Posts

-Agen Judi Bola Terpercaya      Di musim ini sendiri, Bianconeri memiliki peluang yang besar untuk menjadi penguasa di Italia. Selain memuncaki klasemen Serie A dengan keunggulan empat poin atas Napoli, skuat asuhan Massimilano Allegri tersebut juga berada di final Coppa Italia.

-Berita Bola     Klub raksasa Italia, Juventus, sukses mendominasi kompetisi domestik dan membuat beberapa tim lainnya tidak kebagian titel. Bagi pelatih Napoli, Maurizio Sarri, hal tersebut bisa membuat Serie A bisa kehilangan penggemarnya.

-Agen Poker Online Terpercaya    Sejatinya, Napoli memiliki peluang yang besar untuk memuncaki klasemen setelah mengalahkan Juventus di akhir pekan lalu. Kemenangan itu berhasil membuat jarak terpangkas menjadi satu poin saja.

Sayangnya, mereka baru-baru ini mengalami kekalahan telak dari Fiorentina dengan skor 0-3. Hasil tersebut membuat Napoli kembali tertinggal empat poin dari Juve yang sehari sebelumnya sukses mencuri poin penuh di markas Inter Milan.

Dominasi Juventus ini membuat Sarri gusar. Mantan pelatih Empoli tersebut berharap dominasi Bianconeri bisa segera berakhir, karena baginya Serie A bisa kehilangan penggemarnya.

“Cepat atau lambat, dominasinya akan berakhir. Melihat Premier League punya banyak pemenang setiap tahunnya, itu menumbuhkan rasa cinta kepada tim dan membuat semuanya punya harapan untuk sukses, ujar Sarri dalam konferensi pers usai laga, seperti yang dilansir dari Football Italia.

“Situasi yang berbeda ada di Italia. Kami beresiko kehilangan banyak penggemar, karena mereka mendukung tim yang tak akan pernah menang,” tandasnya

Iniesta Dipastikan Tinggalkan Barca Musim Depan

Iniesta Dipastikan Tinggalkan Barca Musim Depan

 

-AGEN JUDI BOLA TERPERCAYA     Pengumuman itu dilakukan dalam sebuah konferensi pers di Camp Nou, Jumat (27/04) siang waktu setempat. Semua penggawa Blaugrana, termasuk pelatih Ernesto Valverde tampak hadir dalam momen tersebut.

-BERITA BOLA      Gelandang senior Barcelona Andres Iniesta baru saja mengumumkan bahwa ia akan meninggalkan Camp Nou setelah musim ini berakhir.

Sebelumnya, spekulasi terkait masa depan pemain berusia 33 tahun itu memang kerap berseliweran di berbagai media. Banyak yang mengabarkan ia akan meninggalkan Barca di akhir musim ini.

-AGEN CASINO ONLINE TERPRECAYA        Bahkan, ada kabar yang menyebut Iniesta akan keluar dari Spanyol dan melanjutkan karirnya di liga Tiongkok. Semua kabar itu sendiri sejatinya cukup mengejutkan karena sebelumnya ia sudah meneken kontrak seumur hidup di Blaugrana.

Sementara itu dalam pengumumannya, Iniesta mengakui bahwa keputusan untuk meninggalkan Barca ini adalah keputusan yang sangat sulit baginya.Namun demikian ia berterima kasih pada klub Calatan itu karena sudah membuatnya meraih banyak hal.

“Ini musim terakhir saya di sini. Saya sudah memikirkan keputusan saya untuk waktu yang lama,” bukanya seperti dilansir Goal International.

“Bagi saya, Barca adalah klub terbaik di dunia – klub ini telah memberi saya segalanya,” sambungnya.

“Ini hari yang sangat sulit bagi saya, untuk berada di sini mengucapkan selamat tinggal ketika saya menghabiskan seluruh hidup saya di sini di Barcelona. Saya yang sekarang ini, semuanya karena Barca dan La Masia – saya sangat berterima kasih kepada mereka,” seru Iniesta

Prediksi Bayern Munchen vs Real Madrid 26 April 2018

Prediksi Bayern Munchen vs Real Madrid 26 April 2018

 

 

Agen Judi Bola   -Berita Bola    Bayern dan Madrid sebelumnya sudah bertemu 24 kali di Eropa. Rekornya seimbang, sama-sama menang 11 dan dua laga lainnya berkesudahan imbang.

kan menjamu juara bertahan Real Madrid di Allianz Arena pada leg pertama babak semifinal Liga Champions 2017/18, Kamis (26/4). Dua tim yang paling sering bertemu di kompetisi Eropa ini harus kembali saling jegal.

