Posts

PINALTI MENANGKAN MADRID

Berita Bola Real Madrid sukses melewati duel leg pertama babak 32 besar Copa del Rey musim ini dengan hasil kemenangan 2-0 atas Fuenlabrada di Estadio Fernando Torres, Jumat (27/10) dini hari WIB.

Bertandang ke markas klub Divisi Segunda B atau setara dengan kasta ketiga kompetisi Spanyol tersebut, Zinedine Zidane menurunkan seluruh penggawa pelapis Los Blancosuntuk mengisi susunan skuat di laga ini.

Fuenlabrada menantang kampiun La Liga tersebut dengan modal bagus, sama sekali tak tersentuh kekalahan dalam 11 laga terkahir di semua kompetisi. Mereka pun memberikan perlawanan ketat sejak awal permainan.

Meski tak diperkuat para bintang, Madrid tetap mendominasi jalannya pertandingan. Hanya saja, bertemu dengan Fuenlabrada yang merupakan tim satu wilayah, lemahnya efektivitas serangan yang dibangun Madrid membuat laga paruh pertama ditutup dengan tanpa gol.

Perubahan mulai tampak setelah turun minum, instruksi khusus Zidane di ruang ganti membuat Madrid bermain lebih sabar dan tak terburu-buru dalam melakukan tekanan yang beberapa kali sebelumnya mampu dimentahkan lini belakang tuan rumah.

Agen Bola Terpercaya Madrid baru bisa memecah kebuntuan pada menit ke-63 melalui eksekusi penalti Marco Asensio. Sebenarnya ada kontroversi soal penalti tersebut, lantaran pelanggaran yang dilakukan Fran Garcia terhadap sang winger muda Spanyol terjadi sedikit di luar kotak penalti Fuenlabrada.

Asa Fuenlabrada untuk bisa mengejutkan Madrid runtuh dengan adanya kartu merah yang diterima Paco Candela pada menit ke-79. Gelandang Fuenlabrada tersebut menjatuhkan pergerakan Theo Hernandez. Eksekusi penalti Lucas Vazquez memang kurang meyakinkan, tapi tetap membobol gawang Jordi Codina.

Drama muncul beberapa menit sebelum waktu normal pertandingan berakhir dengan bek muda Madrid, Jesus Vallejo mendapat kartu merah setelah melakukan tekel dua kaki ke arah Luis Milla. Kendati begitu, hal tersebut tak terlalu berpengaruh dan keunggulan dua gol Madrid tetap bertahan hingga selesai.

Guardiola dikabarkan berminat untuk mendatangkan Cedric Soares

Guardiola dikabarkan berminat untuk mendatangkan Cedric Soares

Guardiola dikabarkan berminat untuk mendatangkan Cedric Soares, Manajer Manchester City Josep Guardiola dikabarkan berminat untuk mendatangkan Cedric Soares musim panas mendatang.

Guardiola dikabarkan berminat untuk mendatangkan Cedric Soares

Musim panas mendatang, Guardiola dikabarkan akan melakukan perombakan dalam skuatnya. Salah satu area yang dikabarkan akan mengalami perombakan besar adalah sektor lini belakang.

Manajer asal Spanyol itu disebut bersiap melepas sejumlah bek yang sudah uzur. Di antaranya adalah Pablo Zabaleta, Bacary Sagna dan Gael Clichy.

Guardiola tentu akan mencari pengganti yang lebih muda dan berkualitas. Menurut laporan yang dilansir oleh ESPN, eks pelatih Barca itu akhirnya berminat mendatangkan bek kanan Southampton, Cedric Soares.

Upaya City menggaet bek berusia 25 tahun itu sendiri tak akan bisa berjalan dengan mulus. Pasalnya Soares juga diminati oleh raksasa La Liga, Barcelona.

Tim asal Catalan itu sendiri sebelumnya disebut sudah memantau performa Soares. Mereka ingin mendatangkannya karena ingin mencari bek kanan baru sepeninggal Dani Alves.

