada sepuluh La Liga Spanyol, Senin (30/10) dini hari WIB

Padahal Los Galacticos mampu memimpin 1-0 di babak pertama berkat sontekan Isco. Namun kebangkitan Los Albirrojos di paruh kedua gagal mereka bendung, yang pastikan kemenangan lewat gol Cristian Stuani dan Cristian Portu.

Hasil ini membuat Madrid tertahan di peringkat tiga klasemen sementara dan tertinggal delapan poin jauhnya dari Barcelona, yang duduk di puncak. Sementara Girona sukses melonjak ke peringkat 11.

Alih-alih menerapkan skema defensif lewat formasi 5-4-1, Girona yang tampil di hadapan publiknya sendiri justru mempraktikkan sepakbola yang agresif. Madrid jadi dibuat kesulitan mendominasi permainan.

Peluang bersih bahkan didapat Girona terbih dahulu pada menit ketujuh. Menerima sodoran manis Pablo Maffeo di sisi kiri pertahanan Madrid, Alex Granell lepaskan tembakan kencang dari jarak 23 yard yang masih mampu ditangkis kiper Madrid, Kiko Casilla.

Moffeo yang merupakan bek kanan pinjaman Manchester City kembali jadi sosok berbahaya di lini pertahanan Madrid. Tembakan jarak dekatnya pada menit ke-12 secara sial membentur mistar kawalan Casilla dan gagal bawa Girona unggul.

Ironisnya momen tersebut langsung dimaksimalkan Madrid untuk melancarkan serangan balik. Berawal dari Karim Benzema, tembakan keras Cristiano Ronaldo memang masih mampu ditangkis kiper Girona,Yassine Bounou. Namun bola muntah sukses diteruskan Isco menjadi gol, yang bawa Los Blancos unggul 1-0.

Kebangkitan luar biasa lantas dipentaskan Girona pada paruh kedua. Mereka berani menerapkan permainan ofensif, yang membuat lini belakang Madrid kalang kabut. Apalagi tim asuhan Zinedine Zidane itu baru ditinggal Raphael Varane akibat cedera di pertengahan babak.

Girona pun berhasil menyamakan kedudukan ketika laga memasuki menit ke-54. Adalah sang ujung tombak, Cristian Stuani, yang dengan sigap memaksimalkan blunder bek pengganti Varane, Nacho Fernandez, menjadi gol. Skor seimbang1-1.

Bukannya bertahan untuk mengontrol situasi, Girona justru semakin membabi buta melancarkan serangan. Hanya berselang empat menit dari gol pertama, mereka secara luar biasa mampu membalikkan kedudukan jadi 2-1.

Adalah Moffeo yang jadi otak di balik terjadinya gol, lewat umpan datar terukurnya yang memudahkan Cristian Portu mencatatkan diri di papan skor.

Madrid yang panik kemudian memasukkan Lucas Vazquez dan Marco Asensio untuk menambah daya gedor. Sayang segalanya berjalan sia-sia dan kedudukan 2-1 untuk Girona pun bertahan hingga pertandingan usai.

Susunan Pemain

Girona (5-4-1): Bounou; Maffeo, Bernardo, Juanpe, Muniesa, Aday; Portu (Kayode 82′), Granell, Riera, Garcia (Copovi 75′); Stuani (Mojica 88′).

Real Madrid (4-3-3): Casilla; Hakimi (Asensio 66′), Ramos, Varane (Nacho 46′), Marcelo (Vazquez 66′); Kroos, Casemiro, Modric; Isco, Benzema, Ronaldo.

Valdano Sebut Hukuman Messi Bisa Berdampak Buruk Bagi Timnas Argentina

Valdano Sebut Hukuman Messi Bisa Berdampak Buruk Bagi Timnas Argentina

Valdano Sebut Hukuman Messi Bisa Berdampak Buruk Bagi Timnas Argentina, Legenda timnas Argentina, Jorge Valdano menilai bahwa hukuman larangan bermain yang diterima oleh Lionel Messi bisa berdampak buruk bagi timnas. Valdano melihat bahwa peluang Argentina untuk bisa lolos ke Piala Dunia dalam ancaman karena sanksi pada Messi.