Pertemuan terakhir mereka adalah di babak perempat final Liga Champions musim lalu. Madrid menyingkirkan Bayern dengan agregat 6-3 (2-1 tandang, 4-2 kandang).

-Agen casino online    Cristiano Ronaldo mencetak dua gol untuk Madrid di Jerman, dan mengukir hat-trick di Santiago Bernabeu. Musim itu, Madrid tembus sampai final dan meraih gelar mereka yang ke-12 di kompetisi ini. Musim itu, pasukan Zinedine Zidane juga jadi tim pertama di era Liga Champions yang mampu juara dua edisi secara beruntun.

Kali ini, Madrid mengincar final demi mencoba mewujudkan ambisi hat-trick juara Liga Champions. Bagi Bayern, ini adalah kesempatan untuk melakukan pembalasan sekaligus mencapai final untuk pertama kalinya sejak 2013.

Bayern sampai di babak ini setelah menyingkirkan Sevilla dengan agregat 2-1 di fase sebelumnya. Kelolosan itu didapatkan pasukan Jupp Heynckes berkat kemenangan di Spanyol pada leg pertama lewat bunuh diri Jesus Navas dan gol Thiago Alcantara.

Sementara itu, Madrid lolos dramatis dari hadangan Juventus. Madrid menang 3-0 di Turin pada leg pertama berkat performa apik Ronaldo, yang mencetak dua gol dan merancang satu assist untuk Marcelo. Di Santiago Bernabeu, Juventus sempat menyamakan agregat lewat dua gol Mario Mandzukic dan satu gol Blaise Matuidi, tapi selamat dari bahaya setelah Ronaldo mencetak gol penalti saat injury time.

Bayern dan Madrid punya kualitas seimbang. Permainan ofensif mereka pun sama-sama menakutkan. Tidak bakal mudah mendapatkan pemenangnya.

PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN
Bayern (4-3-3): Ulreich; Alaba, Hummels, Boateng, Kimmich; Thiago Alcantara, Martinez, James Rodriguez; Ribery, Lewandowski, Muller.
Info skuat: Kingsley Coman (cedera), Arturo Vidal (cedera), Manuel Neuer (cedera).

Madrid (4-3-1-2): Navas; Marcelo, Ramos, Varane, Carvajal; Kroos, Casemiro, Modric; Isco; Ronaldo, Benzema.
Info skat: Nacho (meragukan).

HEAD TO HEAD (6 PERTEMUAN TERAKHIR)
19-04-2017 Madrid 4-2 Bayern (UCL)
13-04-2017 Bayern 1-2 Madrid (UCL)
30-04-2014 Bayern 0-4 Madrid (UCL)
24-04-2014 Madrid 1-0 Bayern (UCL)
25-04-2012 Madrid 2-1 Bayern (UCL)
17-04-2012 Bayern 2-1 Madrid (UCL).

5 PERTANDINGAN TERAKHIR BAYERN
07-04-2018 Augsburg 1-4 Bayern (Bundesliga)
12-04-2018 Bayern 0-0 Sevilla (UCL)
14-04-2018 Bayern 5-1 Gladbach (Bundesliga)
18-04-2018 Leverkusen 2-6 Bayern (DFB Pokal)
21-04-2018 Hannover 0-3 Bayern (Bundesliga).

5 PERTANDINGAN TERAKHIR MADRID
04-04-2018 Juventus 0-3 Madrid (UCL)
08-04-2018 Madrid 1-1 Atletico (La Liga)
12-04-2018 Madrid 1-3 Juventus (UCL)
16-04-2018 Malaga 1-2 Madrid (La Liga)
19-04-2018 Madrid 1-1 Bilbao (La Liga).

PREDIKSI SKOR
Bayern sangat kuat, terutama di kandang. Selain itu, Heynckes juga punya rekor bagus – belum pernah gagal membawa timnya ke final.

Dengan kualitas yang mereka miliki, Bayern mampu mengalahkan siapa saja.

Namun Madrid jelas bukan lawan sembarangan. Madrid tahu caranya bermain di kompetisi ini. Terlebih lagi, Liga Champions adalah satu-satunya kesempatan Madrid untuk berprestasi.