Soares gabung Soton dari Sporting Lisbon pada tahun 2015 lalu. Sampai saat ini ia sudah bermain sebanyak 24 kali di semua ajang dan menghasilkan satu assist saja.

Soares sendiri juga tampil cukup apik bersama Portugal di Euro 2016 lalu. Ia juga ikut mengantarkan timnya menjuarai turnamen tersebut.

Toure Mengaku Masih Ingin Bertahan di Manchester City

Toure Mengaku Masih Ingin Bertahan di Manchester City

Toure Mengaku Masih Ingin Bertahan di Manchester City

Toure Mengaku Masih Ingin Bertahan di Manchester City, Gelandang Manchester City, Yaya Toure akhirnya buka suara mengenai spekulasi masa depannya. Toure menyebut bahwa ia masih ingin menjalani karirnya di Etihad Stadium untuk waktu yang lama.

Toure Mengaku Masih Ingin Bertahan di Manchester City

Toure sendiri sempat mengalami ketidakpastian di Etihad Stadium setelah ia dibekukan oleh Josep Guardiola di awal musim kemarin. Namun belakangan ini ia berhasil meyakinkan Guardiola sehingga ia kembali menjadi starter di lini tengah The Citizens.

Setelah menjalani “masa damai”, belakangan ini spekulasi mengenai masa depna Toure kembali bergejolak. Sang agen, Dimitri Seluk mengatakan bahwa kliennya tengah bernegosiasi dengan sejumlah klub untuk menjadi destinasi karirnya di musim panas nanti.

Namun Toure sendiri mengungkapkan bahwa ia masih ingin mengenakan seragam Manchester City di musim depan. “Tentu saja saya ingin bertahan di klub ini,” tutur Toure kepada Sky Sports.

“Saya sangat mencintai klub ini. Di jumpa pers pertama saya, saya bilang kepada media bahwa saya datang ke City untuk meraih kesuksesan, untuk membuat sejarah dan menjadi bagian besar dari klub ini.”

“Ketika saya menoleh ke belakang, tahun-tahun di klub ini benar-benar penting bagi saya. Para fans menjadi bagian yang besar karena saya sudah berkarir di sejumlah klub di dunia, namun para fans di City benar-benar luar biasa.”

“Guardiola telah berbicara jujur dengan saya. Ia adalah pria yang selalu mendorong saya, membuat saya kembali dan itulah mengapa saya menaruh rasa hormat yang besar kepadanya, dan saya ingin membuktikan bahwa ia sudah benar percaya kepada saya.” tutup mantan pemain Barcelona tersebut.

Mourinho Menilai Herrera Telah Bawa MU ke Level yang Berbeda

Mourinho Menilai Herrera Telah Bawa MU ke Level yang Berbeda

Mourinho Menilai Herrera Telah Bawa MU ke Level yang Berbeda

Mourinho Menilai Herrera Telah Bawa MU ke Level yang Berbeda

Mourinho Menilai Herrera Telah Bawa MU ke Level yang Berbeda, Ander Herrera menjadi salah satu pemain yang tampil menonjol di laga Manchester United melawan Manchester City. Dia disebut mengantarkan MU ke level berbeda.

Mourinho Menilai Herrera Telah Bawa MU ke Level yang Berbeda

Saat melakoni pertandingan babak keempat Piala Liga Inggris, The Red Devils memetik kemenangan dengan skor tipis 1-0. Juan Mata menjadi pencetak gol kemenangan pertandingan yang berlangsung di Old Trafford, Kamis (27/10/2016) dini hari WIB.

Gol itu merupakan buah umpan dari Zlatan Ibrahimovic, tapi Herrera juga berperan atas gol itu. Dia ada di kotak penalti saat Ibrahimovic mengirimkan umpan ke tengah kotak penalti, hingga menarik satu pemain City di kotak penalti. Dengan begitu, Mata bisa berdiri bebas memasukkan bola ke gawang City.