Valdano Sebut Hukuman Messi Bisa Berdampak Buruk Bagi Timnas Argentina

Messi baru saja mendapatkan sanksi larangan bermain pada empat laga internasional oleh Komite Disiplin FIFA. Pemain Barcelona ini kedapatan mengumpat pada wasit asisten wasit laga Argentina melawan Chile, Marcelo Van Gasse, dengan kata-kata yang kasar. Umpatan Messi tersebut lantas diselidiki oleh FIFA dan berujung pada sanksi.

“Sanksi empat pertandingan tersebut sungguh luar biasa dan membuat kampanye Argentina di Piala Dunia dalam bahaya,” ucap Valdano kepada Marca.

Apa yang dikatakan oleh Valdano nampaknya tidak berlebihan. Messi saat ini menjadi sosok sentral bagi permainan Argentina. Saat Messi absen, Albiceleste langsung kalah dengan skor 2-0 atas Bolivia pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Amerika Selatan.

Argentina saat ini berada di posisi 5 klasemen sementara dengan 22 poin. Hanya berselisih dua poin dari Ekuador yang berada di posisi enam. Untuk bisa lolos langsung, maka Argentina harus berada di posisi 4. Jika berada di posisi 5, maka peluang lolos akan digapai lewat babak play off.

Sementara itu, terkait dengan umpatan Messi, Valdano merasa sangat terkejut. Pasalnya, La Pulga selama ini dikenal sebagai pemain yang sangat tenang saat berada di atas lapangan. Alih-alih mengumpat pada wasit, ia jarang terlibat konvrontasi dengan pemain lawan.

“Pertama, saya tentu merasa terkejut bahwa Messi kehilangan kendalinya. Messi tidak pernah kehilangan kendali dan tenang. Carlos Luis Menotti pernah berkata bahwa ketika seorang pemain membuat kesalahan, mereka tidak boleh dilarang untuk bermain, tapi harus melakukan pekerjaan sosial atau sesuatu seperti itu sebagai gantinya,” tandas Valdano.

Neymar Mengaku Tidak Nyaman Saat dibandingkan dengan Ronaldo dan Messi

Neymar Mengaku Tidak Nyaman Saat dibandingkan dengan Ronaldo dan Messi

Neymar Mengaku Tidak Nyaman Saat dibandingkan dengan Ronaldo dan Messi, Bintang Barcelona Neymar mengatakan bahwa dirinya merasa tidak nyaman sering dibandingkan dengan pemain terbaik dunia seperti Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Neymar Mengaku Tidak Nyaman Saat dibandingkan dengan Ronaldo dan Messi

Messi dan Ronaldo sangat mendominasi dunia sepakbola sejak satu dekade terakhir. Mereka berdua sudah memenangkan sembilan Ballon d”Or secara bergantian tapi Neymar digadang-gadang bakal bisa menggantikan kedua pemain tersebut.

Neymar sendiri berada di urutan ketiga dalam perebutan Ballon d”Or tahun 2015. Meski banyak yang menyebut Neymar bakal bisa memenangkan penghargaan tersebut di masa mendatang dan bahkan lebih baik dari Messi dan Ronaldo, kapten Brasil itu justru hanya ingin fokus dengan dirinya sendiri.

“Ini adalah salah satu hal yang membuat saya tidak nyaman untuk membicarakannya. Saya benar-benar tidak menyukainya,” kata Neymar seperti dilansir Soccerway.

“Mereka [Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi] adalah dua pemain hebat yang dalam 10 tahun terakhir tetap berada di level tertinggi. Mereka adalah dua pemain hebat yang sangat saya kagumi dan salah satunya saya bekerja dengan saya setiap hari.

“Dia adalah pemain terbaik yang pernah bermain dengan saya dan saya telah belajar dari dia. Saya tidak tahu apakah ini adalah waktu yang tepat atau bukan, saya hanya ingin menjadi lebih baik dari diri saya sendiri setiap hari . Kemarin saya bekerja dengan baik dan hari ini saya ingin menjadi lebih baik dan sebagainya. Saya ingin melewati diri sendiri setiap hari dan saya tidak ingin menjadi lebih baik dari siapa pun, saya hanya ingin menjadi lebih baik dan lebih baik.”

Neymar sendiri akan menjadi kapten Brasil saat menghadapi Paraguay dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Amerika Selatan.