Madrid pasti akan mencurahkan segalanya untuk kompetisi ini.

Bayern punya kemampuan untuk mencetak mengoyak gawang lawan. Mengingat lini belakang Madrid yang cukup keropos, Bayern diprediksi sanggup mencetak satu atau dua gol ke gawang mereka.

Namun Madrid diyakini juga mampu melakukannya. Lagipula, Madrid punya Ronaldo yang sedang on fire. Ronaldo selalu mencetak gol dalam 12 penampilan terakhirnya untuk Madrid di semua kompetisi (total 22 gol). Ronaldo juga mencetak 24 dari 50 gol terakhir Madrid. Dia bisa menjadi pembeda.

Inilah Alasan Kenapa Nainggolan Enggan Premier League

Inilah Alasan Kenapa Nainggolan Enggan Premier League

Inilah Alasan Kenapa Nainggolan Enggan Premier League

Inilah Alasan Kenapa Nainggolan Enggan Premier League, Radja Nainggolan harus berpikir panjang sebelum bermain di Premier League. Ia bisa saja gabung dengan Chelsea pada musim yang akan datang namun ia mengaku harus membangun reputasi sejak awal.

Inilah Alasan Kenapa Nainggolan Enggan Premier League

Gelandang asal Belgia tersebut sudah bermain di Italia sejak ia gabung dengan akademi Piacenza pada tahun 2005. Ia pernah bermain di Cagliari selama empat tahun kemudian pindah ke AS Roma. Bersama tim ibukota Italia, Nainggolan selalu menjadi pemain penting dalam empat musim terakhir.

Ketika Chelsea dilatih Antonio Conte, klub berbasis di kota London tersebut santer disebut sangat tertarik dengan Nainggolan. Pasalnya, Conte sudah tahu kualitas Nainggolan ketika ia melatih Juventus.

Nainggolan sendiri menyatakan bahagia bertahan di Roma. Namun demikian, ia tak menutup kemungkinan pindah ke Chelsea atau bahkan bermain di Tiongkok.

“Saya bahagia di Roma, cuacanya enak dan keluarga saya juga bahagia di sini,” ujar Nainggolan seperti dikutip dari Goal Internasional.

“Terkadang Anda membuat keputusan karena uang, terkadang karena kualitas hidup, yang sangat penting bagi saya. Jika saya ke Inggris saya harus memulai dari awal laga dan saya sangat bahagia di Roma.”

“Cina? Sekarang tidak, namun saya tak menutup kemungkinan. Saya harus melihat apa yang ada sekarang,” sambungnya.

Musim ini Nainggolan bermain sebanyak 43 kali di semua kompetisi, menyumbangkan 12 gol dan memberikan empat assist. Sementara itu, AS Roma berada di peringkat dua klasemen Serie A dengan mengumpulkan 65 poin.

Liverpool Dinilai Sudah Memiliki Semua Persiapan Untuk Menjadi Juara

Liverpool Dinilai Sudah Memiliki Semua Persiapan Untuk Menjadi Juara

Liverpool Dinilai Sudah Memiliki Semua Persiapan Untuk Menjadi Juara

Liverpool Dinilai Sudah Memiliki Semua Persiapan Untuk Menjadi Juara

Liverpool Dinilai Sudah Memiliki Semua Persiapan Untuk Menjadi Juara, Melihat penampilan musim ini, diyakini Liverpool punya semua bahan yang dibutuhkan untuk juara Premier League. Penantian gelar liga pun diharapkan segera usai.

Liverpool Dinilai Sudah Memiliki Semua Persiapan Untuk Menjadi Juara

Liverpool sementara ini sedang memuncaki klasemen Premier League dengan nilai 26 dari 11 pekan. Saat ini mereka unggul satu angka di depan Chelsea dan dua poin dari Manchester City-Arsenal di tangga 3-4.

Skuat besutan Juergen Klopp diyakini salah satu kandidat kuat juara menyusul penampilan meyakinkan sejauh ini. Mereka sudah mengalahkan Arsenal, Chelsea, dan juara bertahan Leicester City, sementara berimbang kontra Tottenham Hotspur dan Manchester United.

Kuartet Philippe Coutinho, Roberto Firmino, Sadio Mane, dan Adam Lallana dinilai akan jadi faktor kunci dalam usaha Liverpool merebut titel Premier League pertamanya. Jika mampu menjaga fokus dan konsisten, eks kiper Liverpool Bruce Grobbelaar yakin kansnya besar.