Herrera yang dipasang sebagai salah satu gelandang di posisi double pivot, menjadi pemain dengan jumlah sentuhan terbanyak di laga MU melawan City. Whoscored membukukan pemain Spanyol itu 84 kali melakukan sentuhan. Berduet dengan Michael Carrick, dia menjalankan tugasnya dengan bagus menjadi penyeimbang tim.

Bersama Carrick dan Paul Pogba, Herrera menjadi pemain yang mendapatkan pujian dari manajer MU, Jose Mourinho.

“Kami mulai percaya diri selangkah demi selangkah, kami mulai percaya organisasi pertahanan kami. Lalu di babak kedua, khususnya Herrera, Carrick, dan Pogba, mereka meninggikan tempo,” kata Mourinho seperti dilansir oleh situs resmi MU.

“Mereka mulai melakukan pressing lebih tinggi. Saya pikir Herrera membawa tim pada level berbeda dalam hal intensitas dan pressing. Lalu kami mulai bisa merebut bola kembali dan menjadi berbahaya,” imbuhnya.

Guardiola Mengaku Tidak Akan Mengubah Gaya Mainnya

Guardiola Mengaku Tidak Akan Mengubah Gaya Mainnya

Guardiola Mengaku Tidak Akan Mengubah Gaya Mainnya

Guardiola Mengaku Tidak Akan Mengubah Gaya Mainnya

Guardiola Mengaku Tidak Akan Mengubah Gaya Mainnya, Kritik datang ke Josep Guardiola setelah Manchester City menelan kekalahan telak. Meski The Citizens tengah tersendat, Pep memastikan kalau filosofinya tak akan berubah.

Guardiola Mengaku Tidak Akan Mengubah Gaya Mainnya

Kekalahan 0-4 saat melawat ke Barcelona di matchday III Liga Champions menjadi titik nadir City dalam beberapa pekan terakhir. Hasil laga di Camp Nou tersebut membuat The Citizens belum menang dalam empat laga terakhir di semua kompetisi (D2 L2).

Kondisi-kondisi tersebut membuat kritik mulai berdatangan ke arah Guardiola. Tapi pelatih asal Katalan itu masih yakin kalau pendekatan yang dia lakukan dalam melatih City adalah yang terbaik. Jika diminta mengganti filosofi dan gaya main timnya, Pep memilih pulang saja ke kampung halamannya.

“Apa yang saya pikirkan soal mengubahnya (strategi) adalah solusinya tidak lebih baik dari apa yang saya yakini,” ucap Guardiola di Skysports.

“Dan apakah Anda tahu kenapa? Karena dalam tujuh tahun saya memenangi 21 gelar. Maaf, teman. Itu artinya tiga gelar per musim, bermain dengan cara seperti ini. Saya tidak akan mengubahnya. Saya akan pulang sebelum saya mengubahnya,” lanjut Pep.

Soal rangkaian kegagalan menang yang kini didapat City, Pep menyebut kalau proses membentuk tim yang solid tidaklah mudah. Disebutnya, mustahil menjadikan City bermain seperti Barcelona atau Bayern Munich dalam periode tiga bulan.

“Anda tak bisa bayangkan betapa sulitnya membangun sesuatu. Kami baru tiga bulan bersama, tapi tahun ketiga saya di Barcelona dan Bayern Munich lebih baik dibanding tiga bulan pertama (di sana). Setelah tiga bulan, Anda pikir semuanya akan berjalan baik, kami akan mendominasi Camp Nou, dan meraih kemenangan 4-0? Saya (manajer) yang bagus, tapi tidak sebagus itu.”

“Saya pikir tidak (akan meraih apa yang saya inginkan dalam tiga tahun). Tapi saya tidak ingin bermain seperti Barcelona. Mereka bermain dengan cara mereka. Johan Cruyff memulainya di 89-90. Kami butuh beberapa dekade untuk melakukan itu.”