Ronaldo dan Messi diklaim masih belum tertarik bermain di Tiongkok

Ronaldo dan Messi diklaim masih belum tertarik bermain di Tiongkok

Ronaldo dan Messi diklaim masih belum tertarik bermain di Tiongkok, Bayaran yang tinggi bagi pemain yang bermain di Liga Tiongkok mungkin menjadi daya tarik sendiri. Namun pemain bintang di La Liga seperti Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi diklaim belum tertarik bermain di Asia, demikian menurut presiden La Liga Javier Tebas.

Ronaldo dan Messi diklaim masih belum tertarik bermain di Tiongkok

Sejumlah klub di Tiongkok memang sedang marak mendatangkan pemain bintang dari Eropa akhir-akhir ini. Hulk, Jackson Martinez, Carlos Teves, Oscar, adalah di antara pemain bintang yang sudah bermain di sana.

Bayaran yang didapatkan di Tiongkok pun sangat menjanjikan. Kabarnya, Tevez mendapat bayaran 730 ribu euro per pekan sebagai pemain bergaji tertinggi di dunia. Sementara itu, mantan pemain Chelsea, Oscar, mendapat bayaran 466 ribu euro per pekan.

Iming-iming uang yang menggiurkan tersebut membuat klub-klub di Eropa mulai khawatir akan terjadi eksodus pemain, termasuk La Liga. Sementara itu, Spanyol diketahui sebagai tempatnya para pemain bintang bermain. Ronaldo, Messi, Antoine Griezmann yang merebutkan gelar pemain terbaik tahun lalu semua bermain di klub Spanyol.

Namun demikian, Tebas sebagai pengurus tertinggi La Liga belum merasa terancam dengan “invasi” yang dilakukan klub-klub Tiongkok. Ia merasa para pemain bintang di La Liga akan tetap bertahan bersama klub masing-masing. Lalu, Tebas menyarankan agar klub di Liga Tiongkok lebih mengutamakan meningkatkan kualitas pemain lokal daripada membeli pemain dari luar.

“Sebelum mereka bisa menarik untuk para pemain sepakbola di Spanyol, sepakbola di Tiongkok harus lebih dulu sedikit berkembang. Anda masih punya banyak pemain bagus di Spanyol sehingga para pemain top tetap bermain di sana,” ujar Tebas pada AFP.

“Banyak sekali pemain bagus, para pemain bintang juga tetap bermain di Spanyol. Mereka tak terpengaruh [bermain di Tiongkok].”

“Mereka [Tiongkok] tak perlu beli pemain dari luar, tapi mereka harus meningkatkan level pemain lokal,” sambungnya.

Argentina Tetap Sangat Optimistis Berkat Kehadiran Lionel Messi

Argentina Tetap Sangat Optimistis Berkat Kehadiran Lionel Messi

Argentina Tetap Sangat Optimistis Berkat Kehadiran Lionel Messi

Argentina Tetap Sangat Optimistis Berkat Kehadiran Lionel Messi

Argentina Tetap Sangat Optimistis Berkat Kehadiran Lionel Messi, Argentina tercatat belum pernah menang di markas Brasil dalam kualifikasi Piala Dunia. Tapi Argentina tetap sangat optimistis berkat kehadiran Lionel Messi.

Argentina Tetap Sangat Optimistis Berkat Kehadiran Lionel Messi

Albiceleste sebelumnya menuai hasil-hasil buruk tanpa Messi, yang harus absen karena cedera, saat kalah dari Paraguay, dan berimbang lawan Peru dan Venezuela.

Messi kini sudah pulih dan siap beraksi lagi dalam lawatan ke markas Brasil dalam partai matchday 11 di Belo Horizonte, Kamis (10/11/2016) waktu setempat.

“Mereka tahu Leo amatlah tangguh. Mereka sedikit takut,” kata penyerang Argentina Lucas Pratto kepada Ole yang dikutip Soccerway. “Atau mereka bahkan lebih dari sedikit takut”.

Keberadaan Messi menggenjot keyakinan Argentina yang sejauh ini masih terpaku di peringkat enam klasemen kualifikasi Piala Dunia 2018 zona CONMEBOL dengan 16 poin, sementara Brasil bertengger di puncak klasemen dengan 21 angka.

Faktor Messi itu sendiri bakal diharapkan bisa jadi jimat Argentina yang, menurut FIFA.com, belum pernah bisa menang di laga tandang lawan Brasil dalam partai kualifikasi Piala Dunia.