“Tidak ada gelar yang dimenangi di November, tapi ini sudah jadi start yang fantastis. Mereka memuncaki liga dan layak begitu karena mereka sudah menjadi tim terbaik sejauh ini,” ujarnya dikutip Liverpool Echo.

“Ada cukup talenta di skuat ini untuk memenangi liga. Empat pemain depan yakni Philippe Coutinho, Roberto Firmino, Sadio Mane, dan Adam Lallana sudah luar biasa. Umpannya, pergerakan mulus, dan pressing tingginya, ada semua hal yang ingin kita lihat,” imbuhnya.

Faktor lain yang memperbesar kans Liverpool adalah keberadaan Klopp. Ide-ide, pengalaman suksesnya bersama Borussia Dortmund, dan karakternya yang dekat dengan pemain serta para penggemar memberikan identitas kuat untuk tim.

“Juergen Klopp adalah sosok luar biasa. Liverpool sudah fantastis untuk dilihat sejauh musim ini berjalna. Perubahan dari musim lalu ke musim ini sudah berjalan dramatis. Manajer baru, dinamika baru,” sambung Grobbelaar.

“Saya tahu Liverpool sudah membuat penunjukan yang sangat bijaksana. Anda cuma perlu melihat ke apa yang dia raih di klub sebelumnya, Borussia Dortmund.”

“Dia memenangi titel-titel dengan mereka dan saya mengharapkan dia melakukan yang sama di Liverpool. 27 tahun itu waktu yang lama. Mari pastikan itu tidak berlangsung lebih lama lagi,” tandas pria yang jadi bagian skuat Liverpool, saat kali terakhir juara liga di 1989-1990 ini.

Hazard Merasa Lebih Diuntungkan dengan Perubahan Pola Bermain Chelsea

Hazard Merasa Lebih Diuntungkan dengan Perubahan Pola Bermain Chelsea

Hazard Merasa Lebih Diuntungkan dengan Perubahan Pola Bermain Chelsea

Hazard Merasa Lebih Diuntungkan dengan Perubahan Pola Bermain Chelsea

Hazard Merasa Lebih Diuntungkan dengan Perubahan Pola Bermain Chelsea, Perubahan pola bermain Chelsea menjadi tiga bek dirasa Eden Hazard lebih menguntungkannya. Dia bisa lebih fokus menyerang dan mengekspresikan diri.

Hazard Merasa Lebih Diuntungkan dengan Perubahan Pola Bermain Chelsea

Chelsea mengubah formasi bermain sejak memasuki bulan Oktober. Dari yang sebelumnya menggunakan pola empat bek, kini menggunakan tiga bek dalam pola 3-4-3.

Trio lini belakang biasanya ditempati oleh Cesar Azpilicueta, David Luiz, dan Gary Cahill. Kemudian dua wing-back yakni Marcos Alonso dan Victor Moses mengapit Nemanja Matic dan N’Golo Kante di tengah. Di depan ada Pedro Rodriguez, Diego Costa, dan Hazard.

[Baca juga: Membedah Sistem Tiga Bek Chelsea ala Conte]

Sejak berganti pola ini, Chelsea melaju impresif. Mereka sempurna melalui lima partai di Premier League, dengan mengalahkan Hull City, Leicester City, Manchester United, Southampton, dan Everton.

Kian mengesankan jika melihat The Blues mencetak 16 gol dalam periode itu dan tak sekalipun kebobolan. Bahkan dalam kemenangan 5-0 kontra Everton akhir pekan kemarin, Chelsea amat dominan sampai melepaskan 21 tembakan dan hanya membiarkan lawan mencatatkan satu tembakan, itupun tak tepat sasaran.

Nah, di tengah impresifnya Chelsea itu Hazard adalah satu pemain yang menonjol. Dia sudah mencetak lima gol di lima partai terakhir timnya tersebut.

Hazard mengaku lebih nyaman dengan tiga bek. Sebab kini dia tak terlalu dibebani tugas bertahan dengan adanya wing-back dan diberikan kebebasan lebih besar untuk menyerang.

“Tidak banyak berubah sih, saya cuma mendapatkan sedikit lebih banyak kebebasan dengan dan tanpa bola. Saya tidak harus bertahan di sisi kanan belakang, karena (Marcos) Alonso ada di sana,” kata Hazard di situs resmi Chelsea.