“Apa yang kami lakukan di Barca atau Bayern tidak bekerja di sini karena pemain-pemainnya benar-benar berbeda. Saya butuh waktu untuk mengenal pemain saya. Saya sering mendengar ucapan ‘Pep datang ke sini untuk mengubah sepakbola Inggris’. Lupakan soal itu. Saya ke sini tidak untuk mengubah apapun. Saya akan mengubah tim saya sehingga bisa bertarung untuk meraih titel, dengan cara saya,” papar Guardiola.

Bravo Menilai Kalau Tekanan Justru Ada di Pihak Barcelona

Bravo Menilai Kalau Tekanan Justru Ada di Pihak Barcelona

Bravo Menilai Kalau Tekanan Justru Ada di Pihak Barcelona

Bravo Menilai Kalau Tekanan Justru Ada di Pihak Barcelona

Bravo Menilai Kalau Tekanan Justru Ada di Pihak Barcelona, Baru pergi dua bulan, Claudio Bravo akan melakukan reuni dengan Barcelona. Kembali ke Camp Nou, Bravo menyebut kalau tekanan ada pada kubu tuan rumah.

Bravo Menilai Kalau Tekanan Justru Ada di Pihak Barcelona

Bravo pada Agustus lalu meninggalkan Barcelona dan bergabung dengan Manchester City. Belum genap dua bulan berganti seragam, dia akan kembali ke klub raksasa Spanyol tersebut sebagai lawan. Pertandingan Barca dengan City akan dilangsungkan Kamis (20/10/2016) dinihari WIB.

City datang ke Camp setelah menjalani periode yang kurang oke. Mereka gagal menang dalam tiga pertandingan terakhir: imbang 1-1 dengan Everton, kalah 0-2 di tangan Tottenham Hotspur, dan berimbang 3-3 di tangan Celtic.

Meski begitu Bravo menilai kalau tekanan justru ada di pihak Barca, yang disebutnya akan berupaya dengan segala cara meraih kemenangan di depan pendukungnya sendiri.

“Barcelona harus menang dengan cara apapun. Mereka main di kandang. Kami harus melakukan pekerjaan kami dengan baik, dengan senjata yang kami punya, dan menjalankan ritme kami,” ucap Bravo seperti dikutip dari DailyMail.

“Setiap tim punya kesempatan. Mereka punya pemain penting, tapi kami harus pergi ke sana dengan keinginan melakukan semua dengan baik,” lanjut kiper asal Chile itu.

Bravo memperkuat Barcelona selama dua musim, 2014-2016. Dalam kurun tersebut dia bermain di 75 pertandingan. Tapi Bravo bukan kiper utama Barca di Liga Champions karena pada ajang tersebut Luis Enrique memilih memainkan Marc-Andre ter Stegen.

Celtic Bertekad Untuk Bangkit Saat Menghadapi City di Laga Berikutnya

Celtic Bertekad Untuk Bangkit Saat Menghadapi City di Laga Berikutnya

Celtic Bertekad Untuk Bangkit Saat Menghadapi City di Laga Berikutnya

Celtic Bertekad Untuk Bangkit Saat Menghadapi City di Laga Berikutnya

Celtic Bertekad Untuk Bangkit Saat Menghadapi City di Laga Berikutnya, Celtic menderita kekalahan memalukan pada pertandingan pertamanya di fase grup Liga Champions musim ini. Mereka bertekad untuk bangkit saat menghadapi Manchester City pada laga berikutnya.

Celtic Bertekad Untuk Bangkit Saat Menghadapi City di Laga Berikutnya

Celtic mengawali kiprahnya di fase grup dengan buruk. Klub Skotlandia itu babak belur di Camp Nou dan dipermalukan tuan rumah Barcelona dengan skor 0-7. Itu adalah kekalahan terbesar di kompetisi Eropa dalam sejarah Celtic.

Celtic selanjutnya akan menjamu City di Celtic Park, Kamis (29/9/2016) dinihari WIB. City juga akan menjadi lawan berat untuk Celtic karena The Citizens sekarang sedang on fire.