“Dua dari tiga pertemuan antara kedua tim di tanah Brasil (dalam partai kualifikasi Piala Dunia) berakhir dengan kemenangan tim kandang, dengan partai lain berakhir imbang,” sebut keterangan tersebut.

“Dua kemenangan terakhir Argentina di Brasil sama-sama lahir di partai pemanasan (friendly) menuju putaran final: 2-0 menjelang Meksiko 1970 dan 1-0 sebelum Prancis 1998,” lanjut FIFA.com.

Messi Sebut Barcelona Lebih Agresif di Era Luis Enrique

Messi Sebut Barcelona Lebih Agresif di Era Luis Enrique

Messi Sebut Barcelona Lebih Agresif di Era Luis Enrique

Messi Sebut Barcelona Lebih Agresif di Era Luis Enrique

Messi Sebut Barcelona Lebih Agresif di Era Luis Enrique, Dikenal punya gaya bermain yang khas, Barcelona versi sekarang dinilai punya satu nilai lebih. Lionel Messi merasa di bawah Luis Enrique, Barca lebih agresif.

Messi Sebut Barcelona Lebih Agresif di Era Luis Enrique

Barca sudah selalu punya cara bermain yang khas, yakni permainan dengan umpan-umpan pendek dan pergerakan pemain yang cair dan luwes. Blaugrana juga senantiasa menerapkan gaya bermain menyerang dengan menekan lawan lewat penguasaan bola.

Bersama Pep Guardiola pada periode 2008-2012, Barca mencapai level lain di sepakbola. Dalam empat musim yang bertabur 14 gelar juara itu, Barca mendominasi dunia sebagaimana mereka mendominasi pertandingan di setiap lapangan.

Barca di bawah Guardiola kala itu mempopulerkan kembali peran false nine, sekaligus menerapkan cara bermain dengan garis pertahanan tinggi dan lebih banyak melibatkan kiper dalam permainan. Tapi satu hal dari Barca era itu, mereka selalu membangun permainan perlahan dari belakang dan membuka celah dengan mengalirkan bola ke segala penjuru lapangan.

Beberapa musim kemudian, Luis Enrique datang dengan membawa penyegaran. Di bawah kendalinya Barca tak lagi sekadar memainkan gaya tiki-taka, seperti yang banyak disebut, tapi juga dibuat lebih agresif. Bareng Enrique, Barca tak akan ragu-ragu melakukan serangan balik, sesuatu yang sangat jarang terjadi di era Guardiola.

“Realitanya, sistem permainan Barcelona itu sesuatu yang sudah semua orang tahu. Saya bisa mengatakan bahwa kami adalah satu dari sedikit klub yang mempunyainya, tapi setiap pelatih punya hal yang berbeda-beda dan menerapkannya ketika dia melihatnya cocok,” ujar bintang Barca, Lionel Messi.

“Kami tidak melihat ada perubahan-perubahan masif, tapi ya, ada sejumlah perubahan. Dalam hal itu, dengan Luis mungkin sekarang kami sedikit lebih agresif ketika menyerang dengan cepat. Sementara bersama Pep, kami lebih sedikit menggunakan serangan balik,” ujarnya seperti dikutip Sky Sports.

Messi dan Barca akan bereuni dengan Guardiola, ketika bertandang ke markas Manchester City, Rabu (2/11/2016) dinihari WIB di lanjutan Liga Champions.

Raul Gonzalez Dinobatkan Sebagai Pemain Terbaik Sepanjang Sejarah La Liga

Raul Gonzalez Dinobatkan Sebagai Pemain Terbaik Sepanjang Sejarah La Liga

Raul Gonzalez Dinobatkan Sebagai Pemain Terbaik Sepanjang Sejarah La Liga

Raul Gonzalez Dinobatkan Sebagai Pemain Terbaik Sepanjang Sejarah La Liga

Raul Gonzalez Dinobatkan Sebagai Pemain Terbaik Sepanjang Sejarah La Liga, Sebuah penelitian mengungkapkan siapa pemain terbaik sepanjang sejarah La Liga Primera. Legenda Real Madrid, Raul Gonzalez, terpilih di posisi teratas.

Raul Gonzalez Dinobatkan Sebagai Pemain Terbaik Sepanjang Sejarah La Liga

Penelitian terhadap pemain terbaik sepanjang sejarah La Liga Primera dilakukan oleh Centre for Investigations into the History and Statistics of Spanish Football. Melalui situs resminya, mereka mengklaim sudah melakukan penelitian terhadap 9.000 pemain yang pernah berlaga di level teratas Liga Spanyol.