“Saya cuma harus bertahan di posisi. Ketika saya mendapatkan bola, saya punya kebebasan lebih besar dan bisa berlari ke manapun yang saya mau.”

“Orang-orang berkata saya tidak cukup banyak menembak, jadi sekarang saya coba melakukannya lebih sering. Karena kalau tidak menembak, Anda tak mencetak gol. Saya tak tahu apakah bolanya bakal masuk atau tidak, tapi peluangnya lebih besar kalau saya menembak,” tambahnya.

Menjelang Pertandingan Derby London Utara di Emirates

Menjelang Pertandingan Derby London Utara di Emirates

Menjelang Pertandingan Derby London Utara di Emirates

Menjelang Pertandingan Derby London Utara di Emirates

Menjelang Pertandingan Derby London Utara di Emirates, Liga Inggris akhir pekan ini dipanaskan derby London utara. Laga antara Arsenal melawan Tottenham Hotspur pertama musim ini akan dihelat di Emirates Stadium.

Menjelang Pertandingan Derby London Utara di Emirates

Menatap pertandingan, Minggu (7/11/2016) malam WIB, Arsenal sedang tampil bagus-bagusnya. Sementara Spurs ada dalam laju sebaliknya.

Arsenal sudah tak pernah kalah dalam 15 pertandingan terakhir. Rinciannya, mereka mampu membukukan 12 kali kemenangan dan tiga kali hasil imbang.

Sementara Spurs sudah enam laga tak pernah menang. Tim besutan Mauricio Pochettino itu menuai empat kali hasil imbang dan dua kali menelan kekalahan.

Kendati demikian, Arsenal mesti waspada. Mereka sudah tak pernah menang dalam empat pertandingan derby melawan Spurs. Mereka kalah sekali dan menuai hasil imbang tiga kali.

Mesut Oezil dan Olivier Giroud akan menjadi andalan di lini depan Arsenal untuk menggedor pertahanan Spurs. Giroud tampil produktif dalam dua pertandingan terakhir, dengan catatan tiga gol.

Sementara itu, Oezil juga sedang gemar mempertontonkan kemampuan dengan catatan satu gol dan dua assist.

Menjelang Pertandingan Derby London Utara di Emirates

Di laga lainnya, tim papan atas lainnya Manchester City akan menghadapi lawan yang di atas kertas bisa dikalahkan. Mereka akan menjamu Middlesbrough di Etihad Stadium, Sabtu (6/11) malam WIB.

City sudah kembali ke jalur kemenangan menatap laga itu. Mereka baru saja mengalahkan West Bromwich Albion dan Barcelona.

Sementara itu, Middlesbrough baru saja memetik hasil positif di laga terakhir. Mereka menang dengan skor akhir 2-0 saat menjamu Bournemouth.

Dalam enam pertandingan terakhir, City menang empat kali saat berduel melawan Middlesbrough dan dua kali menelan kekalahan. Tim besutan Aitor Karanka itu bisa saja tampil mengejutkan dengan mengalahkan City seperti pada pertandingan pada bulan Januari 2016 di ajang Piala FA.

Liverpool akan berduel melawan Watford di lanjutan Liga Inggris hari Minggu. The Reds unggul rekor pertemuan dalam enam head-to-head terakhir dengan torehan lima kali menang dan sekali seri.

Liverpool juga sedang tampil bagus dengan laju tanpa kalah dalam 11 pertandingan dengan rincian sembilan kali menang dan dua kali memetik hasil imbang. Oleh karena itu, mereka pantas dijagokan memenangi pertandingan di Anfield itu.

Di laga lainnya, Chelsea akan menghadapi tim peringkat enam klasemen, Everton. Menatap pertandingan di Stamford Bridge itu, Chelsea mempunyai modal bagus dengan torehan empat kemenangan beruntun dengan catatan clean sheet.

Tim yang kini dilatih oleh Antonio Conte itu juga patut waspada karena sudah tak pernah menang dalam tiga laga terakhir saat melawan Everton dengan rincian dua kali kalah dan sekali imbang.

Sementara itu, MU yang baru saja tumbang saat melawan Fenerbahce akan melakukan lawatan ke kandang Swansea City. Mereka akan ke Stadium of Light tanpa didampingi Jose Mourinho di bench karena sedang menjalani sanksi. Selain itu, MU juga tak akan diperkuat Paul Pogba karena mengalami cedera.