Di bawah arahan manajer baru Pep Guardiola, City sejauh ini masih sempurna dan memetik 10 kemenangan beruntun. Sergio Aguero dan kawan-kawan melibas Borussia Moenchengladbach 4-0 di matchday 1 Liga Champions.

Meskipun demikian, Celtic berharap dukungan penuh suporter akan membantu mereka meraih hasil positif.

“Ini adalah sebuah pertandingan besar. Kami tidak bermain terlalu baik pada pertandingan sebelumnya dan kami ingin memperbaikinya. Kami menginginkan sebuah performa yang lebih baik, khususnya di kandang sendiri,” ujar kiper Celtic, Craig Gordon, kepada Celtic TV.

“Kami ingin bermain dan menampilkan performa yang oke. Khususnya dengan dukungan fans di belakang kami, kami akan selalu memberi kami peluang melawan tim mana pun,” tambah Gordon.

Celtic kini menempati posisi terbawah di klasemen Grup C dengan poin nol. Sementara City berada di urutan kedua dengan poin tiga.

Pekerjaan Sampingan Pep Guardiola di Luar Melatih Sepak Bola

Liga108Pep Guardiola berpose dalam sesi pemotretan untuk majalah GQ edisi SpanyolPep Guardiola terpilih sebagai model untuk sampul majalah GQ Spanyol edisi Oktober 2016. Pelatih berusia 45 tahun tersebut tampil elegan dengan kemeja berwarna biru, Selasa (27/09/16).  Pekerjaan Sampingan Pep Guardiola di Luar Melatih Sepak Bola

2

Pep Guardiola membuktikan kejeniusannya sebagai seorang pelatih dengan membawa Manchester City meraih sepuluh kemenangan, dalam sepuluh laga kompetitif pertamanya bersama Manchester City.

Melalui permainan indah, Guardiola membawa setiap tim yang pernah ditanganinya meraih kesuksesan. Sebanyak 21 piala berhasil diraih oleh pelatih berusia 45 tahun tersebut ,bersama Barcelona dan Bayern Munchen, dalam tujuh musim terakhir.

Akhir pekan lalu, Guardiola terpilih sebagai model untuk sampul majalah GQ. Mengenakan kemeja dan celana berwarna biru, pria bernama lengkap Josep Guardiola Sala tersebut terlihat elegan.

pep-guardiola

Pada foto lainnya, Guardiola terlihat mengenakan mantel berwarna abu-abu sebagai pelengkap, menyesuaikan dengan kondisi cuaca kota Manchester yang sering dilanda hujan.

Dalam cover majalah tersebut, di bagian kiri bawah, memang terdapat sedikit bocoran tentang isi wawancara Guardiola, yaitu tentang musik dan sepakbola di Manchester, serta betapa seringnya hujan turun di kota yang berada di Inggris bagian barat tersebut.

Posted By Agen Bola

 

Manchester City Melanjutkan Start Sempurnanya di Premier League

Manchester City Melanjutkan Start Sempurnanya di Premier League

Manchester City Melanjutkan Start Sempurnanya di Premier League

Manchester City Melanjutkan Start Sempurnanya di Premier League

Manchester City Melanjutkan Start Sempurnanya di Premier League, City membukukan kemenangan keenam secara beruntun usai menundukkan Swansea City 3-1.

Manchester City Melanjutkan Start Sempurnanya di Premier League

Dalam pertandingan di Liberty Stadium, Sabtu (24/9/2016) malam WIB, City unggul cepat di menit kesembilan lewat gol Sergio Aguero. Tapi keunggulan City hanya bertahan empat menit setelah Fernando Llorente membawa Swansea menyamakan skor.

Di babak kedua, Swansea sempat menembar ancaman untuk gawang City. Tapi City lah yang mampu menambah gol. Penalti dari Aguero dan gol Raheem Sterling memastikan keenangan 3-1 untuk City.

Dengan kemenangan ini, City masih melaju dengan sempurna. Enam kemenangan dibukukan pasukan Pep Guardiola itu dalam enam pertandingan di Premier League sejauh ini. Dengan 18 poin, City memimpin klasemen sementara.