Demi mendapatkan siapa yang terbaiknya, dilakukan penyelidikan terhadap seluruh pemain sejak tahun 1920. Hasilnya, Raul berada di posisi teratas. Poin yang dikumpulkan legenda sepakbola Madrid itu adalah 528.

Di belakang Raul ada Cesar Rodriguez yang mengumpulkan 524 poin. Sementara posisi tiga menjadi kepunyaan Telmo Zarra dengan 493 poin dipunya.

Lalu di mana posisi Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo dalam daftar pemain terbaik sepanjang sejarah La Liga ini?

Dengan poin 490, Messi ternyata berada di urutan empat. Sementara Ronaldo berada di posisi 23.

Dikutip dari AS, ada beberapa kriteria penilaian yang diberikan pada setiap pemain sehingga memunculkan jumlah poin seperti tersebut di atas. Beberapa contohnya adalah: pemain akan dapat nilai 24 berdasarkan jumlah menit yang mereka lakoni setiap musim, satu poin untuk setiap gol yang tercipta, 0,6 poin untuk penalti, serta minus untuk gol bunuh diri (0,4) dan kartu merah (1,5).

Zidane Sebut Absennya Messi Jelas Mengurangi Kekuatan Barca

Zidane Sebut Absennya Messi Jelas Mengurangi Kekuatan Barca

Zidane Sebut Absennya Messi Jelas Mengurangi Kekuatan Barca

Zidane Sebut Absennya Messi Jelas Mengurangi Kekuatan Barca

Zidane Sebut Absennya Messi Jelas Mengurangi Kekuatan Barca, Cederanya bintang Barcelona, Lionel Messi, ditanggapi pelatih Real Madrid Zinedine Zidane. Menurut Zidane, absennya Messi jelas mengurangi kekuatan Barca.

Zidane Sebut Absennya Messi Jelas Mengurangi Kekuatan Barca

Pemain terbaik dunia lima itu itu mengalami cedera pangkal paha saat Barcelona bermain imbang 1-1 dengan Atletico Madrid di Camp Nou, Kamis (22/9) dinihari WIB. Alhasil, Messi mesti absen selama tiga pekan.

Dengan begitu, Blaugrana tidak dapat menurunkan Messi saat melawan Sporting Gijon dan Celta Vigo serta pertandingan babak grup Liga Champions kontra Borussia Moenchengladbach.

“Barcelona tidak sebagus ketika Messi bermain,” nilai Zidane sebagaimana dilansir AS.

“Mereka masih tetap sebuah tim yang sangat bagus tapi tidak cukup sama ketika Messi tidak bermain.”

Messi sudah membuat delapan penampilan untuk Barca di musim ini. Pesepakbola berusia 29 tahun itu terlibat dalam terciptanya 13 gol Barca dengan menyumbang delapan gol dan lima assist di seluruh kompetisi.

Tidak hanya Barca, absennya Messi juga ikut merugikan timnas Argentina. Pasalnya, La Albiceleste dijadwalkan melakoni laga Kualifikasi Piala Dunia 2018 melawan Peru dan Paraguay.

Lionel Messi akan kembali ke Timnas Argentina

Lionel Messi akan kembali ke Timnas Argentina

Lionel Messi akan kembali ke Timnas Argentina, Dan kabar tersebut di umumkan pada tanggal 12-08-2016. Striker mungil berusia 29 tahun tersebut mengumumkan keputusannya untuk kembali memperkuat tim nasional Argentina.

Messi sempat menyatakan pensiun pada 26 Juni 2016. Dia mengambil keputusan tersebut setelah tim Tango, julukanArgentina, kalah dari Cile pada final Copa America 2016.

Kegagalan tersebut menjadi pukulan telak bagi bintang Barcelonatersebut. Maklum, Messi sudah 4 kali merasakan kekalahan di final turnamen besar bersama Argentina.

Keputusan Messi ini disesalkan oleh banyak pihak termasuk pelatih anyar Argentina, Edgardo Bauza. Bauza pun berusaha merayu Messi dengan menemui sang bintang di Barcelona, beberapa waktu lalu. Usaha Bauza pun akhirnya tak sia-sia.