Swansea saat ini juga sedang dalam laju kurang bagus dengan catatan sembilan laga tanpa kemenangan, dua imbang dan tujuh kali kalah. Kendati begitu, MU patut waspada karena mereka sudah dua kali tak pernah menang dalam dua pertandingan terakhir di markas Swansea.

Meski Sudah Memetik Kemenangan, Klopp Mengaku Masih Belum Puas

Meski Sudah Memetik Kemenangan, Klopp Mengaku Masih Belum Puas

Meski Sudah Memetik Kemenangan, Klopp Mengaku Masih Belum Puas

Meski Sudah Memetik Kemenangan, Klopp Mengaku Masih Belum Puas

Meski Sudah Memetik Kemenangan, Klopp Mengaku Masih Belum Puas, Liverpool boleh saja memetik kemenangan atas Crystal Palace. Tapi penampilan ‘Si Merah’ disebut Juergen Klopp perlu banyak perbaikan.

Meski Sudah Memetik Kemenangan, Klopp Mengaku Masih Belum Puas

Liverpool menang 4-2 saat bertandang ke Selhurst Park, Sabtu (29/10/2016) malam WIB. Babak pertama berjalan sangat menantang untuk Liverpool, ketika mereka saling berbalas gol dengan tuan rumah.

Emre Can membawa tim unggul, sebelum kemudian kesalahan fatal Dejan Lovren kembali membuat skor imbang dengan gol yang dicetak James McArthur. Lovren pula yang pada prosesnya membawa Liverpool unggul lagi. Lantas McArthur mencetak gol keduanya dan kedudukan sama kuat lagi.

Joel Matip memastikan Liverpool menutup babak pertama dengan posisi memimpin berkat gol sundulannya. Roberto Firmino pada akhirnya menegaskan keunggulan tim dengan satu gol di babak kedua.

Sejumlah aspek permainan Liverpool tak membuat Klopp puas. Salah satunya adalah bagaimana mereka bertahan, dengan dua gol lawan dicetak dari kesalahan sendiri.

Di sisi lain, manajer asal Jerman itu juga percaya anak-anak asuhnya seharusnya bisa mencetak gol lebih banyak.

“Saya tidak terlalu senang dengan awalan kami. Tidak cukup jelas, tidak cukup direct. Bagus secara pertunjukkan sepakbola, tapi tak sepatutnya berjalan seperti itu,” kata Klopp dikutip Sky Sports.

“Lalu kami mencetak gol-gol bagus dan menciptakan peluang-peluang yang luar biasa. Kami sungguh seharusnya bisa mencetak gol lebih banyak, saya rasa semua sepakat dengan ini.”

“Saya rasa gol pertama mereka sepenuhnya adalah hadiah, dan gol kedua karena pertahanan yang tidak bagus dan pada akhirnya sebuah sundulan yang bagus, jadi itu membuka pertandingan. Tentu saja, atmosfer sejak saat itu terasa sungguh intens,” tambahnya.

Kemenangan itu menjaga posisi Liverpool di papan klasemen. Mereka masih terus menempel Manchester City dan Arsenal di dua posisi teratas, dengan ketiga tim ini sama-sama mengoleksi nilai 23.

Mourinho Ingin Segera Membangun Koneksi Dengan Para Pendukung MU

Mourinho Ingin Segera Membangun Koneksi Dengan Para Pendukung MU

Mourinho Ingin Segera Membangun Koneksi Dengan Para Pendukung MU

Mourinho Ingin Segera Membangun Koneksi Dengan Para Pendukung MU

Mourinho Ingin Segera Membangun Koneksi Dengan Para Pendukung MU, Jose Mourinho ingin segera membangun koneksi dengan para pendukung Manchester United. Dia ingin melakukannya dengan raihan kemenangan dan juga trofi.

Mourinho Ingin Segera Membangun Koneksi Dengan Para Pendukung MU

Bersama Mourinho, MU belum tampil oke. Dalam delapan pertandingan di Liga Inggris, mereka memetik empat kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan. ‘Setan Merah’ pun ada di posisi tujuh klasemen Liga Inggris dengan rahan 14 poin.

Mourinho dikenal sebagai pelatih yang selalu mengantarkan tim asuhannya meraih gelar juara. Dia sudah membuktikannya bersama FC Porto, Chelsea, Inter Milan, dan juga Real Madrid.