City langsung mendominasi penguasaan bola sejak awal. Tekanan terus dilancarkan kubu tim tamu.

Serangan City menghasilkan gol pertama di menit kesembilan. Dari sisi kanan, Bacary Sagna yang tak terkawal melepaskan operan ke kotak penalti yang jatuh ke kaki Aguero. Striker asal Argentina itu kemudian mampu melepaskan diri dari kawalan pemain belakang Swansea dan mendapat ruang terbuka untuk melepaskan tembakan. Sepakan kaki kanannya lantas sukses menjebol gawang Swansea.

Tapi keunggulan City hanya bertahan empat menit. Swansea kemudian menyamakan skor di menit ke-13 melalui tendangan Fernando Llorente.

Gylfi Sigurdsson mengangkat bola ke kotak penalti dan Llorente mengambil keuntungan dari terpelesetnya Sagna untuk bebas melepaskan tembakan dengan kaki kirinya untuk menggetarkan jala gawang City.

City mendapat peluang untuk mengembalikan keunggulan di menit ke-19. David Silva mengangkat bola melewati barisan pertahanan Swansea dan bola jauh ke kaki Raheem Sterling. Tapi Lukasz Fabianski keluar dari sarangnya untuk mengamankan bola lebih dulu sebelum peluang dituntaskan oleh Sterling.

Swansea juga punya kans lewat Mike van der Hoorn. Bola umpan dari Angel Rangel disambut Van der Hoorn dengan sundulan. Tapi tandukannya itu masih melebar dari gawang.

Kevin de Bruyne menyia-nyiakan sebuah peluang emas untuk membawa City kembali memimpin di menit ke-34. Mendapat umpan terobosan dari Aguero, De Bruyne punya ruang terbuka untuk melepaskan tembakan ke arah gawang. Peluang tersebut tak berbuah gol setelah sepakan De Bruyne melebar dari sasaran.

Manchester City Melanjutkan Start Sempurnanya di Premier League, Sampai babak pertama usai, skor 1-1 tetap bertahan.

Di awal babak kedua, Swansea mengambil inisiatif menyerang. Kerja sama yang apik dengan Gylfi Sigurdsson memberi Wayne Routledge ruang terbuka di dalam kotak penalti City. Tapi bola terakhir dari Routledge membuat peluang untuk Swansea terbuang sia-sia. Umpannya ke arah tiang jauh terlalu jauh dari Llorente dan hanya menghasilkan tendangan gawang.

Peluang untk City usai tim tamu mendapat tendangan sudut. Namun sundulan John Stones masih melebar dari gawang Swansea. Peluang yang diciptakan De Bruyne usai melakukan penetrasi hingga ke area berbahaya Swansea juga tak berbuah gol. Tendangannya diblok oleh Jordi Amat.

Kerja sama Routledge dan Sigurdsson kembali nyaris menghasilkan gol untuk Swansea. Umpan Routlede dari sisi kanan disambut tendangan voli first-time kaki kiri oleh Sigurdsson. Tapi bola masih melayang tipis di atas mistar gawang City.

Swansea juga tampil bagus dalam bertahan. Amat menggagalkan peluang bagus yang dipunya Aguero di menit ke-58. Aguero yang menerima bola operan dari Sterling di dalam kotak penalti sudah siap melepaskan tembakan ke arah gawang. Tapi tekel Amat datang di saat tepat untuk membelokkan bola ke atas gawang.

Tekanan yang dilancarkan City kemudian berbuah penalti di menit ke-65. Wasit menunjuk titik putih setelah Van der Hoorn dinilai menyikut De Bruyne. Aguero yang maju sebagai eksekutor dengan tenang mengecoh Fabianski untuk membawa City unggul 2-1.

Usai kembali unggul, City tak lantas mengendurkan tekanan. Tim tamu kemudian nyaris menambah gol setelah tendangan Silva membentur pemain Swansea. Tapi Fabianski masih bisa menghalau bola.