 

Lionel Messi akan kembali ke Timnas Argentina

 

“Saya melihat bahwa ada banyak masalah di sepak bola Argentinadan saya tidak ingin menambah masalah tersebut. Saya tidak ingin membuat kerusakan. Sebaliknya, saya ingin membantu dengan cara apapun yang saya bisa,” jelas Messi dalam sebuah pernyataan tertulis.

Kembalinya Messi memperkuat Argentina tidak terlepas dari keinginannya untuk memperbaiki sepak bola Argentina.

“Ada banyak hal yang perlu diperbaiki dalam sepak bolaArgentina. Namun, saya lebih suka untuk membantu dari dalam daripada dari luar dan mengkritik. Banyak hal melintas di benakku pada hari itu (final Copa America),” ujar Messi.

“Dan, aku memutuskan meninggalkan tim. Namun, saya sangat mencintai seragam ini dan negaraku. Saya ingin berterima kasih kepada semua suporter yang menginginkan saya untuk tetap bermain untuk Argentina. Saya berharap bisa memberikan gelar bagi mereka secepatnya,” sambung Messi.

Dengan keputusan ini, Messi bisa menjadi andalan Argentina saat melakoni pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2018 melawan Uruguay pada 2 September 2016.

Lionel Messi akan kembali ke Timnas Argentina

Saat ini, Argentina berada di peringkat ketiga dengan merangkum 11 poin dari 6 pertandingan yang dilakoni pada kualifikasi zona Amerika Latin.

Masih ada 12 laga yang harus dilakoni Argentina sebelum lolos ke putaran final, termasuk bersua seteru abadi Brasil.

Komentar Sacchi mengenai Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo

Komentar Sacchi mengenai Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo

Komentar Sacchi mengenai Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, Pelatih legendaris AC Milan, Arrigo Sacchi memberikan penilaian atas bagaimana perbandingan antara sosok Cristiano Ronaldo dengan sosok Lionel Messi. Kedua pemain saat ini disebut-sebut sebagai yang terbaik di dunia.

Nama Ronaldo dan Messi memang telah terlibat persaingan dalam beberapa tahun terakhir. Persaingan tersebut mereka tunjukkan lewat bagaimana mereka mendominasi Ballon d’Or sejak 2010 silam.

Messi sendiri meraih Ballon d’Or empat kali, sementara Ronaldo meraihnya dua kali. Bahkan sebelum FIFA mengakuisisi penghargaan Ballon d’Or pada 2010, Ronaldo dan Messi sama-sama menyabet penghargaan pemain terbaik di dunia, Ronaldo pada 2008 dan Messi pada tahun 2009.

Komentar Sacchi mengenai Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo

“Cristiano Ronaldo merupakan lambang dari seseorang yang sangat profesional. Dia tak memiliki talenta yang sama seperti Lionel Messi, tapi dia merupakan pemain yang hebat,” puji Sacchi seperti dilansir As.

“Saya pernah mengunjungi Carlo Ancelotti sekali saat di Madrid dan bahkan sebelum latihan dimulai, Ronaldo sudah berada di sana, melakukan latihan di ruang ganti sebelum pemain lain datang. Dia mempunyai banyak kemauan dan nafsu besar,” tandasnya.

Kabar lain juga dari Diego Maradona yang memperingatkan AFA bahwa Lionel Messi harus dibiarkan sendirian dan memikirkan mengenai keputusannya pensiun dari tim nasional.

Ketua komite normalisasi, AFA, Armando Perez, sebelumnya pernah mengatakan bahwa ia akan menemui bintang Barcelona untuk menanyakan mengenai masa depannya di tim nasional.

Namun Maradona menyebut hal tersebut sebagai ide yang buruk.

“Jika ada seseorang yang berencana untuk berbicara dengannya, saya kira ia tidak perlu melakukannya, karena ia akan mendapatkan respon yang negatif, tak peduli siapapun yang datang,” tutur Maradona pada AS.

“Ia harus dibiarkan sendirian. Biarkan ia memikirkan mengenai apa yang ia inginkan. Karena ia tidak membutuhkan sepakbola Argentina, kita-lah yang membutuhkan dirinya.”

Argentina sendiri kini juga tengah sibuk mencari pelatih baru, usai Gerardo Martino memutuskan untuk mundur dari jabatan timnas Argentina, setelah terjadi kekisruhan di tubuh AFA menjelang Olimpiade 2016.