Bersama Chelsea, Mourinho mampu menyumbangkan tujuh trofi mayor maupun minor. Tiga di antaranya adalah gelar juara Liga Inggris.

Menjelang laga MU melawan Chelsea di Stamford Bridge, Minggu (23/10/2016) malam WIB, Mourinho bilang ingin membawa The Red Devils meraih trofi untuk membangun koneksi dengan pendukung MU.

“Koneksi sebelum gelar juara adalah kemenangan. Tapi, kesuksesan itu yang membawa empati yang nyata di antara suporter dan manajer –dan membuat koneksi itu kian nyata,” kata Mourinho di Soccerway.

“Saya mempunyai kontrak tiga tahun di sini dan jika saya berada di sini selama tiga tahun, maka orang-orang akan tahu bahwa saya sudah memberikan segalanya untuk klub dan saya merupakan seorang profesional dan pelatih yang berdedikasi untuk memberikan dirinya 24 jam sehari untuk United.”

“Chelsea sudah memenangi empat gelar Premier League di sejarah mereka. Tiga di antaranya dimenangi bersama saya dan satu lainnya dimenangi setelah kepergian saya. Saya mengantarkan mereka ke Wembley, mengantarkan mereka ke Cardiff, mengantarkan mereka ke final kejuaraan.”

“Jadi, ada hubungan yang berdasar pada empati –tapi dibangun dengan kesuksesan,’ imbuhnya.

Mourinho Diperkirakan Akan Mendapat Tekanan Saat Hadapi Chelsea Nanti

Mourinho Diperkirakan Akan Mendapat Tekanan Saat Hadapi Chelsea Nanti

Mourinho Diperkirakan Akan Mendapat Tekanan Saat Hadapi Chelsea Nanti

Mourinho Diperkirakan Akan Mendapat Tekanan Saat Hadapi Chelsea Nanti

Mourinho Diperkirakan Akan Mendapat Tekanan Saat Hadapi Chelsea Nanti, Jose Mourinho akan pulang ke Stamford Bridge akhir pekan ini. Diyakini tak akan ada sambutan spesial, Mourinho–bersama Manchester United– malah akan jalani laga penuh tekanan.

Mourinho Diperkirakan Akan Mendapat Tekanan Saat Hadapi Chelsea Nanti

Laga tandang MU ke markas Chelsea, Minggu (23/10/2016), akan menjadi momen kepulangan Mourinho yang pertama setelah dipecat dari Chelsea pada periode kedua bulan Desember tahun 2015. Pengalaman serupa pernah didapatkan Mourinho kala menjadi allenatore Inter Milan.

Peristiwa itu bergulir kala Mourinho mendampingi Inter dalam babak 16 besar Liga Champions 2010. Di akhir laga, Inter berhasil meraih kemenangan dan memastikan diri ke babak berikutnya hingga keluar sebagai juara.

Pada kepulangan pertama itu, Mourinho tetap disambut hangat oleh fans Chelsea. Aneka spanduk membentang menyatakankerinduan kepada manajer asal Portugal tersebut.

Namun situasi itu diyakini tak akan terjadi kali ini. Mourinho tak akan mendapatkan perlakuan istimewa lagi di sana. Media-media Inggris menilai Mourinho memang masih menjadi favorit para staf di Chelsea, namun tipisnya jarak kedua tim lebih berpengaruh.

Menjelang laga itu, Chelsea cuma unggul dua poin dengan ada di posisi kelima. MU tertinggal dua setrip dengan nilai 14. Jika Chelsea kalah, MU akan menggeser posisi The Blues.

Selain persoalan emosional, beban lain juga dipanggul Mourinho. Itu terkait laju kurang sip MU belakangan ini. MU hanya sekali menang dalam lima laga Premier League terakhir. Setelah berhasil meraih hasil positif atas Leicester, MU diimbangi Stoke City 1-1 dan seri tanpa gol di markas Liverpool.

“Hari itu akan jadi hari yang aneh buat Jose. Sebab, seperti yang kita ketahui dia memberikan pengaruh yang begitu besar terhadap tim ini,” kata Pat Nevin, pemain Chelsea di era 1980-an, seperti dikutip Daily Mail.

“Dia tengah dalam laju mencari kemenangan saat menghadapi kami. Tentunya, dia menyadari kalau timnya sedang dalam kondisi yang lebih tertekan ketimbang Chelsea,” ucap dia.