Peluang untuk Fernandinho yang memaksimalkan sebuah sepak pojok. Berdiri bebas, Fernandinho menyambut tendangan sudut dengan sundulan tapi masih melebar dari gawang.

Keunggulan City akhirnya bertambah di menit ke-77. Dari serangan balik, De Bruyne mengoper bola kepada Sterling yang langsung merangsek ke jantung pertahanan Swansea. Sterling melewati Van der Hoort dan kemudan mengecoh Fabianski untuk membawa City memimpin 3-1.

Fernandinho nyaris menambah keunggulan City. Menerima umpan terobosan dari Aguero, Fernandinho yang berada dalam posisi onside langsung masuk ke kotak penalti Swansea dan tinggal berhadapan dengan Fabianski. Tapi Fabianski bisa menghalau bola.

Manchester City Melanjutkan Start Sempurnanya di Premier League, Sampai wasit meniup peluit panjang, skor 3-1 untuk keunggulan City tidak berubah.

Susunan Pemain

Swansea: Fabianski; Rangel, Amat, van der Hoorn, Naughton; Britton (Tomas 79′), Cork (Ki 73′), Fer; Routledge (Barrow 73′), Sigurdsson; Llorente

Man City: Bravo, Sagna (Zabaleta 78′), Otamendi, Stones, Kolarov, Fernandinho, Guendogan (Fernando 68′), Silva, De Bruyne (Navas 81′), Sterling, Aguero

Guendogan Tidak Menutup Kemungkinan Untuk Kembali ke Dortmund

Guendogan Tidak Menutup Kemungkinan Untuk Kembali ke Dortmund

Guendogan Tidak Menutup Kemungkinan Untuk Kembali ke Dortmund

Guendogan Tidak Menutup Kemungkinan Untuk Kembali ke Dortmund

Guendogan Tidak Menutup Kemungkinan Untuk Kembali ke Dortmund, Ilkay Guendogan terbilang baru bergabung dengan Manchester City. Tapi, begitu ditanya apakah mungkin kembali ke Borussia Dortmund, ia tidak mengelaknya.

Guendogan Tidak Menutup Kemungkinan Untuk Kembali ke Dortmund

Guendogan sempat absen lama, dan tidak ikut ambil bagian bersama timnas Jerman di Piala Eropa 2016, akibat cedera lutut. Debutnya bersama City pun baru dilakukannya pekan lalu, ketika City bertanding melawan Borussia Moenchengladbach di matchday I Liga Champions.

Tidak lama setelahnya, ketika menghadapi AFC Bournemouth di Premier League, Guendogan membuka rekening golnya untuk City. Dengan dua penampilan bagus bersama The Citizens, gelandang berusia 25 tahun itu bisa dibilang langsung nyetel dengan tim.

Guendogan mengaku bertekad untuk bermain bersama City selama mungkin. Namun, jika dalam beberapa tahun ke depan Dortmund tertarik untuk membawanya kembali, Guendogan akan memikirkannya.

“Kalau konteksnya dalam satu atau dua tahun ke depan (kembali ke Dortmund), mungkin saya tidak akan bahagia,” ujarnya kepada Bild. “Sebab, dengan begitu saya sudah gagal atau tidak berkembang sama sekali.”

Lalu, kapan saat yang dirasanya tepat untuk kembali ke Dortmund?

“Jika saya sudah berusia 29 atau 30, dan jika Dortmund masih menginginkan saya. Intinya, saya tidak mau menutup segala kemungkinan. Tapi, untuk saat ini, saya punya target-target besar,” kata Guendogan.

Guendogan bergabung dengan Dortmund pada 2011. Ia dengan cepat menjadi salah satu idola pendukung Dortmund selepas kepergian gelandang Dortmund lainnya, Nuri Sahin.

Total, selama berkostum Dortmund, Guendogan bermain sebanyak 157 kali dan menyumbang 15 gol.